📑 Daftar Isi

Framework Laptop 13 Pro dengan memori LPCAMM2 yang harganya baru saja diturunkan

Framework Turunkan Harga RAM Laptop 13 Pro, Beri Refund untuk Preorder Lama

Penulis:Ida Farida
Terbit:
Diperbarui:
⏱️5 menit membaca
Bagikan:
  • Framework menurunkan harga memori LPCAMM2 32GB dan 64GB untuk Laptop 13 Pro
  • Penurunan harga berlaku surut untuk pesanan yang sudah dikirim dengan refund otomatis
  • Pre-order hingga Batch 10 juga mendapatkan penyesuaian harga lebih rendah
  • Harga baru masih di atas baseline awal namun lebih rendah dari harga Juli 2025
  • Ketersediaan modul dengan harga baru terbatas dan bersifat first-come first-serve
  • Memori LPCAMM2 hanya untuk varian Intel Core Ultra Series 3, varian AMD pakai SO-DIMM
  • CEO Nirav Patel konfirmasi penurunan harga untuk pesanan terkirim dan pre-order berjalan
  • Pelanggan bisa upgrade RAM via halaman ringkasan pesanan atau formulir kontak

Telset.id – Framework secara resmi menurunkan harga memori LPCAMM2 untuk laptop Framework Laptop 13 Pro setelah sebelumnya sempat menaikkan harga hampir dua kali lipat pada Juli lalu. Penurunan harga ini bahkan berlaku surut untuk pesanan yang sudah dikirim ke pelanggan.

Keputusan ini diumumkan langsung oleh perusahaan melalui media sosial dan pembaruan di blog resmi mereka. Framework menyebut bahwa mereka berhasil mendapatkan sumber pasokan baru dengan biaya yang lebih rendah. Dalam unggahan di akun X resminya, perusahaan menyampaikan kabar positif terkait harga LPCAMM2 yang kini bisa diturunkan.

“Kami memiliki pembaruan positif hari ini tentang harga LPCAMM2! Kami berhasil mendapatkan pasokan terbatas dengan biaya lebih rendah, dan secara surut menurunkan harga untuk pesanan yang dikirim dengan harga lebih tinggi, serta menawarkan harga lebih rendah untuk pesanan hingga Batch 10,” demikian pernyataan Framework.

Pembaruan lebih lanjut yang dimuat di blog perusahaan menjelaskan bahwa tim Supply Chain Framework telah bekerja terus-menerus untuk mencari pasokan tambahan dengan harga yang lebih baik. Penurunan harga ini terjadi karena perusahaan berhasil mengamankan “jumlah terbatas” modul memori LPCAMM2 Micron 32GB dan 64GB dengan “biaya lebih rendah”.

Framework menegaskan komitmennya untuk meneruskan penghematan kepada pelanggan. “Kami berkomitmen untuk meneruskan penghematan kapan pun kami bisa,” tulis perusahaan dalam penjelasannya.

Detail Penurunan Harga dan Cakupan Pelanggan

Penurunan harga ini diterapkan untuk pesanan yang sudah dikirim maupun sebagian pesanan pre-order yang masih berjalan. Hal ini disampaikan langsung oleh Chief Executive Framework, Nirav Patel. Kebijakan ini jelas memperbaiki situasi konsumen dibandingkan pembaruan harga sebelumnya pada 22 Juli, yang sempat membuat Framework hampir melipatgandakan harga memori LPCAMM2 32GB dan 64GB di Laptop 13 Pro.

Meski demikian, Framework mengakui bahwa harga baru ini “masih di atas baseline awal pre-order”, namun lebih rendah dibandingkan pembaruan biaya terakhir yang mendorong harga saat ini untuk pre-order baru. Artinya, konsumen yang terkena kenaikan harga sebelumnya kini mendapat keringanan meski belum kembali ke level harga awal.

Memori LPCAMM2 sendiri tersedia untuk versi Framework laptop dengan prosesor Intel Core Ultra Series 3. Sementara model lain, seperti yang menggunakan CPU AMD Ryzen AI 300, masih memakai modul SO-DIMM sebagai gantinya.

Perlu dicatat, kebijakan harga baru ini diperkirakan tidak akan bertahan lama. Framework menyebut hanya ada jumlah terbatas modul baru yang didapat dengan biaya lebih rendah. Modul-modul ini tersedia secara “first-come, first-serve” untuk pelanggan hingga Batch 10. Jika perusahaan berhasil mendapatkan pasokan tambahan, maka akan dibuka untuk batch berikutnya dan kemudian untuk pre-order baru.

