📑 Daftar Isi

Amazon Echo smart display dengan grafis Alexa Plus di depan Sydney Harbour Bridge

Alexa+ Resmi Hadir di Australia, Ini Harga dan Fiturnya

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Alexa+ resmi diluncurkan di Australia setelah debut di AS
  • Early access tersedia sekarang, berakhir 30 November 2026
  • Gratis untuk pelanggan Prime, non-Prime bayar AU$29,99/bulan
  • Mendukung istilah lokal Australia seperti 'arvo', 'snags', 'servo'
  • Kompatibel dengan mayoritas perangkat Echo dan Fire TV tertentu
  • Amazon klaim 2 miliar interaksi Alexa per tahun di Australia
  • Google Home Premium jadi pesaing utama dengan harga lebih murah
  • Versi web Alexa+ dikabarkan segera hadir

Telset.id – Amazon resmi meluncurkan Alexa+ di Australia, lebih dari setahun setelah voice assistant berbasis AI ini hadir di Amerika Serikat. Peluncuran ini menjadi langkah besar Amazon dalam menghadirkan asisten virtual yang lebih cerdas dan kontekstual bagi pengguna di bawah.

Alexa+ merupakan peningkatan signifikan dari Alexa versi lama. Amazon menyebutnya sebagai lompatan terbesar voice assistant mereka. Asisten ini diklaim lebih natural dalam memahami bahasa sehari-hari, mengingat preferensi pengguna, serta mampu mengontrol perangkat smart home secara otomatis. Misalnya, menyalakan AC saat suhu mulai panas atau menyalakan lampu ketika hari mulai gelap.

Untuk pasar Australia, Amazon menambahkan sentuhan lokal. Alexa+ kini memahami istilah khas Australia seperti ‘arvo’, ‘snags’, dan ‘servo’. Asisten ini juga disebut telah “tuned into Australian culture”, termasuk tidak tertukar dalam memahami kode olahraga footy atau ekspresi seperti ‘fair dinkum’ dan ‘passing the pub test’.

Cara Mendapatkan Akses Alexa+

Pengguna di Australia yang sudah memiliki perangkat kompatibel dapat mendaftar untuk undangan early access sekarang. Sementara itu, pembeli perangkat Echo atau Fire TV yang memenuhi syarat akan otomatis terdaftar.

An Amazon Echo smart display with an Alexa Plus graphic posed in front of the Sydney Harbour Bridge

Periode early access akan berakhir pada 30 November 2026. Setelah itu, Alexa+ tetap gratis bagi pelanggan Prime. Sementara pengguna non-Prime harus membayar AU$29,99 per bulan untuk tetap menggunakan layanan ini.

Sebagian besar perangkat Echo yang beredar saat ini kompatibel dengan Alexa+. Hanya model generasi pertama dan kedua yang sudah dihentikan produksinya yang tidak mendukung. Untuk perangkat Fire TV, dukungan terbatas pada model tertentu seperti Fire TV Stick 4K, Fire TV Stick 4K Max (2nd Gen), Fire TV Stick 4K Plus (2nd Gen), dan Fire TV Cube (3rd Gen).

Amazon mengklaim pengguna Australia berinteraksi dengan Alexa lebih dari dua miliar kali setiap tahunnya. Pada 2025 saja, tercatat 77 juta pertanyaan diajukan dan lebih dari 600 juta aksi smart home dilakukan. Angka ini menunjukkan basis pengguna yang besar di Australia.

Persaingan dengan Google Home Premium

Alexa+ bukan satu-satunya voice assistant cerdas di Australia. Google Home Premium, yang sebelumnya dikenal sebagai Nest Aware, menjadi pesaing utamanya. Layanan Google ini dibanderol AU$15 per bulan atau AU$150 per tahun untuk tier Standard, serta AU$30 atau AU$300 per tahun untuk tier Advanced.

Dari sisi harga, Google Home Premium terlihat lebih murah dibanding Alexa+ untuk pengguna non-Prime. Namun, bagi pelanggan Prime, Alexa+ menjadi pilihan menarik karena gratis. Pertanyaannya, apakah peluncuran ini akan memicu kenaikan harga langganan Prime di masa mendatang?

Meski demikian, masih ada keraguan apakah pengguna akan beralih dari ChatGPT, Gemini, Claude, atau LLM lain yang sudah mereka gunakan. Beberapa pengguna di Reddit bahkan memilih kembali ke Alexa versi lama karena banyaknya iklan, gaya suara baru, atau sekadar tidak ingin melakukan upgrade.

Sebuah versi web untuk Alexa+ juga dikabarkan akan segera hadir. Amazon tampaknya serius mengembangkan ekosistem AI mereka, termasuk melalui pengembangan asisten AI yang lebih canggih. Integrasi dengan perangkat rumah pintar juga terus ditingkatkan seperti yang terlihat pada update terbaru Alexa Plus.

Namun, menjadi lebih komunikatif dan sadar konteks mungkin belum cukup untuk membuat pengguna konsisten menggunakan asisten ini. Alexa+ perlu melakukan lebih dari sekadar berbicara bahasa Australia yang fasih jika ingin mendominasi pasar Down Under. Meski AI terus berkembang dan Alexa+ tampak seperti langkah berikutnya dalam evolusi voice assistant, adopsi massal masih menjadi tantangan.

Bagi pengguna yang mengalami kendala teknis, perlu diketahui bahwa layanan ini sempat mengalami gangguan yang dilaporkan ribuan pengguna. Hal ini menjadi catatan penting bagi Amazon untuk memastikan stabilitas layanan ke depannya.

Kehadiran Alexa+ di Australia menandai babak baru persaingan voice assistant di pasar Asia-Pasifik. Dengan harga kompetitif untuk pelanggan Prime dan fitur yang lebih cerdas, Amazon berharap dapat merebut hati pengguna Australia. Namun, keberhasilan jangka panjang akan sangat bergantung pada kemampuan Alexa+ membuktikan nilai tambahnya di tengah banyaknya pilihan asisten AI yang sudah ada.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.