Telset.id – Badan Federal Aviation Administration (FAA) dan sejumlah pegawai federal AS kini diwajibkan menginstal aplikasi resmi Gedung Putih senilai $1,4 juta. Masalahnya, aplikasi tersebut mengandung kode buatan Elfsight, vendor perangkat lunak yang didirikan di Rusia.
Elfsight didirikan pada 2016 di kota Tula, Rusia, oleh CEO Andrey Yusupov dan CTO Vladimir Fedotov. Saat ini perusahaan memasarkan diri sebagai penyedia software Eropa yang berkantor pusat di Andorra. Namun, entitas asli Rusianya tetap aktif dan terus bertumbuh.
Pada 2025, entitas Rusia Elfsight melaporkan pendapatan sekitar 126,5 juta rubel, atau sekitar $1,6 juta. Angka ini menandai kenaikan 71% dibanding tahun sebelumnya. Jumlah karyawan juga bertambah menjadi 61 orang, dan lowongan pekerjaan menunjukkan perekrutan pengembang Rusia berlanjut hingga 2026.
Satu lowongan pekerjaan pada 2026 mencari spesialis dukungan berbasis di Moskow, dengan tawaran gaji antara 60.000 hingga 100.000 rubel per bulan untuk pekerjaan penuh waktu. Menariknya, berdasarkan hukum Rusia, perusahaan yang menangani data pengguna dapat dipaksa menyimpan data tersebut secara lokal dan menyerahkannya kepada otoritas negara.
Namun, seorang spesialis dukungan pelanggan Elfsight mengklaim bahwa perusahaan “tidak pernah menerima permintaan” dari otoritas Rusia untuk data pengguna atau akses.
Analisis Keamanan dan Risiko Data
Analisis jaringan oleh perusahaan keamanan Atomic Computer menemukan bahwa server Elfsight menentukan file JavaScript mana yang berjalan di dalam aplikasi Gedung Putih. Sesi yang sama juga menerima lebih dari sepuluh cookie dari Elfsight, bersama dengan domain iklan Google DoubleClick yang dimuat melalui bagian YouTube di aplikasi.
Olivia Wales, juru bicara Gedung Putih, mengatakan aplikasi tersebut “tidak meminta atau mengumpulkan lokasi pengguna mana pun” dan menyebut semua informasinya “aman dan terjamin.” Seorang pejabat Gedung Putih kemudian mengatakan satu-satunya skrip Elfsight yang tersisa memuat kalkulator pajak di dalam webview yang di-sandbox, terputus dari cookie atau file.
Pejabat itu menambahkan bahwa Elfsight telah lolos tinjauan keamanan penuh dan digunakan secara luas oleh merek-merek termasuk UFC, FIFA, NBA, dan Cartier. Izin keamanan yang sama ini berada dalam posisi tidak nyaman dengan catatan yang menunjukkan para pendiri Elfsight masih mempertahankan akun di bank-bank Rusia yang terkena sanksi dan terus bepergian ke Rusia.
Salah satu pendiri menulis dalam pesan pribadi bahwa otoritas pajak Rusia telah memanggilnya untuk diperiksa terkait platform investasi terpisah. Paparan hukum itu berarti vendor yang berakar di Rusia masih secara efektif mengontrol kode yang berjalan di dalam aplikasi wajib pada perangkat pemerintah federal.
Baca Juga:
Sejak konflik Rusia-Ukraina dimulai pada 2022, Amerika Serikat dan sekutunya telah menjatuhkan sanksi terhadap banyak perusahaan dan individu Rusia. Belum jelas mengapa aplikasi dengan hubungan ke Rusia semacam itu disetujui untuk digunakan di perangkat Gedung Putih dan pemerintah federal.
Sejauh ini, baik Elfsight maupun Gedung Putih belum memberikan justifikasi yang jelas atas keputusan persetujuan tersebut.
Kasus ini menimbulkan pertanyaan serius tentang prosedur keamanan di lembaga federal AS, terutama mengingat aturan medsos sebelumnya dan kebijakan terkait keamanan siber. Situasi ini juga mengingatkan pada kekhawatiran tentang sistem untuk tangkal panggilan spam yang diwajibkan oleh undang-undang federal.





Komentar
Belum ada komentar.