📑 Daftar Isi

Ilustrasi logo Akamai Technologies di atas latar belakang biru gelap dengan efek jaringan digital

Akamai Akuisisi LayerX USD 205 Juta untuk Keamanan AI Browser

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • Akamai Technologies akuisisi LayerX, perusahaan solusi AI usage control berbasis browser, senilai USD 205 juta (Rp 3,3 triliun)
  • Akuisisi bertujuan memperkuat keamanan AI langsung di browser, mengamankan interaksi karyawan dengan aplikasi AI generatif dan LLM
  • LayerX terintegrasi dengan browser populer tanpa mengganggu produktivitas, memberikan visibilitas real-time ke tim TI
  • Teknologi LayerX akan dikawinkan dengan portofolio Zero Trust Akamai (ZTNA, proteksi runtime AI, segmentasi workload)
  • Seluruh karyawan LayerX, termasuk pendiri Or Eshed dan David Vaisbrud, bergabung ke organisasi Zero Trust Akamai
  • Transaksi ditargetkan rampung pada kuartal ketiga 2026, dengan ARR diperkirakan USD 10 juta

Telset.id – Perusahaan infrastruktur dan keamanan siber Akamai Technologies resmi mengakuisisi LayerX, perusahaan solusi AI usage control berbasis browser dan Secure Enterprise Browser (SEB), senilai sekitar USD 205 juta atau setara Rp 3,3 triliun. Langkah strategis ini bertujuan memperkuat keamanan AI langsung di browser, menyasar celah kritis dalam interaksi karyawan dengan aplikasi kecerdasan buatan.

Akuisisi ini diumumkan pada Minggu (7/6/2026) dan menjadi salah satu langkah paling signifikan di industri keamanan siber tahun ini. Seiring meningkatnya adopsi AI generatif di perusahaan, risiko kebocoran data melalui interaksi karyawan dengan large language models (LLM) menjadi perhatian utama. Akamai merespons dengan mengintegrasikan teknologi LayerX ke dalam portofolio Zero Trust yang sudah ada.

Executive Vice President dan General Manager Security Technology Group Akamai, Mani Sundaram, menyoroti urgensi akuisisi ini. “Kontrol keamanan yang ada saat ini tidak mampu melihat bagaimana karyawan berinteraksi dengan tools AI dan membagikan informasi ke large language models. Akuisisi LayerX membantu menutup kesenjangan tersebut,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Bagaimana LayerX Mengamankan Interaksi AI?

LayerX menawarkan pendekatan unik dengan berintegrasi langsung ke browser populer yang sudah digunakan karyawan, bukan memaksa mereka beralih ke browser proprietary yang mengganggu produktivitas. Solusi ini memberikan visibilitas penuh kepada tim TI secara real-time terhadap aktivitas pengguna, termasuk pemantauan riwayat prompt yang diketik ke sistem AI dan unggahan file sensitif.

Dengan semakin masifnya penggunaan aplikasi AI generatif, SaaS AI, dan agen AI di lingkungan kerja, pendekatan keamanan berbasis browser ini menjadi krusial. Akamai mengkombinasikan teknologi LayerX dengan kemampuan Keamanan Android yang sudah ada untuk menciptakan ekosistem proteksi yang komprehensif.

CEO dan Co-Founder LayerX, Or Eshed, menambahkan, “Mengamankan penggunaan AI oleh manusia maupun agen AI telah menjadi salah satu tantangan utama dalam keamanan enterprise. Kami memberikan fondasi bagi perusahaan untuk menerapkan AI secara aman dalam skala global.”

Integrasi ke dalam Portofolio Zero Trust Akamai

Teknologi LayerX akan dikawinkan dengan portofolio Zero Trust Akamai yang sudah matang, termasuk Zero Trust Network Access (ZTNA), perlindungan runtime untuk aplikasi AI, dan segmentasi tingkat beban kerja (workload). Kombinasi ini diklaim mampu menghadirkan kontrol penggunaan AI komprehensif yang mencakup pengguna, aplikasi, dan infrastruktur perusahaan.

Tidak seperti solusi keamanan tradisional yang hanya fokus pada perimeter jaringan, pendekatan Zero Trust Akamai dengan LayerX memungkinkan perlindungan hingga ke titik penggunaan AI itu sendiri. Ini menjadi jawaban atas tantangan keamanan AI yang paling mendesak di tahun 2026.

Rincian Transaksi dan Target Penyelesaian

Akamai sepakat mengakuisisi seluruh saham LayerX dengan nilai sekitar USD 205 juta (Rp 3,3 triliun), setelah memperhitungkan penyesuaian terhadap perkiraan harga pembelian. Transaksi ini diperkirakan akan selesai pada kuartal ketiga tahun 2026, tunduk pada persyaratan penutupan umum.

Seluruh karyawan LayerX, termasuk pendirinya Or Eshed dan David Vaisbrud, akan resmi bergabung ke dalam organisasi Zero Trust Akamai. Bisnis LayerX diperkirakan akan menyumbang Pendapatan Berulang Tahunan (Annual Recurring Revenue/ARR) sekitar USD 10 juta pada akhir tahun 2026.

Dengan akuisisi ini, Akamai menunjukkan komitmennya untuk terus memperkuat lini keamanan siber di tengah pesatnya adopsi AI oleh perusahaan global. Langkah ini juga menjadi sinyal bagi industri bahwa keamanan AI berbasis browser akan menjadi fokus utama ke depan.

Bagi perusahaan yang ingin mengadopsi AI secara aman, kehadiran solusi seperti LayerX yang terintegrasi dengan platform Zero Trust Akamai bisa menjadi game changer. Ini memungkinkan perusahaan untuk tetap produktif dengan tools AI tanpa mengorbankan keamanan data sensitif.

Komentar

Belum ada komentar.