Tom's Hardware merayakan ulang tahun ke-30 dengan seri artikel retrospektif evolusi PC hardware

Tom’s Hardware Rayakan 30 Tahun Perjalanan Jurnalisme Hardware

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Tom's Hardware merayakan ulang tahun ke-30 dengan seri artikel retrospektif evolusi PC hardware
  • Didirikan Dr. Thomas Pabst pada 1996 sebagai Tom's Roadrunner Page, lalu menjadi Tom's Hardware Guide
  • Terobosan besar saat publikasi ulasan pra-rilis Intel Pentium II yang kontroversial
  • Pabst menemukan bug Intel Pentium III yang memaksa Intel menarik prosesor dari pasar
  • Situs dijual ke Best of Media Group pada 2007, diakuisisi Future plc pada 2018
  • Komitmen pada jurnalisme independen dan benchmarking komprehensif tetap dipertahankan
  • Meluncurkan layanan Tom's Hardware Premium dengan akses database Bench

Telset.id – Tom’s Hardware, salah satu media teknologi paling berpengaruh di dunia, genap berusia 30 tahun pada 2026. Perjalanan tiga dekade ini menandai konsistensi media yang didirikan Dr. Thomas Pabst dalam menghadirkan liputan hardware yang independen dan berbasis pengujian komprehensif.

Perayaan ulang tahun ke-30 ini diumumkan langsung oleh Tom’s Hardware melalui serangkaian artikel retrospektif yang melihat kembali evolusi PC hardware dan periferal selama tiga dekade terakhir. Seri pertama yang dirilis adalah ulasan mendalam tentang evolusi CPU, menandai awal dari rangkaian konten peringatan yang akan membahas berbagai komponen PC.

Tom's Hardware turns 30

## Awal Mula dari Halaman Roadrunner

Sejarah Tom’s Hardware dimulai ketika Pabst, seorang dokter dan ahli bedah yang masih berpraktik, mulai menguji hardware di era awal revolusi PC desktop. Publikasi pertamanya hadir dengan nama Tom’s Roadrunner Page pada 1996, sebelum kemudian berevolusi menjadi Tom’s Hardware Guide pada tahun yang sama dan melambungkan merek tersebut ke puncak popularitas.

Pada masa-masa awal tersebut, Pabst fokus menguji motherboard dan CPU. Namun, ia juga mulai menguji kartu grafis dengan Nvidia Riva 128 sebagai produk pertama yang diuji, diikuti oleh 3Dfx Voodoo dan berbagai produk lainnya. Pabst bahkan menciptakan benchmark khusus yang diklaim sebagai benchmark 3D dunia nyata pertama di dunia.

Kategori-kategori fundamental tersebut masih hidup dalam liputan Tom’s Hardware hingga hari ini, menunjukkan fondasi kuat yang dibangun sejak awal.

## Momen Terobosan yang Mengubah Segalanya

Terobosan terbesar Pabst terjadi ketika ia menerbitkan ulasan pra-rilis yang tidak sah atas CPU Intel Pentium II yang diperolehnya dari rekan-rekannya di industri penerbitan. Intel tentu tidak senang dengan liputan negatif yang dihasilkan, dan perusahaan tersebut mengancam akan menarik iklan dari dua publikasi yang terlibat jika ulasan tersebut tidak dihapus.

Pertikaian ini mendapat liputan luas, bahkan masuk ke halaman New York Times dan media arus utama lainnya. Intel akhirnya mengakui penggunaan kontrak iklan untuk mengancam situs-situs tersebut dan meminta maaf. Insiden ini mendorong Tom’s Hardware yang berbasis di Jerman ke panggung internasional tepat saat CeBIT 1997 dimulai, di mana Pabst bertemu banyak kontak industri yang membantu memajukan situs tersebut.

Beberapa tahun kemudian, Pabst menemukan bug persisten pada Intel Pentium III, sebagian di antaranya dieksposnya di Linux, yang belum umum digunakan untuk benchmarking saat itu. Pabst menolak menyerahkan sampel prosesor tersebut kepada Intel, dengan alasan itu adalah satu-satunya bukti masalah yang ia miliki.

Akibat bug yang ditemukan Pabst, Intel akhirnya menarik prosesor tersebut dari pasar sampai stepping chip baru dapat dikembangkan. Intel kemudian mengecualikan Pabst dari liputan Pentium 4, yang ia anggap sebagai bentuk pembalasan lain, memicu konflik publik yang semakin memperkuat reputasi merek tersebut untuk jurnalisme independen tanpa kompromi.

