Dua pemutar audio digital Sony Walkman NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3 dengan bodi metalik premium

Sony Jual Dua Walkman Premium, Sorotan Justru Lari ke Headphone Retro

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Sony memasarkan Walkman NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3, diumumkan pertengahan Oktober
  • NW-WM1ZM3 sold out, dijual 5.899 dolar AS; NW-WM1AM3 mulai 27 November seharga 2.999 dolar AS
  • Keduanya punya layar 5,5 inci, daya 35 jam, storage 256GB, dual headphone jack
  • NW-WM1ZM3 pakai oxygen-free copper, sekrup emas, kabel Kimber Kable
  • Teaser headphone retro 5 November justru lebih menarik perhatian publik

Telset.id – Sony resmi memasarkan dua pemutar audio digital Walkman terbaru, NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3, namun perhatian publik justru bergeser ke perangkat lain yang belum diluncurkan. Kedua pemutar hi-res ini diumumkan pada pertengahan Oktober dan dijadwalkan mulai dijual pada November di sebagian besar wilayah, sementara pasar Amerika Serikat baru menerima keduanya pada Januari.

Berdasarkan pengecekan di situs resmi Sony, NW-WM1AM3 dijadwalkan mulai dijual pada 27 November atau bertepatan dengan Black Friday. Sementara itu, NW-WM1ZM3 yang merupakan model termahal sudah tercatat sold out. Kondisi ini menunjukkan bahwa kehadiran kembali lini Walkman masih diminati pasar meski banderolnya tidak murah.

Harga kedua perangkat ini terpaut cukup jauh. NW-WM1ZM3 dibanderol 5.899 dolar AS atau 4.299 poundsterling atau 6.499 dolar Australia. Adapun NW-WM1AM3 dijual mulai 2.999 dolar AS atau 2.099 poundsterling atau 3.999 dolar Australia. Selisih harga itu tidak lepas dari perbedaan material dan konstruksi yang digunakan Sony pada model termahal.

Daya tarik utama NW-WM1ZM3 terletak pada sisi build. Sony menggunakan material seperti oxygen-free copper untuk konduksi terbaik, sekrup berlapis emas, serta pengkabelan yang dikerjakan oleh brand bernama Kimber Kable yang fokus pada kabel untuk produk audio. Di luar perbedaan material tersebut, karakter suara NW-WM1ZM3 disebut mirip dengan NW-WM1AM3.

Dari sisi spesifikasi, kedua perangkat berbagi banyak kesamaan. Keduanya merupakan pemutar audio digital dengan layar 5,5 inci, daya tahan mendengarkan hingga 35 jam, dukungan mendengarkan musik lewat Wi-Fi maupun dari penyimpanan internal, serta penggunaan Sony DSD Remastering Engine untuk meng-upscale audio PCM. Keduanya juga memiliki dual headphone jack dan penyimpanan internal 256GB yang masih bisa diperluas dengan kartu SD.

Dengan kombinasi tersebut, NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3 diposisikan sebagai pemutar audio digital premium bagi pengguna yang mengutamakan kualitas musik. Namun, di media sosial, kedua perangkat ini justru tertutup oleh teaser produk Walkman lain yang belum resmi diperkenalkan.

Sony melalui akun media sosialnya mulai menampilkan teaser perangkat Walkman baru yang dijadwalkan diumumkan pada 5 November. Unggahan tersebut memperlihatkan siluet perangkat dengan skema warna yang mengingatkan pada produk Walkman generasi awal. Publik pun cukup yakin bahwa yang akan diperkenalkan adalah sepasang headphone Walkman baru, seperti MDR-3 klasik yang hadir bersama Walkman TPS-L2 generasi pertama pada 1979.

Teaser ini muncul di tengah kembalinya tren audio wired dan perangkat audio retro. Sony terlihat memanfaatkan sisi nostalgia tersebut untuk menarik perhatian. Meski demikian, belum ada kepastian resmi mengenai bentuk akhir produk yang akan diumumkan, dan Sony baru akan membuka informasinya lebih lanjut pada tanggal tersebut.

Pertanyaan yang kemudian muncul adalah apakah Sony akan menghadirkan kembali MDR-3, atau memperkenalkan MDR-3 sekaligus merilis produk Walkman lain. Dalam beberapa waktu terakhir, pasar memang terus melihat kehadiran pemutar kaset dan pemutar CD baru seiring tren audio retro. Walkman sendiri masih menjadi nama paling dikenal di segmen pemutar audio portabel, sehingga posisi Sony dinilai paling siap memanfaatkan tren ini.

Terlepas dari teaser tersebut, langkah Sony memasarkan NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3 tetap menjadi bagian dari upaya menjaga lini Walkman di segmen audio digital hi-res. Kedua model ini menyasar pengguna yang menilai konstruksi dan kualitas pemutaran sebagai faktor utama. Namun, atensi pasar yang lebih besar terhadap produk yang belum diluncurkan menunjukkan bahwa daya tarik nostalgia masih kuat di segmen audio portabel.

Bagi konsumen yang memantau lini audio Sony secara lebih luas, dinamika ini juga tercermin dari berbagai langkah perusahaan di segmen lain, seperti yang terlihat pada Sony Network Communications dan pengembangan sensor pada vivo X500 Ultra. Sementara itu, keputusan strategis Sony di segmen perangkat lain sempat menjadi sorotan lewat pandangan Ken Kutaragi terkait produksi cakram fisik.

FiiO M11S digital audio player

Sebagai gambaran pasar pemutar audio, sejumlah pemutar hi-res dari brand lain juga menjadi pembanding bagi pengguna yang mencari perangkat sesuai anggaran. Pilihan pemutar audio digital dengan spesifikasi berbeda banyak tersedia, mulai dari model yang menyasar pengguna pemula hingga perangkat kelas atas dengan harga setara smartphone premium.

Sony sendiri belum mengungkap detail lebih jauh mengenai produk yang akan diumumkan pada 5 November. Yang jelas, hingga saat itu tiba, NW-WM1AM3 dan NW-WM1ZM3 sudah lebih dulu menjadi wajah baru lini Walkman di segmen pemutar audio digital premium, dengan NW-WM1ZM3 yang telah sold out dan NW-WM1AM3 yang menyusul pada 27 November.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.