Telset.id – ExpressVPN resmi memperluas jaringan server globalnya menjadi 214 “app-selectable locations” di 113 negara. Ekspansi ini merupakan cakupan terluas yang pernah dimiliki layanan VPN tersebut, menghadirkan titik koneksi baru di Eropa, Afrika, Timur Tengah, dan Amerika Utara.
Penambahan ini mencakup kota-kota seperti Nuuk, Lagos, Doha, Valencia, dan Manchester. Bagi pengguna layanan VPN populer ini, lebih banyak lokasi berarti kontrol yang lebih presisi terhadap asal koneksi terenkripsi. Hal ini berdampak langsung pada latensi dan akses ke layanan atau konten lokal.
Ekspansi ini melanjutkan peluncuran ExpressVPN sebelumnya di seluruh 50 negara bagian AS. Pendekatan “lokal pertama” tersebut kini diterapkan secara global.
Detail Ekspansi dan Metodologi Penghitungan
Angka 214 lokasi yang diklaim ExpressVPN perlu dicermati. Perusahaan menghitung beberapa titik koneksi dalam kota yang sama – misalnya Toronto 1 dan Toronto 2 – sebagai lokasi terpisah. Menurut penghitungan internal, jaringan ExpressVPN sebenarnya mendekati 196 lokasi unik. Kedua angka tersebut sama-sama valid, namun mengukur hal yang berbeda.
Berdasarkan negara, ExpressVPN tumbuh dari 108 menjadi 113 negara – bertambah 5. Berdasarkan lokasi unik, dari 188 menjadi 196 – bertambah 8. Selisih dengan klaim 214 terletak pada metodologi: ExpressVPN menghitung beberapa titik koneksi dalam satu kota sebagai “app-selectable locations” yang berbeda.
Namun, tambahan paling signifikan adalah yang tidak banyak disorot ExpressVPN: China. Layanan ini kini menawarkan IP address China, meskipun server fisiknya berada di Singapura. ExpressVPN secara transparan mencantumkan pengaturan ini di halaman virtual server locations.
Bagi pengguna yang membutuhkan IP China untuk bekerja, perjalanan, atau mengakses layanan lokal, ini adalah tambahan yang sangat berguna. Ini juga menjadi nilai jual dibandingkan pesaing besar seperti NordVPN dan Surfshark yang tidak menawarkan lokasi di China. Untuk informasi lebih lanjut tentang keamanan VPN, baca artikel kami tentang audit keamanan ExpressVPN.
Perbandingan dengan Kompetitor
Dalam hal jumlah negara – metrik terpenting bagi sebagian besar pengguna – ExpressVPN dengan 113 negara berada di belakang NordVPN (149 negara) dan Proton VPN (148 negara). Namun, hanya dua penyedia reputabel ini yang menawarkan jangkauan lebih luas, dan finis ketiga dalam persaingan ini bukanlah hasil yang memalukan.
Kesenjangan menyempit jika mempertimbangkan kedalaman lokasi: ExpressVPN dengan 196 lokasi unik tertinggal dari NordVPN (224) dan unggul tipis dari Proton VPN (193). Angka ini jauh di atas Surfshark yang mencakup 100 negara di 142 lokasi.
Jumlah negara dan jumlah lokasi mengukur hal yang berbeda. Cakupan negara menentukan ke mana VPN bisa membawa Anda. Jumlah lokasi menentukan seberapa presisi Anda bisa sampai ke sana – berguna untuk mengurangi latensi atau mengakses konten spesifik kota di negara besar. ExpressVPN secara historis unggul dalam hal kedua, dan ekspansi ini membuatnya tetap kompetitif.
Secara keseluruhan, ini adalah peningkatan yang berarti namun tidak transformatif – dengan satu pengecualian. Penambahan China mengubah perhitungan untuk kelompok pengguna tertentu dengan cara yang tidak bisa diukur oleh angka lokasi mana pun. Pelajari lebih lanjut tentang split tunneling VPN untuk mengoptimalkan koneksi Anda.
Bagi pengguna yang peduli dengan keamanan, penting untuk memeriksa tanda bahaya VPN sebelum berlangganan.
Baca Juga:

Penawaran ExpressVPN saat ini mencakup paket 24 bulan seharga $2,79/bulan dengan bonus 4 bulan gratis, paket 12 bulan seharga $4,99/bulan dengan bonus 3 bulan gratis, dan paket 1 bulan seharga $12,99/bulan.





Komentar
Belum ada komentar.