Telset.id – Amazon tengah bersiap melakukan perubahan besar pada platform Prime Video dengan mengintegrasikan kecerdasan buatan (AI) secara mendalam. Proyek ambisius yang diberi nama kode Lighthouse ini bahkan mendapat perhatian langsung dari pendiri Amazon, Jeff Bezos, yang disebut tidak puas dengan presentasi Prime Video sebelumnya karena kurang menonjolkan AI.
Menurut laporan Reuters, dorongan dari Bezos ini merupakan cara Amazon untuk memanfaatkan investasi besar-besaran mereka di bidang AI sekaligus meningkatkan posisi perusahaan dalam industri kecerdasan buatan. Langkah ini diambil di tengah hasil investasi AI lainnya, termasuk peningkatan asisten suara Alexa, yang masih menunjukkan hasil yang beragam dan kerugian yang berkelanjutan.
Bezos disebut “tidak senang” dengan presentasi Prime Video pada musim gugur lalu yang tidak menyoroti AI. Proyek Lighthouse lahir dari pertemuan tersebut. Keterlibatan pribadi Bezos dalam perombakan ini terbilang tidak biasa, mengingat ia telah melepaskan jabatan CEO pada tahun 2021 untuk fokus pada Washington Post dan perusahaan antariksa Blue Origin. Untuk konteks lebih lanjut mengenai pandangan Bezos terhadap AI, Anda dapat menyimak artikel tentang Jeff Bezos: AI Tak Akan Rebut Pekerjaan.
Fitur Baru Proyek Lighthouse
Per Reuters, Lighthouse akan menambahkan sejumlah fitur baru yang menggunakan AI untuk meningkatkan rekomendasi film dan acara TV. Hal ini akan dilakukan dengan membuat AI mempelajari preferensi pelanggan dan merespons permintaan lisan. Desain ulang beranda juga menjadi bagian dari proyek ini, meskipun belum final dan tampilannya masih belum diketahui secara pasti.
Namun, disebutkan bahwa desain ulang tersebut dapat mencakup judul-judul yang digerakkan oleh AI dengan saran tontonan seperti “komedi romantis Natal” atau “film aksi dari tahun 1980-an.” Dilaporkan, versi saat ini tidak menyertakan judul yang sarat teks, sehingga hal ini pun tampaknya masih dalam tahap pengembangan.
Program dan acara langsung seperti Thursday Night Football masih akan dipromosikan di bagian atas platform bersama dengan bilah pencarian tradisional. Amazon juga dikabarkan berusaha mengintegrasikan Alexa ke dalam fungsi pencarian Prime Video sebagai bagian dari desain ulang ini. Baru-baru ini, Alexa dirombak menjadi versi AI generatif tahun lalu dan diintegrasikan ke dalam platform belanja Amazon awal tahun ini.
Baca Juga:

Posisi Prime Video Saat Ini
Amazon terakhir kali memberikan pembaruan besar pada Prime Video pada Juli 2024 yang menyederhanakan kurasi konten dan menambahkan rekomendasi AI. Data Nielsen terbaru dari tahun 2025 menempatkan Prime Video di peringkat kedelapan dalam pangsa tayangan TV di belakang YouTube, Netflix, dan Disney+ dengan 3,9% pemirsa.
Reuters melaporkan bahwa angkanya telah naik menjadi 4,2% tahun ini, meskipun masih tertinggal dari Netflix dan Disney. Perombakan AI bisa menjadi cara bagi perusahaan untuk memanfaatkan investasi kecerdasan buatan mereka dan meningkatkan jumlah penonton dengan rekomendasi yang lebih personal.

Langkah Amazon ini menunjukkan betapa seriusnya perusahaan dalam mengintegrasikan AI ke dalam layanan streaming mereka. Dengan keterlibatan langsung Jeff Bezos, proyek Lighthouse diprediksi akan menjadi prioritas utama bagi tim Prime Video dalam waktu dekat. Bagi pengguna yang penasaran dengan isu lain terkait pendiri Amazon, Anda bisa membaca artikel tentang Kutipan Viral Jeff Bezos yang ternyata palsu.
Perubahan ini diharapkan dapat membantu Prime Video bersaing lebih ketat dengan platform streaming lain yang sudah lebih dulu mengadopsi teknologi AI untuk personalisasi konten. Dengan basis pengguna yang besar, integrasi AI yang lebih cerdas bisa menjadi kunci untuk meningkatkan retensi dan kepuasan pelanggan Prime Video.





Komentar
Belum ada komentar.