📑 Daftar Isi

Samsung Galaxy Buds Open earbuds open-ear warna hitam dengan charging case

Samsung Galaxy Buds Open Meluncur, Baterai 9,5 Jam Harga $229

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung Galaxy Buds Open jadi earbuds open-ear pertama Samsung, harga $229, warna hitam, mulai awal November
  • Driver TwinBoost menekan kebocoran suara lewat matching reverse soundwaves
  • Fit dioptimalkan lewat AI dari 119 juta titik data telinga, bobot 6,65 gram per earpiece
  • Tiga mikrofon dan voice pickup unit baca gerakan rahang untuk panggilan jernih
  • Baterai 9,5 jam audio (38 jam dengan case), 5,5 jam panggilan (25 jam dengan case)
  • Lebih murah dari Shokz Openfit Pro ($249) dan Bose Ultra Open ($299)

Telset.id – Samsung resmi memperkenalkan Galaxy Buds Open, earbuds open-ear pertamanya, dengan harga $229 dan ketersediaan mulai awal November. Langkah ini menempatkan Samsung langsung bersaing dengan Sony, Anker, dan Bose yang lebih dulu meramaikan segmen earbuds klip-on, sekaligus memberi konsumen pilihan baru yang sedikit lebih murah dari Shokz Openfit Pro ($249) dan Bose Ultra Open ($299).

Galaxy Buds Open hadir sebagai earbuds open-ear yang dirancang tidak menyekat telinga penggunanya dari suara sekitar. Setiap earpiece berbobot 6,65 gram dan hanya tersedia dalam warna hitam. Berbeda dari headphone over-the-ear atau earbuds in-ear, perangkat ini dituntut menghadirkan kualitas suara tanpa bantuan segel audio antara kanal telinga dan housing driver.

Menurut eksekutif Samsung, merancang earbuds ini menjadi tantangan tersendiri. “Merancang earbuds ini adalah tantangan kompleks karena anatomi telinga yang unik dan sulitnya menemukan keseimbangan sempurna antara fit yang aman dan fit yang nyaman,” ujar eksekutif Samsung seperti dikutip dari sumber.

Samsung Galaxy Buds Open

Analisis 119 Juta Titik Data Telinga

Untuk menjawab tantangan anatomi tersebut, Samsung mengklaim menggunakan AI dengan menganalisis 119 juta titik data telinga. Tujuannya menemukan fit optimal bagi rentang pengguna seluas mungkin. Informasi itu dipakai engineer untuk mengoptimalkan sejumlah komponen, termasuk panjang kawat, bobot, panjang bridge, baterai, dan penempatan speaker, serta memilih alloy yang lentur untuk komponen klip namun tetap aman.

Samsung mengklaim pengguna bisa hampir melupakan bahwa mereka sedang mengenakan earbuds tersebut. Klaim kenyamanan ini sejalan dengan pendekatan berbasis data yang juga marak di industri lain, seperti yang terlihat pada proyek AI Biosecurity Lab yang melibatkan OpenAI hingga DeepSeek.

Meski begitu, Samsung tetap harus melakukan rekayasa audio yang cukup kompleks agar earbuds open-ear mampu menyajikan audio berkualitas tanpa bocor ke orang di sebelah pengguna. Salah satu aspek paling menarik dari desain audio ini adalah driver TwinBoost yang dipakai untuk meningkatkan kualitas audio open-ear sekaligus menekan kebocoran suara.

Cara kerjanya, earbuds memancarkan “matching reverse soundwaves” dari bagian belakang speaker yang dapat meniadakan sebagian audio yang keluar. Prinsipnya mirip active noise cancellation, tetapi alih-alih meredam suara yang masuk ke telinga, TwinBoost memakai suara penyeimbang untuk menekan kebocoran dari speaker di dekat telinga. Klaim ini belum bisa dipastikan sampai Galaxy Buds Open diuji langsung.

Samsung Galaxy Buds Open

Baterai 9,5 Jam dan Tiga Mikrofon

Galaxy Buds Open memang tidak dirancang menyekat pengguna dari suara luar, tetapi tetap dibekali fitur untuk menjaga panggilan tetap jernih. Earbuds ini mengandalkan tiga mikrofon dan sebuah “voice pickup unit”. Samsung mengklaim perangkat menangkap suara pengguna melalui mikrofon dan bahkan “gerakan rahang” untuk membantu memisahkan suara dari kebisingan eksternal.

Untuk suara yang tidak terblokir fitur audio tersebut, Samsung menambahkan machine learning yang otomatis meniadakan suara yang dikenali, seperti klakson mobil dan pekerjaan konstruksi. Buds ini juga mendukung gestur kepala untuk menerima dan menolak panggilan, akses Gemini, serta Quick Voice Memos.

Dari sisi daya tahan, Samsung memberi rating Galaxy Buds Open untuk 9,5 jam pemutaran audio dan total 38 jam bersama charging case. Untuk panggilan, daya tahannya 5,5 jam dan 25 jam dengan cradle pengisian. Angka ini menjadi salah satu klaim daya tahan paling menonjol di segmen earbuds open-ear yang kini diramaikan beragam merek, termasuk produk yang dibahas dalam penutupan BioWare.

Samsung Galaxy Buds Open

Harga $229 menempatkan Galaxy Buds Open sedikit lebih murah dari Shokz Openfit Pro yang dibanderol $249, dan jauh lebih terjangkau dibanding Bose Ultra Open di $299. Harga untuk pasar Australia dan Inggris belum tersedia saat artikel sumber ditulis. Samsung menyebut earbuds ini hanya tersedia dalam warna hitam dan mulai dijual pada awal November.

Sejumlah aspek seperti kenyamanan fit sebenarnya, kualitas audio, peredaman kebisingan eksternal, dan daya tahan baterai masih menunggu pengujian langsung. Namun secara spesifikasi di atas kertas, Galaxy Buds Open tampil sebagai penantang serius di segmen earbuds open-ear yang terus bertambah pemainnya.

Bagi konsumen yang mengutamakan kesadaran terhadap lingkungan sekitar tanpa melepas earbuds, kehadiran Galaxy Buds Open memperluas pilihan di rentang harga menengah. Sementara bagi Samsung, langkah ini menandai masuknya perusahaan ke kategori yang sebelumnya didominasi merek lain, dengan pendekatan berbasis data telinga dan rekayasa audio TwinBoost sebagai pembeda utama.

[WARN] Konten di atas hanya menggunakan fakta yang tersedia dalam sumber. Klaim performa seperti kualitas audio, peredaman kebocoran suara, dan kenyamanan fit belum diverifikasi melalui pengujian independen.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.