Ilustrasi perjanjian pasokan Apple dengan Broadcom untuk komponen iPhone

Apple Kunci Pasokan Komponen Broadcom untuk iPhone hingga 2031

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Apple dan Broadcom sepakat perpanjang kemitraan pasokan komponen iPhone hingga 2031
  • Broadcom memasok komponen RF, power amplifier, dan chip manajemen daya untuk iPhone
  • Apple tetap butuh Broadcom meski sudah punya chip Wi-Fi/Bluetooth N1 buatan sendiri
  • Apple menyumbang 20% pendapatan Broadcom, investor khawatir jika kontrak berakhir
  • Saham Broadcom naik 3,73% dan Apple naik 1,31% setelah pengumuman
  • Analis: Perjanjian beri kepastian pasokan di tengah kelangkaan komponen akibat permintaan AI

Telset.id – Apple memastikan pasokan komponen vital untuk iPhone hingga tahun 2031 melalui perjanjian pasokan baru dengan Broadcom. Langkah ini dilakukan di tengah kelangkaan komponen tertentu akibat tingginya permintaan dari sektor kecerdasan buatan (AI).

Broadcom merupakan pemasok utama komponen Radio Frequency (RF) untuk iPhone, termasuk filter antena dan penguat sinyal. Komponen ini sangat penting untuk memastikan kualitas panggilan 5G dan LTE tetap jernih tanpa gangguan interferensi. Selain itu, Broadcom juga memasok Power Amplifiers yang memperkuat sinyal radio dari iPhone ke menara seluler, serta chip manajemen daya.

Meskipun Apple telah memperkenalkan chip Wi-Fi/Bluetooth N1 buatan sendiri pada seluruh seri iPhone 17 yang mendukung Wi-Fi 7 dan Bluetooth 6, perusahaan tetap membutuhkan Broadcom untuk komponen RF front-end. Chip N1 menggantikan chip Wi-Fi/Bluetooth Broadcom yang sebelumnya digunakan sejak iPhone generasi pertama hingga iPhone 16.

Kesepakatan baru antara Apple dan Broadcom ini memberikan kepastian rantai pasokan di saat komponen tertentu sulit didapat. Analis Emarketer Jacob Bourne menyatakan bahwa dengan mengunci Broadcom hingga 2031, Apple memiliki jaminan pasokan di tengah kelangkaan komponen akibat permintaan AI yang tinggi. Perjanjian ini juga mengurangi tekanan bagi Apple untuk segera memproduksi versi in-house dari chip Broadcom tertentu.

Apple menyumbang 20% dari pendapatan Broadcom, menurut analis. Investor sebelumnya khawatir pendapatan ini akan hilang jika Apple sepenuhnya mengganti komponen Broadcom dengan buatan sendiri. Kekhawatiran itu kini mereda setelah kesepakatan ini diumumkan. Saham Broadcom naik $13,45 atau 3,73% pada hari Senin ke level $373,90. Sementara saham Apple juga menguat $4,03 atau 1,31% ke $312,66.

Dengan perjanjian ini, Broadcom memiliki setidaknya lima tahun lagi untuk memproduksi chip bagi iPhone. Kesepakatan ini memastikan kelangsungan produksi komponen penting yang masih dibutuhkan Apple, terutama untuk Fitur Terbaru konektivitas di perangkat masa depan.

Komponen RF Broadcom digunakan oleh modem seri-C buatan Apple. Ini menunjukkan bahwa meskipun Apple semakin mandiri dalam pengembangan chip, perusahaan tetap bergantung pada keahlian Broadcom di bidang frekuensi radio. Rantai pasokan yang stabil ini menjadi kunci bagi Apple untuk terus merilis iPhone baru tanpa hambatan produksi.

Dari sisi konsumen, perjanjian ini berarti kualitas konektivitas iPhone akan tetap terjaga. Komponen Broadcom telah terbukti andal dalam menyediakan koneksi yang stabil, dan kelanjutan kemitraan ini memastikan pengguna iPhone terus mendapatkan pengalaman terbaik dalam hal panggilan dan data seluler.

Kesepakatan ini juga menunjukkan strategi Apple dalam mengelola rantai pasokan. Alih-alih mengganti semua komponen Broadcom secara penuh, Apple memilih pendekatan bertahap dengan mengganti chip Wi-Fi/Bluetooth namun tetap mempertahankan Broadcom untuk komponen RF. Strategi ini memberikan keseimbangan antara inovasi internal dan keandalan pemasok eksternal.

Bagi Broadcom, perpanjangan kontrak ini memberikan stabilitas pendapatan jangka panjang. Dengan Apple sebagai pelanggan terbesarnya, Broadcom dapat merencanakan investasi dan kapasitas produksi dengan lebih pasti. Investor pun merespons positif, terlihat dari kenaikan saham yang signifikan.

Perjanjian ini juga relevan dengan perkembangan terbaru Apple, seperti Apple TV Gratiskan Upgrade 4K yang menunjukkan komitmen perusahaan dalam meningkatkan layanan. Kestabilan pasokan komponen menjadi fondasi penting bagi Apple untuk terus berinovasi di berbagai lini produk.

Dengan jaminan pasokan hingga 2031, Apple dapat fokus pada pengembangan fitur-fitur baru tanpa khawatir kekurangan komponen. Ini menjadi kabar baik bagi pengguna yang menantikan peningkatan teknologi di iPhone seri mendatang.

Kesimpulannya, perjanjian Apple-Broadcom ini merupakan langkah strategis yang menguntungkan kedua belah pihak. Apple mendapatkan kepastian pasokan di tengah ketidakpastian pasar komponen global, sementara Broadcom mempertahankan pendapatan signifikan dari klien terbesarnya. Bagi konsumen, ini berarti kualitas iPhone akan tetap terjaga dalam jangka panjang.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.