Telset.id – Telkom resmi meluncurkan AIcosystem, sebuah ekosistem kecerdasan artifisial (AI) terintegrasi yang menggabungkan seluruh kapabilitas AI di lingkungan Telkom Group. Langkah ini diambil untuk mempercepat transformasi digital Indonesia melalui kolaborasi dan inovasi berbasis AI.
Direktur Utama Telkom Dian Siswarini menegaskan bahwa AIcosystem merupakan wujud komitmen perusahaan dalam menjadikan AI sebagai fondasi transformasi digital nasional. “AI bukan hanya perkembangan teknologi masa kini, melainkan fondasi baru transformasi digital yang perlu dibangun secara kolaboratif dan berkelanjutan. Dengan AIcosystem, kami menyatukan seluruh kekuatan AI TelkomGroup agar Indonesia memiliki ekosistem AI yang solid, terintegrasi, dan mampu menciptakan dampak nyata bagi masyarakat, dunia usaha, dan daya saing bangsa,” ujar Dian di The Telkom Hub Jakarta, Kamis (4/6/2026).

AIcosystem dirancang untuk mengorkestrasi berbagai kapabilitas AI di TelkomGroup agar berjalan lebih sinergis dan terintegrasi. Ekosistem ini menyatukan berbagai portofolio, mulai dari Telkom AI Center of Excellence (AI CoE), Telkomsel AI, Neutra Compute dari NeutraDC, AI Infomedia, AI Digiserve, hingga Telkom University.
Sebagai salah satu pilar utama, Telkom AI Center of Excellence (AI CoE) berperan dalam memperkuat pengembangan AI melalui lima fokus utama: AI Campus, AI Playground, AI Connect, AI Hub, dan AI Native. Kelima pilar ini dirancang untuk mempercepat adopsi AI melalui penguatan talenta, kolaborasi lintas sektor, serta pengembangan solusi yang aplikatif. AI Campus berfokus pada kolaborasi dengan dunia akademik untuk pengembangan talenta dan riset AI. AI Playground menjadi ruang eksplorasi bagi developer dan komunitas. AI Connect mempertemukan akademisi, industri, komunitas, dan Telkom dalam ekosistem kolaboratif. AI Hub mempercepat transformasi ide menjadi solusi siap pakai, sementara AI Native mendorong implementasi AI dalam operasional internal TelkomGroup.
Baca Juga:
Sementara itu, Direktur IT Digital Telkom, Faizal Rochmad Djoemadi, menjelaskan bahwa AIcosystem memiliki pendekatan berbeda melalui konsep fullstack AI yang dibangun secara menyeluruh dari hulu ke hilir. “AIcosystem dibangun dengan pendekatan fullstack sehingga TelkomGroup tidak hanya menghadirkan solusi dalam bentuk aplikasi, tetapi juga memperkuat fondasi AI-nya melalui infrastruktur, data, model, dan platform. Pendekatan ini memungkinkan solusi yang lebih aman dengan security yang berlapis, scalable, dan relevan dengan kebutuhan bisnis maupun layanan publik di Indonesia. TelkomGroup siap mendukung seluruh adopsi dan kebutuhan solusi AI ke depan,” jelas Faizal.
Pendekatan fullstack tersebut mencakup tiga lapisan utama, yakni AI Infrastructure, AI Models & Platforms, serta AI Solutions & Applications. Infrastruktur mencakup data center, GPU, CPU, dan memory untuk mendukung komputasi AI. Pada lapisan model dan platform, Telkom mengembangkan AI platform, big data platform, data aggregator, hingga Large Language Model (LLM) berbahasa Indonesia. Sementara pada level aplikasi, berbagai solusi AI telah diimplementasikan sesuai kebutuhan industri dan layanan publik.
AI TelkomGroup juga difokuskan untuk kebutuhan enterprise dengan menekankan aspek keamanan data, tata kelola, serta integrasi dengan sistem bisnis. Sejumlah implementasi telah digunakan di berbagai sektor, termasuk pendidikan, pemerintahan, transportasi, energi dan migas, keuangan, logistik, telekomunikasi, hingga manufaktur. Berbagai use case yang telah diterapkan meliputi pricing analytics, traffic management, HR profiling analytics, AI untuk review dokumen hukum, hingga perencanaan infrastruktur berbasis AI. Di sektor pendidikan, platform Pijar milik Telkom juga memanfaatkan AI untuk membantu proses koreksi esai secara lebih cepat dan konsisten.
Selain itu, AIcosystem juga dikembangkan dengan pendekatan yang menyesuaikan konteks Indonesia, termasuk dukungan LLM Bahasa Indonesia, penguatan keamanan data, serta pemanfaatan infrastruktur dalam negeri sebagai bagian dari upaya memperkuat kedaulatan digital nasional. Melalui peluncuran AIcosystem ini, Telkom menegaskan komitmennya dalam memperkuat peran AI sebagai motor transformasi digital nasional yang memberikan dampak nyata, meningkatkan produktivitas, serta mendorong pertumbuhan nilai tambah yang berkelanjutan bagi Indonesia.
Peluncuran AIcosystem dilakukan oleh Direktur Utama Telkom Dian Siswarini, Direktur IT Digital Telkom Faizal Rochmad Djoemadi, serta Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni (UKP Muda Seni) Raffi Ahmad di Jakarta, Kamis (4/6).
