📑 Daftar Isi

Tampilan fitur AI image search Amazon yang menampilkan hasil gambar produk dari deskripsi teks pengguna

Amazon Hadirkan AI Image Search di Aplikasi Belanja

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Amazon meluncurkan fitur AI image search di aplikasi Android dan iOS
  • Fitur menghasilkan gambar produk berdasarkan deskripsi teks pengguna
  • Saat ini hanya tersedia untuk kategori pakaian dan perlengkapan rumah
  • Fitur "shop by style" menampilkan kolase AI dengan produk asli yang bisa dibeli
  • Google telah meluncurkan fitur serupa di AI Mode tahun lalu
  • Pengecer online mulai bekerja sama dengan Gemini dan ChatGPT

Telset.id – Amazon meluncurkan fitur pencarian berbasis AI yang menghasilkan gambar produk secara real-time di bilah pencarian aplikasinya. Fitur ini memungkinkan pengguna menggambarkan produk yang diinginkan, lalu AI akan menampilkan gambar yang sesuai untuk memulai pencarian.

Dalam blog resminya, Amazon menyebut fitur ini dirancang untuk membantu pengguna yang kesulitan mengingat nama teknis suatu tekstur atau gaya pakaian. Contohnya, pengguna bisa mengetik “kemeja dengan kerah jatuh” jika tidak ingat istilah “cowl neck”, dan AI akan menampilkan gambar produk yang relevan.

Saat ini, fitur AI image search hanya tersedia untuk kategori pakaian dan perlengkapan rumah. Setelah gambar muncul, pengguna dapat mengetuk gambar yang paling sesuai dengan keinginannya untuk mencari produk serupa di katalog Amazon.

Amazon menekankan bahwa fitur ini tidak dimaksudkan untuk menggantikan pencarian sederhana. Untuk barang umum seperti “kaos biru”, fitur ini tidak memberikan nilai tambah signifikan. Sebaliknya, fitur ini paling berguna saat pengguna mencari barang dengan deskripsi visual yang rumit.

Cara Kerja dan Ketersediaan

Fitur ini tersedia di aplikasi Amazon untuk Android dan iOS. Pengguna cukup mengetik deskripsi produk di bilah pencarian, dan AI akan langsung menghasilkan gambar yang sesuai. Gambar tersebut bukan foto produk asli, melainkan representasi visual yang dibuat oleh AI berdasarkan teks deskripsi.

Langkah ini merupakan bagian dari strategi Amazon untuk mengintegrasikan kecerdasan buatan lebih dalam ke pengalaman belanja. Sebelumnya, raksasa e-commerce itu juga telah berinvestasi di AI untuk berbagai layanan lainnya.

Fitur Shop by Style yang Berbeda

Selain AI image search, Amazon juga menghadirkan fitur “shop by style”. Bedanya, fitur ini tidak menggunakan AI untuk menghasilkan produk palsu. Sebaliknya, AI digunakan untuk membuat kolase busana yang menampilkan item asli yang dijual di Amazon.

Misalnya, jika pengguna mencari celana pendek denim, Amazon akan menampilkan carousel pakaian yang menampilkan celana pendek denim dalam berbagai padu padan. Meskipun kolase dibuat oleh AI, pakaian yang ditampilkan adalah produk nyata yang bisa langsung dibeli.

Inovasi ini menunjukkan bagaimana Amazon terus mendorong adopsi AI dalam e-commerce. Perusahaan juga telah berinvestasi besar-besaran di kawasan Asia Tenggara untuk memperkuat infrastruktur digitalnya.

Persaingan dengan Google dan Platform Lain

Langkah Amazon ini tidak terjadi di ruang hampa. Google telah meluncurkan fitur serupa di AI Mode tahun lalu, yang juga menghasilkan gambar pakaian dan dekorasi palsu untuk membantu pengguna menemukan produk asli yang mirip.

Sementara itu, berbagai pengecer online mulai bekerja sama dengan Gemini dan ChatGPT untuk mengintegrasikan AI ke dalam pengalaman berbelanja. Hal ini menandai tren di mana AI menjadi semakin tertanam dalam proses belanja digital.

Amazon sendiri telah menunjukkan komitmennya terhadap inovasi AI di berbagai lini bisnis. Perusahaan bahkan meremajakan lini Fire TV dengan kecerdasan buatan yang lebih canggih untuk meningkatkan pengalaman menonton.

Implikasi bagi Pengguna

Fitur ini memberikan cara baru bagi pengguna untuk menemukan produk yang sulit dijelaskan dengan kata-kata. Alih-alih harus tahu istilah teknis seperti “ruffle” atau “pleated”, pengguna cukup mendeskripsikan bentuk atau gaya yang diinginkan.

Amazon juga tampaknya ingin membedakan fitur pencarian AI-nya dari sekadar gimmick. Dengan memastikan bahwa produk yang ditampilkan di fitur “shop by style” adalah barang asli yang bisa dibeli, Amazon menjaga agar fitur ini tetap fungsional, bukan sekadar pajangan visual.

Ke depannya, fitur ini berpotensi diperluas ke kategori produk lain. Namun, Amazon belum mengumumkan jadwal perluasan tersebut. Yang jelas, persaingan di ranah AI shopping semakin memanas, dan Amazon ingin berada di garis depan.

Komentar

Belum ada komentar.