📑 Daftar Isi

Tampilan halaman Grokipedia yang tidak menunjukkan pembaruan sejak tiga bulan terakhir

Grokipedia Tidak Diupdate Selama 3 Bulan, Diklaim Mati

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Grokipedia, ensiklopedia AI dari xAI, tidak diperbarui sejak 24 April
  • Lawfare menganalisis 34.519 halaman dengan 225.496 rekomendasi edit tanpa satu pun diproses
  • Grokipedia memiliki 6.000.000 artikel di versi v0.2 sejak November 2025
  • Postingan terakhir Elon Musk tentang Grokipedia di X berasal dari Februari
  • xAI belum memberikan tanggapan resmi atas temuan ini
  • Pengguna Reddit dan X berspekulasi bahwa Grokipedia sudah "mati"

Telset.id – Grokipedia, ensiklopedia online berisi artikel yang dihasilkan AI dari xAI, diduga tidak lagi diperbarui sejak 24 April. Temuan ini diungkap oleh laporan dari Lawfare yang menyatakan bahwa tidak ada satu pun entri yang berubah dalam lebih dari tiga bulan terakhir.

Laporan tersebut menyebutkan, “Sejauh yang kami tahu, tidak ada entri yang berubah dalam lebih dari tiga bulan.” Kondisi ini memicu spekulasi di kalangan pengguna Reddit dan X yang mempertanyakan apakah Grokipedia sudah “mati”.

Padahal, proyek ini sempat dipromosikan oleh Elon Musk sebagai sebuah “peningkatan besar-besaran” dibandingkan Wikipedia. Grokipedia sendiri diluncurkan dalam versi v0.1 pada Oktober 2025 dengan batch awal sebanyak 885.000 artikel.

Saat ini, Grokipedia berada di versi v0.2 yang dirilis November 2025 dan telah memiliki lebih dari 6.000.000 total artikel, berdasarkan data dari grokipedia.com/live. Namun, halaman live tersebut juga menampilkan bagian berjudul “Recent changes to…” dengan pesan “No live edits available right now.”

Meskipun pengguna masih dapat menyarankan artikel untuk dicakup dan mengedit halaman individual, Lawfare menemukan bahwa halaman populer maupun tidak populer di Grokipedia tidak mengalami pembaruan. Analisis Lawfare terhadap 34.519 halaman dengan setidaknya satu saran edit dalam sampel mereka, yang berisi total 225.496 rekomendasi edit, menunjukkan tidak ada koreksi yang diterima atau ditolak dalam tiga bulan terakhir.

xAI sendiri belum memberikan tanggapan terhadap permintaan komentar. Menariknya, postingan terakhir Musk di X yang menyebut Grokipedia berasal dari Februari.

Penghentian pembaruan ini menjadi ironi mengingat ambisi awal Grokipedia untuk menjadi alternatif Wikipedia. Musk sebelumnya berjanji bahwa platform ini akan menjadi “peningkatan besar-besaran” dalam penyajian informasi. Namun, kenyataan di lapangan menunjukkan bahwa proyek ini mungkin telah ditinggalkan secara diam-diam.

Fenomena ini juga menjadi sorotan karena Musk dikenal sangat aktif dalam berbagai proyek teknologi, termasuk pengembangan AI. Padahal, dalam beberapa bulan terakhir, fokus Musk terhadap AI semakin meningkat. Dalam panggilan pendapatan Tesla, misalnya, Musk menghabiskan 50 persen waktunya untuk membahas AI.

Keputusan xAI untuk tidak lagi memperbarui Grokipedia menimbulkan pertanyaan tentang komitmen perusahaan terhadap proyek ini. Apakah ini sekadar jeda teknis atau tanda bahwa proyek tersebut memang sudah berakhir? Hingga saat ini, belum ada pernyataan resmi dari xAI mengenai masa depan Grokipedia.

Bagi pengguna yang mengandalkan Grokipedia sebagai sumber referensi, kondisi ini tentu menjadi perhatian. Informasi yang tersedia di platform tersebut mungkin sudah tidak relevan lagi karena tidak diperbarui. Sementara itu, pengguna masih bisa mengajukan saran artikel atau edit, meskipun tidak ada jaminan bahwa saran tersebut akan diproses.

Analisis Data dan Dampaknya

Temuan Lawfare memberikan gambaran yang cukup jelas tentang kondisi Grokipedia. Dari total 34.519 halaman yang dianalisis dengan 225.496 rekomendasi edit, tidak ada satu pun yang diterima atau ditolak dalam tiga bulan terakhir. Ini menunjukkan bahwa proses kurasi konten di Grokipedia benar-benar berhenti.

Angka ini cukup signifikan karena menunjukkan bahwa meskipun ada permintaan dari pengguna untuk perbaikan, tim di balik Grokipedia tidak merespons sama sekali. Padahal, salah satu keunggulan yang dijanjikan dari platform ini adalah kemampuannya untuk terus berkembang dan memperbaiki diri melalui masukan pengguna.

Perbandingan dengan Wikipedia menjadi tidak terhindarkan. Wikipedia, yang menjadi basis perbandingan Musk, justru terus diperbarui oleh ribuan kontributor di seluruh dunia setiap harinya. Sementara Grokipedia yang digadang-gadang sebagai “peningkatan besar-besaran” justru berhenti berkembang.

Keterlibatan Musk dalam proyek AI lainnya juga menjadi sorotan. Keputusan SpaceX dan xAI menggunakan GPU Nvidia secara eksklusif menunjukkan bahwa perusahaan masih serius dalam pengembangan AI secara umum. Namun, hal ini tidak serta-merta menjamin kelangsungan Grokipedia.

Di sisi lain, perkembangan AI di industri lain juga terus berjalan. Shopify yang meraup keuntungan besar dari AI search menunjukkan bahwa teknologi AI masih menjadi area yang sangat kompetitif dan terus berkembang.

Masa Depan Grokipedia yang Tidak Pasti

Dengan tidak adanya pembaruan selama tiga bulan dan tidak ada tanggapan dari xAI, masa depan Grokipedia menjadi tidak pasti. Pengguna yang selama ini mengandalkan platform tersebut mungkin perlu mencari alternatif lain untuk kebutuhan referensi mereka.

Ketiadaan komunikasi dari pihak xAI semakin memperkuat spekulasi bahwa proyek ini mungkin telah ditinggalkan. Postingan terakhir Musk di X yang menyebut Grokipedia berasal dari Februari, dan sejak saat itu tidak ada lagi pembaruan atau pengumuman resmi mengenai platform ini.

Kondisi ini juga menjadi pelajaran penting tentang risiko ketergantungan pada platform yang dikelola oleh satu entitas. Ketika sebuah platform berhenti dikembangkan, pengguna yang bergantung padanya akan kesulitan mendapatkan informasi yang akurat dan terkini.

Sementara itu, pengguna masih bisa mengakses Grokipedia dan membaca artikel-artikel yang sudah ada. Namun, mereka harus menyadari bahwa informasi tersebut mungkin sudah usang dan tidak lagi mencerminkan perkembangan terbaru. Untuk informasi yang membutuhkan akurasi tinggi, pengguna disarankan untuk memverifikasi melalui sumber lain yang lebih terpercaya dan terus diperbarui.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.