Screenshot

## Evolusi dan Perkembangan Tom’s Hardware

Tom’s Hardware Guide berkembang selama 30 tahun terakhir, merambah ke kategori baru seperti networking dan liputan berita, hingga akhirnya dikenal sebagai Tom’s Hardware. Meski demikian, para pembaca veteran masih mudah dikenali karena mereka masih menyebut situs tersebut sebagai “THG”.

Pabst menjual situs tersebut pada 2007 kepada Best of Media Group dan menjabat sebagai Chairman hingga 2008. Situs saudara, Tom’s Guide, lahir pada 2007, dan Tom’s Hardware juga memiliki beberapa lisensi non-Inggris dari merek tersebut selama bertahun-tahun, dengan Tom’s Hardware France dan Tom’s Hardware Italy yang masih beroperasi hingga hari ini.

Tom’s Hardware kemudian diakuisisi oleh penerbit saat ini, Future plc, pada 2018. Akuisisi ini membawa Tom’s Hardware ke dalam ekosistem penerbitan global yang lebih besar sambil tetap mempertahankan identitas jurnalistiknya.

## Perubahan Lanskap PC Building

Cara membangun PC tentu terlihat sangat berbeda hari ini dibandingkan saat Pabst pertama kali mulai menguji hardware PC. Pada masa-masa awal PC, hal-hal seperti tuning BIOS yang ramah pengguna belum ada. Para penggemar hanya menyesuaikan jumper dan DIP switch untuk menyetel sistem mereka, membuka jalan bagi para overclocker saat ini dengan keterampilan dan tekad untuk mengeluarkan performa lebih dari sistem mereka.

Semangat itu masih hidup dalam liputan Tom’s Hardware dan komunitas penggemarnya yang dinamis. Ribuan penggemar, dari pendatang baru hingga veteran 20 tahun atau lebih (banyak yang masih ingat mengatur DIP switch dengan tangan), membantu komunitas memecahkan masalah teknologi mereka sambil memberikan wawasan dan komentar berharga tentang perkembangan terbaru di dunia teknologi.

## Komitmen pada Jurnalisme Independen

Hingga hari ini, etos Tom’s Hardware tetap sama. Media ini berusaha menghadirkan liputan teknologi terbaru yang tidak bias, didukung oleh benchmarking komprehensif untuk memperkuat kesimpulan mereka, sehingga memberikan saran pembelian terbaik bagi pembaca.

Tom’s Hardware kini mencakup seluruh komponen PC dan periferal sambil terus merambah ke area baru yang relevan bagi audiens mereka, seperti 3D printing dan produk terkait. Namun, media ini akan selalu berakar pada area inti mereka, yaitu PC dan komponen PC.

Menghadapi tantangan baru di industri penerbitan, seperti munculnya AI yang mengangkat keahlian mereka tanpa kompensasi dan seringkali tanpa atribusi, serta lanskap Google yang semakin menuntut, Tom’s Hardware bekerja keras untuk mempertahankan lintasan pertumbuhan mereka sambil mengembangkan cara-cara baru untuk melayani pembaca.

Salah satu inovasi tersebut adalah layanan Tom’s Hardware Premium, layanan berbasis langganan yang menyediakan berita, analisis, pengujian, dan fitur berformat panjang bagi pembaca yang ingin menggali lebih dalam ke area liputan inti mereka. Layanan ini juga mencakup akses ke database Bench yang menyediakan benchmark terkini dari hardware PC terbaru dalam format yang mudah dibandingkan.

Paul Alcorn

Paul Alcorn, Editor-in-Chief Tom’s Hardware US, menegaskan bahwa lanskap silikon, perangkat lunak, dan penerbitan telah berubah dramatis selama tiga dekade terakhir. Namun, tujuan mereka tidak bergeser, dan banyak tradisi lama yang masih dipertahankan.

Perjalanan 30 tahun Tom’s Hardware menjadi bukti bahwa jurnalisme teknologi yang independen dan berbasis pengujian tetap relevan di tengah perubahan industri yang cepat. Komitmen pada fakta dan data menjadi fondasi yang menjaga kepercayaan pembaca selama tiga dekade, sekaligus menjadi modal untuk menghadapi tantangan di masa depan.

Dengan semangat yang sama, Tom’s Hardware mengajak pembaca untuk bergabung dalam 30 tahun berikutnya, melanjutkan tradisi jurnalisme hardware yang independen dan berbasis pengujian komprehensif. Perayaan ulang tahun ini bukan sekadar refleksi masa lalu, tetapi juga komitmen untuk terus melayani komunitas penggemar hardware dengan liputan yang akurat dan dapat diandalkan.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.