Dengan hadirnya AIcosystem, Telkom menunjukkan keseriusannya dalam mengadopsi AI secara masif dan terstruktur. Langkah ini tidak hanya berdampak pada internal perusahaan, tetapi juga membuka peluang bagi berbagai sektor industri untuk mengadopsi solusi AI yang lebih aman, skalabel, dan relevan dengan kebutuhan lokal. Pendekatan fullstack yang diusung memastikan bahwa seluruh lapisan, mulai dari infrastruktur hingga aplikasi, dapat berjalan secara sinergis untuk menciptakan dampak nyata bagi transformasi digital Indonesia.
Keberadaan AIcosystem juga menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia serius dalam membangun ekosistem AI yang mandiri dan berdaulat. Dengan dukungan LLM Bahasa Indonesia dan infrastruktur dalam negeri, Telkom berupaya mengurangi ketergantungan pada teknologi asing sekaligus memperkuat daya saing bangsa di era digital. Hal ini sejalan dengan tren global di mana AI menjadi Fitur Terbaru dalam berbagai sektor, termasuk keamanan siber.
Bagi para pelaku industri dan pengamat teknologi, langkah Telkom ini patut diapresiasi karena tidak hanya berfokus pada aspek teknologi, tetapi juga pada pengembangan talenta dan kolaborasi lintas sektor. AI Campus dan AI Playground, misalnya, menjadi wadah bagi akademisi dan developer untuk berkontribusi dalam pengembangan AI di Indonesia. Sementara itu, AI Connect dan AI Hub memastikan bahwa ide-ide inovatif dapat dengan cepat diwujudkan menjadi solusi yang aplikatif.
Dari sisi bisnis, AIcosystem membuka peluang baru bagi Telkom untuk memperkuat posisinya sebagai pemimpin dalam transformasi digital di Indonesia. Dengan portofolio yang lengkap, mulai dari infrastruktur hingga solusi aplikasi, Telkom dapat menawarkan layanan AI yang terintegrasi dan siap pakai bagi berbagai sektor industri. Hal ini tentu menjadi nilai tambah yang signifikan di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat.
Namun, tantangan ke depan tetap ada. Adopsi AI di Indonesia masih memerlukan edukasi yang masif, terutama di kalangan usaha kecil dan menengah. Selain itu, isu keamanan data dan etika AI juga perlu menjadi perhatian serius. Dengan pendekatan yang menekankan keamanan berlapis dan tata kelola yang baik, AIcosystem diharapkan dapat menjadi solusi yang menjawab kekhawatiran tersebut.
Secara keseluruhan, peluncuran AIcosystem merupakan langkah strategis yang tepat di saat Indonesia sedang gencar mendorong transformasi digital. Dengan ekosistem yang solid dan terintegrasi, Telkom optimistis dapat menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan visi Indonesia Emas 2045 melalui pemanfaatan AI yang bertanggung jawab dan berkelanjutan.
Bagi masyarakat umum, kehadiran AIcosystem mungkin tidak langsung terasa, namun dampaknya akan terlihat dalam jangka panjang melalui layanan publik yang lebih efisien, produk-produk inovatif, serta peningkatan daya saing bangsa. Sementara itu, bagi para pelaku bisnis, AIcosystem menawarkan peluang untuk mengadopsi teknologi AI tanpa harus membangun dari awal, sehingga dapat lebih fokus pada pengembangan bisnis inti mereka.
Dengan segala potensi yang dimilikinya, AIcosystem layak menjadi perhatian semua pihak. Keberhasilannya tidak hanya bergantung pada Telkom semata, tetapi juga pada dukungan dari pemerintah, akademisi, industri, dan masyarakat secara keseluruhan. Kolaborasi yang kuat dan berkelanjutan menjadi kunci utama untuk memastikan bahwa AIcosystem benar-benar menjadi mesin baru yang menggerakkan transformasi digital Indonesia.
Sebagai bagian dari upaya memperkuat ekosistem digital nasional, Telkom juga terus menjalin kemitraan dengan berbagai pihak. Langkah ini sejalan dengan tren global di mana Investasi Buruk dapat dihindari dengan membangun fondasi yang kuat dan kolaboratif. AIcosystem menjadi bukti nyata bahwa Telkom serius dalam mewujudkan visi tersebut.
Ke depannya, AIcosystem diharapkan dapat terus berkembang dan beradaptasi dengan kebutuhan zaman. Dengan pendekatan yang fleksibel dan skalabel, ekosistem ini siap mendukung berbagai inovasi baru di masa depan. Telkom pun berkomitmen untuk terus meningkatkan kapabilitas AI-nya agar dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi masyarakat Indonesia.
Peluncuran AIcosystem juga menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk menunjukkan keseriusannya dalam mengadopsi teknologi AI secara masif. Dengan dukungan dari berbagai pihak, bukan tidak mungkin Indonesia akan menjadi salah satu pemain utama dalam industri AI global dalam beberapa tahun ke depan. Semua itu dimulai dari langkah kecil yang diambil hari ini, dan AIcosystem adalah salah satu langkah penting tersebut.
Dengan segala kelebihan dan potensinya, AIcosystem layak diapresiasi sebagai inovasi yang membawa angin segar bagi transformasi digital Indonesia. Kini, tinggal bagaimana ekosistem ini dapat dioptimalkan dan dimanfaatkan oleh semua pihak untuk menciptakan dampak nyata bagi kemajuan bangsa.





Komentar
Belum ada komentar.