Aplikasi Ramah Disabilitas Masih “Jarang” di Android dan iOS

Aplikasi Ramah Disabilitas
Stafsus Presiden Jokowi Angkie Yudistia (Naufal/Telset.id)

Telset.id, Jakarta – Staf Khusus (stafsus) Presiden Joko Widodo (Jokowi), Angkie Yudistia menilai masih ada aplikasi yang tak ramah dengan penyandang disabilitas. Stafsus Jokowi ini pun bermimpi ingin membuat aplikasi ramah disabilitas.

Angkie Yudistia mengatakan, banyak aplikasi di Google Play Store dan App Store yang bersifat umum. Maksudnya, aplikasi tersebut tidak ada fitur-fitur khusus yang memudahkan penyandang disabilitas untuk mengaksesnya.

“Setiap program-program masih sangat general sedangkan mereka butuh pendampingan,” katanya di Jakarta, Kamis (19/12/2019).

{Baca juga: Sayang Anak? Cobain Deh Aplikasi “Mata-mata” Buatan Ibu Ini}

Masalah yang biasanya ditemui adalah posisi fitur pada aplikasi. Angkie menilai masih ada aplikasi yang secara tampilan tidak ramah bagi penyandang tuna netra, sehingga mereka sulit untuk mengakses fitur di aplikasi tersebut.

“Banyak aplikasi-aplikasi yang touch screen-nya menyusahkan karena teman-teman tuna netra perlu adaptasi lagi,” tambah stafsus Jokowi ini.

Sayangnya perempuan penyandang tuna rungu ini enggan menyebut nama aplikasi yang dimaksud. Dirinya hanya mengatakan bahwa secara umum aplikasi-aplikasi yang menyediakan layanan seperti e-commerce dan transportasi sebenarnya sudah cukup ramah terhadap penyandang disabilitas.

“Aplikasi e-commerce, retail transportasi sudah sangat cukup membantu kami tapi aplikasi yang kami perlukan adalah aplikasi yang berpihak terhadap disabilitas,” tutur Angkie.

Meski demikian, ia pun mengatakan bahwa ada juga aplikasi ramah disabilitas di App Store ataupun Play Store. Misalnya Live Transcriptyang mampu mengubah suara menjadi teks sehingga bisa langsung dibaca oleh penyandang tuna rungu.

{Baca juga: Cara Praktis Download Video Facebook di Android}

“Ada aplikasi yang tersedia di App Store dan Play Store yang dibisa di-download yang dapat membantu,” kata Angkie.

“Kali saja bisa bikin aplikasi dan mudah-mudahan aku bisa tahun 2020 membuat program,” tutupnya. (NM/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here