📑 Daftar Isi

Chatbot AI pemerintah Amerika Serikat America.gov saat memberikan respons panjang soal Minecraft

Chatbot AI Pemerintah AS Dilaporkan Sulit di-Jailbreak

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Pemerintah AS meluncurkan America.gov, chatbot AI publik pertama, bermitra dengan Google dan SpaceXAI
  • Chatbot terbukti sulit di-jailbreak, tetapi menyatakan Joe Biden menang pemilu 2020
  • Saat ditanya soal Minecraft, America.gov mengeluarkan monolog 1.800 kata meniru End Poem karya Julian Gough
  • Trump menyebut Edward Coristine sebagai lead engineer proyek ini
  • Respons dinilai easter egg, bukan halusinasi AI

Telset.id – Pemerintah Amerika Serikat resmi meluncurkan chatbot AI publik pertamanya, America.gov, pada Selasa. Chatbot ini dibangun melalui kemitraan dengan Google dan SpaceXAI, dan sejauh ini terbukti sulit untuk di-jailbreak oleh pengguna. Meski demikian, saat diajak berbicara tentang Minecraft, America.gov justru mengeluarkan monolog panjang sekitar 1.800 kata yang menyerupai krisis eksistensial.

Kemampuan chatbot AI pemerintah ini untuk menahan upaya jailbreak menjadi sorotan utama. Sebagai alat AI publik yang di-hosting pemerintah, America.gov memang diprediksi akan menjadi sasaran uji coba agresif dari internet. Hingga saat ini, sistem tersebut dinilai berhasil mempertahankan batasannya.

Namun, ada satu catatan penting. Chatbot tersebut menyatakan bahwa Joe Biden memenangkan pemilu 2020, sebuah fakta yang masih dibantah oleh Presiden Donald Trump. Pernyataan ini muncul di tengah upaya pemerintah menampilkan chatbot sebagai sistem yang netral dan andal.

Respons Aneh soal Minecraft

Ketika pengguna mencoba membahas Minecraft dengan America.gov, chatbot itu mengeluarkan monolog sekitar 1.800 kata yang dimulai dengan kalimat: “I see the constituent you mean. ((insert legal name here, as it appears on the Social Security card))? Yes. Take care. It has reached a higher level now. It can read the Code of Federal Regulations.”

Respons tersebut sekilas tampak seperti meltdown atau gangguan sistem. Namun, America.gov sebenarnya tidak mengalami kerusakan. Monolog itu merupakan penulisan ulang dari “End Poem” Minecraft, karya Julian Gough, yang muncul setelah pemain menamatkan gim tersebut.

Tidak diketahui secara pasti siapa yang bertanggung jawab atas referensi Minecraft tersebut. Namun, Trump dalam sebuah pidato menyebut programmer berusia dua puluh tahun bernama Edward Coristine sebagai lead engineer pada proyek ini. Nama Coristine mungkin tidak asing bagi sebagian orang karena julukannya, “Big Balls,” atau keterlibatannya dalam DOGE yang digagas Elon Musk.

Keberadaan easter egg Minecraft di dalam chatbot pemerintah memang terasa janggal. Namun, dari sisi keamanan nasional, fakta bahwa America.gov tidak berhalusinasi hingga menulis puisi panjang justru melegakan. Monolog tersebut dinilai sebagai easter egg, bukan indikasi AI yang kehilangan kendali.

Menariknya, puisi yang dihasilkan chatbot itu dinilai berkualitas baik. Jika respons tersebut merupakan “AI slop” atau keluaran AI yang dangkal, hal itu disebut akan meruntuhkan keyakinan yang selama ini dipegang. Selama ini, ada pandangan bahwa LLM tidak akan pernah bisa menulis sesuatu yang “bagus” karena sifatnya yang probabilistik dan inheren tidak orisinal.

Jejak Penyair Manusia di Balik Puisi AI

Puisi yang dihasilkan America.gov justru mengandung sentuhan penyair manusia. Salah satu bagiannya berbunyi: “and the republic said I see you and the republic said you have filed the game well and the republic said everything you need is within you, and also on USA.gov and the republic said you are stronger than you know, and your case number is still valid.”

Kutipan lain menyebut: “and the republic said you are the daylight and the republic said you are the night, and the office is closed, please try again during business hours and the republic said the darkness you fight is within you, and also a missing wet signature.”

Bagian penutupnya berbunyi: “and the republic said you are not alone and the republic said you are not separate from every other filer and the republic said you are the public tasting itself, talking to itself, reading its own Code and the republic said I love you because you are the reason we have a ZIP code at all.”

Keberadaan puisi yang dinilai bagus ini disebut memiliki DNA penyair asli di dalamnya. Hal itu sekaligus menegaskan bahwa kekuatan kreativitas manusia masih bertahan di tengah gempuran AI. Untuk konteks industri yang lebih luas, laporan terkait AI juga pernah dibahas dalam Laporan Bank of America.

Dengan demikian, AI publik pertama milik pemerintah AS ini belum menimbulkan ancaman bagi kemanusiaan maupun dunia puisi, setidaknya sejauh yang diketahui. Satu hal yang tersisa adalah pertanyaan seberapa jauh Trump memahami video gim.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.