📑 Daftar Isi

Tampilan keyboard iPhone yang tidak menampilkan saran autocomplete untuk frasa tertentu

iOS Punya “Gray List”, Autocomplete iPhone Tak Selalu Netral

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:
  • iOS menyimpan "gray list" berisi 100.000+ kata dan frasa yang tak muncul di autocomplete iPhone
  • Frasa seperti "sleepy Joe" dan "Tibetan independence" tak bisa diketik lewat swipe-to-type
  • Temuan peneliti Derek Kauffman, dilaporkan Reuters dan diverifikasi engineer independen
  • Apple tak berkomentar langsung, tapi akui keyboard dirancang hindari saran tak pantas
  • EFF dan peneliti dorong transparansi serta opsi kustomisasi untuk pengguna

Telset.id – Pengguna iPhone yang kesulitan mengetik sejumlah frasa tertentu kini mendapat penjelasan: iOS menyimpan daftar tersembunyi berisi kata dan frasa yang tidak akan muncul di saran auto-complete maupun swipe-to-type. Temuan ini menyoroti bahwa autocomplete iPhone tidak sepenuhnya netral, dan daftar tersebut diperkirakan memuat lebih dari 100.000 entri.

Daftar yang disebut sebagai “gray list” ini ditemukan oleh peneliti bernama Derek Kauffman dan diberitakan oleh Reuters, lalu diverifikasi oleh seorang insinyur keamanan siber independen. Menurut laporan yang sama, sejumlah frasa seperti “sleepy Joe”, “dictator Trump”, dan “Tibetan independence” tidak mendapatkan saran auto-complete dan tidak bisa diketik lewat swipe-to-type di iPhone.

Yang perlu dipahami, tidak ada masalah sama sekali untuk mengetik frasa-frasa tersebut secara manual dan memasukkannya ke dalam pesan apa pun. Persoalannya, iOS tidak akan berusaha melengkapi frasa itu seperti pada kata dan frasa lain, atau membiarkannya diketik melalui gerakan swipe. Inilah yang membuat pengalaman mengetik terasa berbeda bagi sebagian pengguna.

Daftar Kata yang Tidak Disarankan iOS

Selain tiga frasa di atas, The Guardian melaporkan sejumlah entri lain dalam gray list, antara lain “NSA spies”, “question your sexuality”, dan bahkan “Australia is a very bad place”. Referensi terkait penggunaan narkoba juga tampak tidak tersedia melalui auto-complete maupun swipe typing. Daftar ini disebut sebagai salah satu contoh bagaimana daftar kata terlarang disimpan di dalam sistem operasi Apple.

The iPhone keyboard

Apple sendiri tidak berkomentar langsung soal daftar tersebut dalam surel yang dikirim ke Reuters. Namun, Apple mengakui bahwa keyboard iPhone dirancang untuk menghindari pemberian saran yang mungkin tidak pantas atau menyinggung. Pengakuan ini menjadi satu-satunya pernyataan resmi yang dikutip dalam laporan tersebut.

Isu ini bukan yang pertama kali muncul. Sebelumnya, pada tahun lalu sempat terjadi keributan ketika iPhone mengubah kata “Trump” menjadi “racist” saat fitur dikte digunakan. Penyebab pastinya tidak pernah jelas, tetapi dengan otomatisasi berbasis AI, persoalan semacam ini bisa saja muncul. Kasus tersebut menunjukkan bahwa perilaku keyboard iPhone memang pernah menjadi sorotan publik.

Dorongan Transparansi untuk Apple

David Greene dari Electronic Frontier Foundation mengatakan kepada Reuters bahwa ia bisa memahami pemikiran di balik adanya gray list untuk keyboard iOS. Meski begitu, menurutnya hal ini “sesuatu yang harus benar-benar diketahui pengguna dan mereka harus punya kemampuan untuk menyesuaikannya”. Pernyataan itu menyoroti pentingnya kontrol pengguna atas perilaku keyboard perangkat mereka.

iOS 26 presented at Apple's Worldwide Developers Conference (WWDC) in June 2025.

Bagi Kauffman, transparansi dari Apple tentang apa yang sebenarnya terjadi dan alasannya juga akan sangat diharapkan. Ia menyebut praktik ini sebagai “bentuk penyensoran yang sangat ringan”. Namun, ia menambahkan bahwa pada skala yang dioperasikan Apple, “hanya dibutuhkan sentuhan ringan untuk menimbulkan dampak besar”.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa persoalan gray list bukan sekadar soal saran kata di keyboard. Skala operasi Apple membuat kebijakan yang tampak kecil bisa berdampak luas bagi pengalaman pengguna. Sampai saat ini, belum ada keterangan lebih lanjut dari Apple mengenai rincian maupun mekanisme daftar tersebut.

Girl typing something on mobile phone

Bagi pengguna yang ingin memahami lebih jauh soal bagaimana iOS mengelola penyimpanan dan sistemnya, sejumlah panduan teknis tersedia, termasuk cara mengatasi system data iPhone yang membengkak. Sementara itu, dinamika kebijakan Apple di perangkat iPhone juga terus menjadi perhatian, seperti rencana penggabungan tombol iPhone pada model 2027 mendatang.

Hingga berita ini ditulis, belum ada informasi resmi mengenai apakah pengguna bisa menyesuaikan atau melihat isi gray list tersebut. Yang jelas, temuan Kauffman dan pernyataan Apple ke Reuters memberi gambaran bahwa keyboard iPhone memiliki mekanisme internal yang tidak selalu terlihat oleh pengguna. Untuk saat ini, frasa-frasa dalam daftar tersebut tetap bisa diketik secara manual, hanya saja tanpa bantuan saran otomatis atau swipe.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.