Telset.id – Meta merilis Waddle World, game virtual pet berbasis AI yang mirip Tamagotchi, tetapi untuk sementara hanya tersedia di Filipina. Aplikasi ini menghadirkan hewan peliharaan virtual yang bisa diajak mengobrol sekaligus berfungsi sebagai jurnal harian, dan menjadi bagian dari strategi Meta mendorong penggunaan serta pelatihan model AI lewat pendekatan “uwu” dan kelucuan.
Ketersediaan Waddle World terungkap lewat unggahan konsultan media sosial Matt Navarra yang membagikan tautan ke Apple App Store dan Google Play store di X. Berdasarkan daftar tersebut, game ini pertama kali tersedia pada akhir September 2026. Meta sendiri belum menjelaskan alasan pembatasan wilayah tersebut, meski ada kemungkinan perusahaan menguji aplikasi di Filipina sebelum merilisnya lebih luas.
Waddle World merupakan game bergaya 16-bit yang oleh Meta disebut sebagai “jurnal harian yang menyamar sebagai hewan peliharaan”. Pengguna dapat menulis atau mendikte entri jurnal, yang kemudian disajikan game sebagai cara berkomunikasi dengan hewan peliharaan virtual mereka. Setiap kali pengguna menulis di buku harian, hewan peliharaan akan membalas dan menggambar coretan kecil untuk melengkapi entri tersebut. Balasan itu, tentu saja, ditenagai AI milik Meta.
Cara Kerja Waddle World dan Fitur Permainannya
Bagi yang pernah memainkan Tamagotchi atau game hewan peliharaan virtual lainnya, Waddle World akan terasa sangat familier. Pengguna menetaskan telur untuk mendapatkan hewan peliharaan, lalu harus mengajaknya bermain dan memberinya makan agar tetap senang. Bedanya, hewan peliharaan virtual ini bisa mengobrol dengan pengguna dan bahkan membuat entri jurnal bergambar untuk mengilustrasikan percakapan mereka.
Selain fitur jurnal, Waddle World menyediakan mini-game untuk mengumpulkan poin yang bisa ditukar dengan makanan dan mainan bagi hewan peliharaan. Mini-game pertama meminta pengguna menumpuk barang belanjaan di atas kepala hewan peliharaan. Mini-game kedua menantang pengguna menangkap bintang jatuh sambil menghindari bom. Sementara mini-game ketiga meminta pengguna menyusun kata dari huruf-huruf yang diacak di layar.

Pendekatan ini memperlihatkan bagaimana Meta memanfaatkan elemen kelucuan untuk mendorong interaksi pengguna dengan model AI-nya. Waddle World bukan produk AI pertama Meta yang mengandalkan gaya tersebut. Sebelumnya, Meta sudah memungkinkan pengguna mendesain avatar lucu dan menentukan kepribadian untuk agen Muse mereka.
Baca Juga:
Kaitan Waddle World dengan Muse Charm Meta
Langkah Meta menghadirkan Waddle World sejalan dengan ekspansi perangkat AI pendampingnya. Pada ajang Connect pada September 2026, Meta memperkenalkan “Muse Charm”, perangkat fisik berbentuk telur seperti Tamagotchi yang berisi avatar Muse pengguna. Perangkat ini cukup kecil untuk dijadikan gantungan kunci, dirancang agar pengguna memiliki akses konstan ke Muse, atau sebaliknya agar Muse memiliki akses konstan terhadap lingkungan dan pengalaman pengguna.
Meta menargetkan perangkat Muse Charm dapat dirilis tepat waktu untuk liburan Desember 2026. Kombinasi aplikasi seperti Waddle World dan perangkat fisik Muse Charm menunjukkan arah strategi AI konsumen Meta yang kian menempatkan keakraban dan unsur emosional sebagai pintu masuk penggunaan AI sehari-hari.
Meski demikian, belum ada keterangan resmi dari Meta mengenai rencana perluasan Waddle World ke negara lain, termasuk Indonesia. Informasi yang beredar baru sebatas ketersediaan di Filipina sejak akhir September 2026 dan deskripsi resmi di toko aplikasi. Untuk perkembangan kebijakan AI Meta yang lebih luas, Anda dapat menelusuri syarat layanan AI yang turut menjadi sorotan.
Yang jelas, kehadiran Waddle World menegaskan bahwa Meta serius menggarap AI konsumen lewat pengalaman yang ringan dan menyenangkan. Bagi pengguna di Filipina, aplikasi ini sudah bisa diunduh lewat App Store dan Google Play, sementara pengguna di wilayah lain masih harus menunggu kejelasan jadwal peluncuran resminya.





Komentar
Belum ada komentar.