Refund Otomatis dan Opsi Upgrade untuk Pelanggan

Bagi pelanggan yang pesanannya sudah dikirim dan membayar dengan harga lebih tinggi, Framework akan secara otomatis mengembalikan selisih harga. Sementara itu, pre-order yang masih berjalan hingga Batch 10 juga telah disesuaikan untuk mencerminkan harga yang lebih baik.

Pelanggan yang masih menunggu pre-order dan ingin mengubah kapasitas RAM yang dipesan untuk memanfaatkan harga lebih rendah kini bisa melakukannya melalui halaman ringkasan pesanan. Framework juga menyediakan panduan di Help Center jika pelanggan mengalami kendala saat melakukan perubahan.

Bagi pemilik Framework 13 Pro edisi DIY Edition yang sudah dikirim dan ingin beralih ke modul LPCAMM2 32GB atau 64GB dengan harga lebih rendah, tersedia formulir kontak untuk mengatur proses penukaran. Langkah ini menunjukkan upaya Framework untuk memastikan semua pelanggan yang terdampak bisa mendapatkan manfaat dari penurunan harga tersebut.

Kebijakan Framework ini sejalan dengan komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan produk modular yang mudah di-upgrade penggunanya. Sebelumnya, Framework juga sempat membuat gebrakan dengan menangani insiden kebocoran data pelanggan yang sempat menjadi sorotan. Perusahaan juga terus memperluas lini produknya untuk menjangkau lebih banyak pengguna.

Dengan adanya penurunan harga ini, pelanggan yang sempat terdampak kenaikan harga di bulan Juli kini bisa bernapas lega. Meski harga belum kembali ke level awal, kebijakan refund otomatis dan penyesuaian pre-order menunjukkan bahwa Framework berusaha menjaga kepercayaan konsumen di tengah fluktuasi harga komponen global.

Bagi konsumen yang sedang mempertimbangkan membeli Framework Laptop 13 Pro dengan memori 32GB atau 64GB, waktu ini bisa menjadi momen yang tepat sebelum stok dengan harga lebih rendah habis. Pasalnya, ketersediaan modul dengan harga baru ini terbatas dan hanya berlaku untuk pesanan hingga Batch 10.

Kebijakan penetapan harga yang fluktuatif ini memang menjadi tantangan tersendiri di industri komponen PC. Namun, pendekatan Framework yang transparan dengan mengumumkan alasan di balik setiap perubahan harga patut diapresiasi. Perusahaan secara terbuka menjelaskan bahwa tim Supply Chain terus bekerja untuk mendapatkan harga terbaik.

Keputusan untuk meneruskan penghematan biaya kepada pelanggan juga menjadi pembeda bagi Framework di tengah kompetisi pasar laptop modular yang semakin ketat. Sementara itu, pengguna juga perlu mempertimbangkan bahwa memori LPCAMM2 hanya tersedia untuk varian Intel, sementara varian AMD masih menggunakan SO-DIMM konvensional.

Dengan terus berkembangnya ekosistem laptop modular, Framework menunjukkan bahwa fleksibilitas dan keterbukaan informasi menjadi nilai jual utama. Kebijakan harga yang adaptif terhadap kondisi pasar, disertai kompensasi bagi pelanggan yang terdampak, menjadi contoh bagaimana produsen perangkat keras seharusnya memperlakukan konsumennya.

Keputusan Framework untuk menurunkan harga ini juga menjadi angin segar bagi pengguna yang sempat mengeluhkan lonjakan harga di pertengahan tahun. Meski ketersediaan terbatas, setidaknya ada opsi bagi mereka yang membutuhkan kapasitas memori besar tanpa harus membayar harga yang melambung tinggi.

Bagi yang tertarik memanfaatkan penawaran ini, disarankan untuk segera memeriksa status pesanan atau melakukan pre-order baru sebelum stok dengan harga lebih rendah habis. Framework juga membuka jalur komunikasi melalui Help Center dan formulir kontak bagi pelanggan yang membutuhkan bantuan terkait proses penyesuaian harga.

Langkah Framework ini sekaligus menjadi pelajaran bahwa harga komponen PC bisa sangat fluktuatif. Konsumen yang sedang merencanakan upgrade atau pembelian laptop baru sebaiknya memantau perkembangan harga secara berkala dan memanfaatkan momen ketika harga sedang turun seperti sekarang.

[CONTENT_END]

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.