πŸ“‘ Daftar Isi

Deretan pressure vessel untuk produksi gas alam yang memasok kebutuhan data center

Konsumsi Gas Data Center AS Melonjak 117% pada 2035

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Konsumsi gas alam data center AS diproyeksikan capai 15 miliar kaki kubik per hari pada 2035
  • Angka itu naik 117% dari perkiraan sebelumnya sebesar 6,9 miliar kaki kubik
  • Data center diproyeksikan menyerap 20% listrik AS atau sekitar 194 gigawatt pada 2035
  • Elon Musk investasi satu miliar dolar di perusahaan penyewaan turbin gas dan diesel portabel
  • NAACP mencatat kenaikan emisi nitrogen oksida 111%, PM2.5 83%, dan formaldehida 88% di Colossus 2
  • Output gas domestik naik 35 miliar kaki kubik per hari, masih kurang 11 miliar kaki kubik dari permintaan

Telset.id – Konsumsi gas alam untuk data center di Amerika Serikat diproyeksikan melonjak hingga 15 miliar kaki kubik per hari pada 2035, naik 117% dari perkiraan sebelumnya sebesar 6,9 miliar kaki kubik. Lonjakan ini terjadi karena fasilitas data center semakin bergantung pada generator turbin gas untuk memasok listrik mereka.

Angka tersebut sejalan dengan proyeksi lain yang menyebut data center akan menyerap 20% pasokan listrik AS pada 2035, setara sekitar 194 gigawatt. Kebutuhan daya sebesar itu muncul di tengah keterbatasan infrastruktur listrik yang membuat sejumlah proyek data center terpaksa tertunda.

Karena pembangkit listrik konvensional membutuhkan waktu jauh lebih lama untuk beroperasi, banyak pengembang beralih ke generator di lokasi. Dampaknya, permintaan AI kini memperparah kelangkaan mesin jet yang sudah lebih dulu melanda industri penerbangan. Tekanan pada rantai pasok daya ini juga menjadi bagian dari persoalan yang dibahas dalam ledakan data center secara lebih luas.

Elon Musk menjadi salah satu pihak pertama yang memakai turbin gas untuk menggerakkan data center. Ia menempatkannya di Memphis Supercluster pada 2024, meski sebagian turbin tersebut belum mengantongi izin. Kini Musk dilaporkan menginvestasikan satu miliar dolar untuk membeli perusahaan penyewaan turbin gas dan diesel portabel. Ia bahkan mengumumkan bahwa SpaceX akan memulai produksi bilah turbin secara internal untuk mengurangi hambatan manufaktur di industri mesin jet.

a row of separation vessels for natural gas production

Teknologi seperti small modular reactor tengah dikembangkan sebagai jawaban atas kebutuhan daya data center AI yang terus meningkat, misalnya reaktor nuklir torium modular cetak 3D milik Ampera atau mikroreaktor nuklir Ward 250 dari Valar Atomics. Sejumlah hyperscaler AI, termasuk Amazon, Google, Microsoft, Nvidia, dan Oracle, telah berinvestasi pada proyek semacam itu demi menghasilkan energi bersih dalam jumlah besar untuk AI. Namun proyek-proyek tersebut diperkirakan baru komersial dalam beberapa tahun ke depan, waktu yang tidak dimiliki raksasa teknologi saat ini.

Karena itu, Musk menyatakan bahwa β€œgas alam masih akan dibutuhkan untuk melengkapi dan mengawali solar selama beberapa tahun.” Posisi gas sebagai penopang sementara kebutuhan daya AI sejalan dengan dinamika yang terlihat pada data center AI di berbagai wilayah.

Penggunaan turbin gas alam di data center membawa konsekuensi bagi masyarakat sekitar. NAACP dalam gugatannya terhadap SpaceXAI menyebut penggunaan turbin di Colossus 2 meningkatkan emisi nitrogen oksida sebesar 111%, partikel PM2.5 sebesar 83%, dan emisi formaldehida sebesar 88%. Perusahaan telah berjanji menyingkirkan seluruh generator tanpa izin, tetapi prosesnya memerlukan waktu setidaknya satu tahun karena turbin portabel secara bertahap digantikan oleh pembangkit listrik di lokasi berkapasitas 1,2 gigawatt.

Selain itu, permintaan gas alam yang besar berpotensi menekan pasokan, memicu kenaikan harga, dan berdampak pada konsumen rata-rata. Produsen gas alam domestik diproyeksikan menaikkan output sebesar 35 miliar kaki kubik per hari dalam satu dekade mendatang, tetapi masih kurang sekitar 11 miliar kaki kubik per hari dari perkiraan permintaan. Kecuali output mampu mengejar permintaan, harga diperkirakan melonjak dan memicu perebutan pasokan yang tersedia.

Meski demikian, sebagian pakar menilai masih ada cukup banyak lapangan gas yang belum dikembangkan di AS untuk memungkinkan industri meningkatkan pasokan gas alam dan menekan biaya. Dinamika pasokan dan permintaan inilah yang membuat tata kelola sumber daya dan data kian krusial, sebagaimana tergambar dalam persoalan fondasi data yang dihadapi banyak organisasi.

Tekanan pada Pasokan dan Komunitas

Lonjakan konsumsi gas alam tidak hanya soal angka proyeksi. Keterbatasan infrastruktur listrik telah menunda banyak proyek data center, sementara pembangkit baru butuh waktu jauh lebih lama untuk online. Kondisi ini yang mendorong peralihan ke generator di lokasi dan memperkuat ketergantungan pada turbin gas.

Di sisi lain, dampak lingkungan dari operasional turbin menjadi sorotan. Gugatan NAACP terhadap SpaceXAI mencatat kenaikan emisi nitrogen oksida, PM2.5, dan formaldehida di sekitar Colossus 2. Perusahaan berkomitmen menghapus generator tanpa izin, namun penggantian dengan pembangkit 1,2 gigawatt membutuhkan waktu setidaknya satu tahun.

Pada saat yang sama, ketidakseimbangan antara output dan permintaan gas alam berpotensi menaikkan harga yang dirasakan konsumen. Produsen domestik diproyeksikan menambah 35 miliar kaki kubik per hari dalam satu dekade, tetapi masih kurang sekitar 11 miliar kaki kubik per hari dibanding permintaan. Sebagian pakar tetap menilai lapangan gas yang belum dikembangkan di AS masih cukup untuk meningkatkan pasokan dan menekan biaya.

Microsoft data center in Mount Pleasant, Wisconsin

Tekanan pada pasokan energi dan tata kelola data ini menegaskan bahwa pertumbuhan data center AI tidak hanya soal kapasitas komputasi, tetapi juga soal ketersediaan daya, dampak lingkungan, dan harga yang pada akhirnya menyentuh konsumen. Sejumlah hyperscaler telah menaruh investasi pada sumber energi bersih, namun proyek-proyek itu baru komersial dalam beberapa tahun ke depan.

[INFO_GRAPHIC]
(Tidak ada media dengan role β€˜featured’ pada referensi ini; seluruh gambar yang tersedia berperan sebagai body dan telah digunakan di dalam artikel.)

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.