Amerika Tuduh Huawei Penipu dan Pencuri Teknologi

Bonus Huawei

Telset.id, Jakarta – Amerika Serikat (AS) menuduh Huawei Technologies Co Ltd, CFO Huawei, dan dua perusahaan afiliasi sebagai penipu dan pencuri teknologi. Brand asal China ini dituduh telah melakukan penipuan terhadap bank.

AS juga menuduh perusahaan itu telah melanggar sanksi terhadap Iran dalam kasus dengan Beijing.

Dikutip Telset.id dari Reuters, Selasa (29/1/2019), dalam dakwaan di New York, Departemen Kehakiman mengatakan bahwa perusahaan tersebut menyesatkan bank global dan otoritas AS terkait hubungan dengan Skycom Tech dan Huawei Device USA Inc.

{Baca juga: Musuhan dengan Huawei, Kanada Pilih Nokia untuk Proyek 5G}

Departemen Kehakiman juga menuduh dua anak perusahaan Huawei juga sudah mencuri rahasia dagang serta penipuan teknologi robot dari operator T-Mobile US Inc untuk menguji daya tahan smartphone.

Tuduhan diajukan di distrik barat negara bagian Washington. Meski demikian, perusahaan itu sama sekali tidak menanggapi permintaan konfirmasi.

T-Mobile menuduh, teknologi bernama Tappy telah dicuri. Tappy merupakan teknologi yang meniru jari-jari manusia dan digunakan untuk menguji smartphone. Akan tetapi, perusahaan asal China ini mengklaim bahwa perselisihan beres pada tahun 2017 silam.

{Baca juga: Pendiri Huawei: Donald Trump Presiden Hebat, tapi..}

Pemerintahan Presiden Donald Trump memang berusaha mencegah perusahaan AS untuk membeli router dan switch Huawei serta mendesak sekutu untuk melakukan hal yang sama. Alat itu berpotensi digunakan untuk memata-matai AS.

Desember 2018, CFO Meng Wanzhou, ditangkap di Kanada dan sekarang menghadapi ekstradisi ke AS. Otoritas AS menuduh Meng bermain lewat anak perusahaan, melakukan bisnis di Iran. Hal itu melanggar sanksi AS terhadap Teheran.

Penangkapan terhadap Meng, meningkatkan ketegangan Kanada dengan China. China merespons aksi penangkapan Meng dengan menangkap dua warga Kanada. Alasannya keamanan nasional. (SN/FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here