Telset.id ā AMD mengumumkan bahwa sistem AI rack-scale mereka kini sekitar empat kali lebih efisien secara energi dibandingkan baseline tahun 2024. Capaian ini melampaui target interim tiga kali lipat yang ditetapkan perusahaan, dengan keunggulan 33 persen dari proyeksi awal.
Dalam laporan progres terbaru yang dipublikasikan, AMD mengungkapkan bahwa peningkatan efisiensi ini sudah melampaui target yang direncanakan pada Juni 2025. Tren ini, menurut perhitungan perusahaan, mewakili lebih dari dua kali lipat tren industri historis. Pencapaian ini sejalan dengan komitmen enam tahun AMD untuk menghadirkan peningkatan efisiensi energi rack-scale dua puluh kali lipat untuk pelatihan dan inferensi AI pada 2030.

Dua Skenario Hasil Efisiensi AMD
Perusahaan menawarkan dua skenario alternatif dari peningkatan efisiensi tersebut. Pertama, komputasi yang sama dapat dicapai dengan jumlah rack yang jauh lebih sedikit dibandingkan perangkat keras lama. Kedua, perusahaan dapat menghadirkan komputasi dua puluh kali lebih besar dengan daya yang sama.
Angka ini juga dapat diartikan bahwa setiap rack pada 2030 akan menarik daya sekitar 14,25 kali lipat dibandingkan rack pada 2024. Skenario kedua ini menjadi relevan di tengah dorongan perusahaan AI dan hyperscaler untuk terus meningkatkan komputasi.
AMD menyatakan bahwa lini produk terbaru mereka pada 2030 berpotensi menghadirkan komputasi 20 kali lipat dengan konsumsi daya yang sama. Di tengah proyeksi permintaan listrik pusat data global yang akan meningkat lebih dari dua kali lipat menjadi sekitar 945 terawatt-jam pada 2030, efisiensi ini menjadi nilai jual utama.
Sumber Peningkatan Efisiensi
Peningkatan ini berasal dari GPU generasi terbaru AMD yang efisiensinya satu tingkat lebih tinggi dibandingkan pendahulunya. GPU MI300X yang menjadi baseline merupakan komponen 750-watt dengan kemampuan hingga 2,6 petaFLOPS dense FP8.

Sebagai perbandingan, GPU MI455X pada Helios menawarkan performa floating-point 7,7 hingga 15,4 kali lipat, HBM 2,25 kali lipat, bandwidth memori 4,4 kali lipat, dan bandwidth interkoneksi chip-to-chip empat kali lipat, dengan konsumsi daya tiga kali lipat.
Chief Sustainability Officer AMD, Justin Murrill, menyatakan kepada Trellis bahwa setiap tim di AMD membawa target efisiensi-per-watt untuk produk baru. Progres ini juga dikaitkan dengan bonus perusahaan secara keseluruhan.
Baca Juga:
Target Sebelumnya dan Proyeksi ke Depan
Ini bukan pertama kalinya AMD menetapkan target kinerja dan efisiensi. Target sebelumnya, yang dikenal sebagai 30Ć25, bertujuan meningkatkan efisiensi node tiga puluh kali lipat antara 2020 dan 2025. Perusahaan berhasil melampaui proyeksi dengan mencapai 38x.

Saat ini AMD berada di depan jadwal pada target teknik yang nyata dan terdokumentasi dengan baik. Namun, mencapai target tersebut tidak akan mengurangi total konsumsi listrik industri AI. Peningkatan efisiensi dan kinerja justru akan mendorong permintaan perangkat keras AI yang lebih besar untuk memanfaatkan daya yang dihemat.

Permintaan daya komputasi AI yang terus melonjak menjadi faktor utama yang mendorong adopsi solusi efisiensi tinggi seperti yang ditawarkan AMD. Perusahaan menargetkan peningkatan dua puluh kali lipat pada 2030, dengan pencapaian saat ini menunjukkan momentum yang positif.





Komentar
Belum ada komentar.