Apple Uji Coba Teknologi Li-Fi untuk iPhone

Telset.id – Para ilmuwan telah berhasil mengembangkan teknologi baru yang dijuluki Li-Fi alias light fidelity, yang diklaim memiliki kecepatan 100 kali lebih cepat daripada Wi-Fi. Apple dilaporkan telah bersiap mengadopsi teknologi Li-Fi untuk diterapkan pada iPhone generasi mendatang.

Sejak diperkenalkan pertama kali pada dua tahun lalu, teknologi Li-Fi langsung menarik perhatian, karena diklaim menawarkan kecepatan yang super cepat. Saat diuji coba, Li-Fi mampu mencatat kecepatan transfer data hingga 224 GB/detik.

Itu artinya, kecepatan tersebut setara dengan kita mendownload 18 film Blu-Ray dengan kualitas HD hanya dalam waktu 1 detik saja. Dengan kecepatan tersebut, teknologi Li-Fi akan mampu bekerja dengan kecepatan 1 GB per detik, atau 100 kali kecepatan jaringan Wi-Fi saat ini.

[Baca juga: Teknologi Li-Fi Mampu 100 Kali Lebih Ngebut dari Wi-Fi]

Berbeda dengan Wi-Fi yang mengirimkan data lewat gelombang radio, Li-Fi memanfaatkan cahaya. Meski cahaya maupun gelombang radio sama-sama bagian dari spektrum elektromagnetik, namun cahaya memiliki spektrum 10.000x lebih besar daripada gelombang radio. Inilah kelebihan Li-Fi, karena dapat digunakan sebagai media transfer data berkapasitas besar.

Nah, sebuah kabar terbaru mengungkap bahwa Apple ternyata telah melakukan pengujian teknologi Li-Fi, yang kemungkinan akan diterapkan pada model iPhone generasi mendatang.

Apple Uji Coba Teknologi Li-Fi untuk iPhone

Hal ini diketahui melalui file ‘cache library’ di pembaruan software iOS 9.1. Nampak di file dokumen itu menyebut “LiFi Capability”, yang berada tepat di samping kemampuan lainnya.

Dengan memanfaatkan Li-Fi di iPhone mendatang, cahaya yang datang akan diterima sensor cahaya, kemudian mengubahnya menjadi sinyal elektronik yang dibaca oleh perangkat.

Tapi jangan berharap teknologi Li-Fi sudah bisa dihadirkan di iPhone 7, karena saat ini Apple baru dalam tahap pengujian Li-Fi. Namun indikasi Apple menggunakan teknologi Li-Fi di masa depan kemungkinannya sangat besar.

Selain temuan file ‘cache library’ di pembaruan software iOS 9.1 tadi, Apple juga dikenal sebagai perusahaan yang suka mengimplementasikan perangkat keras berbasis cahaya untuk transfer data nirkabel, atau komunikasi nirkabel optik.

Sebuah paten aplikasi yang diajukan Apple pada tahun 2013, menjelaskan metode “modulasi optik menggunakan sensor gambar”. Sensor tersebut dapat beralih antara pengambilan gambar dan mode pengambilan data.

Well, yang jelas jika nantinya Apple benar-benar mampu menerapkan teknologi Li-Fi di iPhone, maka penggunanya akan bisa menikmati Internet kecepatan tinggi, bahkan di dalam ruangan-ruangan yang dulunya susah ditembus sinyal.[HBS]

Artikel Apple Uji Coba Teknologi Li-Fi untuk iPhone dikutip dari Telset.