Telset.id – GFiber bersiap menghadirkan Wi-Fi 8 Premium Gateway bagi pelanggan layanan 20 Gig. Perangkat ini diumumkan bersama Qualcomm dan Gemtek, dan akan menjadi salah satu gateway Wi-Fi 8 pertama di pasar layanan internet rumahan. Spesifikasi Wi-Fi 8 (802.111bn) sendiri belum diratifikasi oleh IEEE, namun produsen perangkat mulai bergerak lebih awal menyiapkan perangkat keras pendukungnya.
Pengumuman ini menandai langkah GFiber menyiapkan infrastruktur jaringan generasi berikutnya bagi pelanggan dengan kebutuhan bandwidth tinggi, meski standar resminya belum final. Langkah tersebut sejalan dengan pergerakan produsen lain yang mulai menawarkan perangkat Wi-Fi 8 lebih awal, termasuk TP-Link yang membuka preorder router Wi-Fi 8 konsumen pertama pada akhir bulan lalu.
GFiber Wi-Fi 8 Premium Gateway akan menggunakan Qualcomm Dragonwing NPro A8 Elite Platform. Qualcomm selama ini dikenal sebagai pemasok chipset yang menopang konektivitas Wi-Fi untuk berbagai perangkat, mulai dari smartphone, laptop, router nirkabel, hingga adapter klien pendamping. Platform Dragonwing NPro A8 Elite Platform menggabungkan CPU penta-core dan NPU untuk mengoptimalkan performa perangkat yang terhubung.

Menurut Gautam Sheoran, SVP and GM for Connectivity, Broadband, and Networking di Qualcomm, platform ini “bringing together premium Wi-Fi 8 connectivity, high-performance networking, and native edge AI in a single architecture.” Ia menambahkan bahwa dengan open agentic AI framework, platform ini menyediakan fondasi yang fleksibel untuk men-deploy, menyesuaikan, dan menskalakan agentic AI langsung di gateway.
Jika Qualcomm menyediakan chipset di dalam perangkat, Gemtek yang akan memproduksi gateway tersebut. Menurut GFiber, pelanggan yang saat ini berlangganan layanan 20 Gig berbasis 25G-PON akan menjadi kelompok pertama yang mendapatkan akses ke gateway ini. Pelanggan tersebut kini menggunakan gateway Actiontec Wi-Fi 7 dan akan di-upgrade ke Wi-Fi 8 Premium Gateway setelah proses sertifikasi selesai.
Baca Juga:
Layanan 20 Gig sendiri dibanderol $250 per bulan dan hanya tersedia di sejumlah pasar tertentu di Amerika Serikat. Rollout upgrade ke Wi-Fi 8 Premium Gateway dijadwalkan mulai pada 2027. Belum ada gambar resmi dari perangkat tersebut, namun disebutkan hadir dengan “new aesthetic design” yang mendorong pelanggan menempatkannya di posisi depan dan tengah di rumah, tempat propagasi sinyal paling baik, alih-alih disembunyikan di lemari atau sudut jauh.
Meski banyak warga Amerika Serikat memiliki akses ke layanan fiber 1 Gig, 2 Gig, dan 8 Gig (dalam skala lebih kecil), koneksi 20 Gig masih tergolong langka. Namun hal itu tidak menghentikan penyedia seperti GFiber untuk terus melaju. Perusahaan mencatat layanan 50 Gig yang berbasis teknologi 50G-PON akan memulai uji coba residensial pada musim semi tahun depan dan akan didukung penuh oleh Wi-Fi 8 Premium Gateway.
Langkah GFiber ini menunjukkan bahwa adopsi Wi-Fi 8 bergerak lebih cepat dari proses ratifikasi standarnya. Bagi pelanggan 20 Gig, upgrade perangkat menjadi bagian dari persiapan menuju layanan 50 Gig yang akan diuji coba pada 2026. Keterlibatan Qualcomm dan Gemtek dalam proyek ini juga menegaskan posisi Qualcomm sebagai pemasok chipset yang menyentuh hampir seluruh lapisan ekosistem konektivitas nirkabel.
Bagi pasar Indonesia, dinamika ini menjadi sinyal bahwa perangkat Wi-Fi 8 akan mulai masuk ke berbagai lini produk dalam beberapa tahun ke depan, seiring Qualcomm membawa lini chipset terbarunya ke berbagai wilayah. Pengumuman GFiber, Qualcomm, dan Gemtek ini menegaskan satu hal: persiapan perangkat Wi-Fi 8 sudah berjalan sebelum standarnya resmi disahkan.
[ META_DESCRIPTION]
GFiber, Qualcomm, dan Gemtek umumkan Wi-Fi 8 Premium Gateway untuk pelanggan 20 Gig. Upgrade perangkat dijadwalkan mulai 2027.





Komentar
Belum ada komentar.