Telset.id – Plaud merilis earbuds AI terbaru bernama Plaud One yang mampu merekam, mentranskripsikan, dan merangkum percakapan tanpa perlu terhubung ke smartphone. Perangkat ini hadir dengan konektivitas LTE pada charging case-nya, memungkinkan pengguna mengunggah rekaman langsung ke server Plaud untuk diproses secara otomatis.
Plaud One merupakan pendekatan berbeda dalam tren AI wearable yang sebelumnya didominasi oleh perangkat bergaya pin dari Rabbit dan Humane. Alih-alih menggantikan smartphone, Plaud One justru dirancang untuk bekerja mandiri dalam merekam percakapan tatap muka maupun panggilan online, dengan harga US$250 untuk edisi Explorer.
Spesifikasi dan Fitur Utama Plaud One
Setiap earbud Plaud One memiliki penyimpanan lokal 16MB, sehingga total kapasitasnya mencapai 32MB. Masing-masing earbud dilengkapi tiga mikrofon yang mampu merekam percakapan dari jarak hingga dua meter. Untuk daya tahan, Plaud mengklaim earbuds ini dapat merekam hingga enam jam dengan baterai maksimum.
Charging case-nya sendiri menjadi komponen kunci karena memiliki modem LTE yang telah bekerja sama dengan operator di lebih dari 80 negara dan wilayah. Artinya, pengguna tidak memerlukan kontrak seluler untuk menghubungkan perangkat ke internet. Case ini juga dilengkapi empat mikrofon dengan jangkauan rekaman lima meter, speaker internal, penyimpanan 512MB, dan baterai 830mAh yang memberikan total daya tahan hingga 36 jam.
Pengisian daya menggunakan USB-C dengan waktu cas penuh sekitar satu jam. Hanya dengan 10 menit pengisian, pengguna mendapatkan tambahan dua jam pemakaian. Perangkat ini juga mendukung pengisian cepat dan memiliki ketahanan debu serta cipratan air dengan sertifikasi IP54.
Untuk kebutuhan audio, Plaud One mendukung Bluetooth 5.4 dengan multipoint yang memungkinkan koneksi ke dua perangkat sekaligus. Namun, dukungan codec terbatas hanya pada SBC dan LDAC. Pengguna iPhone tidak akan mendapatkan manfaat protokol LDAC milik Sony, sementara beberapa pengguna Android juga tidak didukung codec AptX dari Qualcomm.
Fitur peredam bising aktif (ANC) diklaim mampu mengurangi kebisingan sekitar hingga 40 desibel. Pengguna juga mendapatkan beberapa preset EQ serta dukungan jaringan Find My milik Apple dan protokol Fast Pair dari Google.
Kecerdasan Buatan dan Integrasi Aplikasi
Kemampuan transkripsi dan perangkuman Plaud One menggunakan Plaud Intelligence yang dirancang untuk “memahami dan mengeksekusi maksud manusia”. Tombol AI pada charging case dapat mengaktifkan “Plaud Agent” yang terintegrasi secara native dengan berbagai platform seperti Gmail, Google Calendar, Notion, dan Slack.
Pengguna dapat memanggil asisten dengan mengucapkan “Hey, Plaud” atau menekan tombol khusus di sisi case. Asisten ini dapat membuat laporan, menyiapkan tindak lanjut, dan mengambil tindakan di aplikasi pihak ketiga yang didukung. Rekaman dari aplikasi video call seperti Google Meet dan Zoom juga dapat ditangkap secara native oleh earbuds ini.
Untuk mendengarkan musik atau podcast, pengguna tetap perlu memasangkan Plaud One dengan smartphone atau perangkat lain. Namun untuk fungsi perekaman, perangkat ini sepenuhnya mandiri dan dapat mengunggah rekaman langsung ke server Plaud sebelum pengguna kembali ke meja kerja.
Baca Juga:
Plaud One Explorer Edition dibanderol dengan harga US$250 dan ditujukan bagi pengadopsi awal. Setiap unit Explorer Edition disertai token Plaud senilai US$200 yang digunakan untuk mengakses fitur agen perangkat. Pre-order dibuka hari ini di pasar terpilih dengan pengiriman dijadwalkan mulai akhir September.
Menjelang peluncuran, Plaud juga akan merilis versi 4.0 dari aplikasinya yang akan tersedia untuk semua perangkat Plaud yang sudah ada. Meskipun demikian, perusahaan masih menentukan jumlah token yang akan ditawarkan untuk setiap tingkatan akun.
Perlu dicatat bahwa meskipun pengguna tidak berniat menggunakan fitur AI, memanfaatkan fitur transkripsi secara penuh hampir pasti membutuhkan salah satu paket langganan Plaud. Paket gratis Starter menawarkan 300 menit transkripsi bulanan, sementara paket Pro seharga US$20 memberikan 1.200 menit setiap 30 hari.
Dengan total biaya yang bisa melebihi harga awal US$250, pengguna perlu mempertimbangkan kebutuhan transkripsi bulanan mereka. Namun bagi profesional yang sering menghadiri rapat dan membutuhkan dokumentasi otomatis, kemandirian Plaud One dari smartphone menjadi nilai jual utama yang membedakannya dari perangkat AI wearable lainnya.





Komentar
Belum ada komentar.