‘Curi’ Sidik Jari Sang Ibu, Anak Ini Buka iPhone dan Belanja di Amazon

Telset.id, Jakarta – Sementara Touch ID dianggap sebagai cara yang sepertinya paling aman untuk mencegah orang lain mengakses telepon, seorang pengguna iPhone bernama Bethany Howell mungkin akan berpendapat lain. Betapa tidak, ia terpaksa membayar USD250 atau sekitar Rp 3 juta untuk sesuatu yang tidak dibelinya, dan ini terjadi lantaran sidik jarinya dicuri. Kok bisa?

Kejadian ini berawal ketika sang putri, Ashlynd, yang berusia 6 tahun ‘meminjam’ sidik jarinya untuk membuka telepon dan mengakses Amazon. Di sana, Ashlynd membeli beberapa item Pokemon tanpa sepengetahuan Howell, yang saat itu sedang tertidur lelap.

“Setelah orang tua Ashlynd ini menerima 13 konfirmasi pesanan untuk item Pokémon, mereka awalnya mengira mereka telah diretas,” bunyi laporan Wall Street Journal.

Sementara Howell sempat berpikir bahwa anaknya mungkin saja telah melakukan kesalahan hingga akhirnya tanpa sengaja membeli item Pokémon tersebut, Ashlynd mengaku sebaliknya. Kepada sang ibu, ia mengaku jika memang berniat untuk membeli itu semua.

“Tidak, Ibu, aku belanja,” kata Ashlynd pada ibunya, seraya menambahkan bahwa semua pesanannya itu akan datang langsung ke rumah.

Mengingat Amazon hanya memperbolehkan Howell untuk mengembalikan empat dari 13 item yang dibeli, ia mengatakan pada putrinya bahwa Santa “tahu” apa yang ia inginkan untuk Natal, dan itulah yang dia dapatkan. Hmm, ada yang mau mempraktikkannya? Untuk hadiah tahun baru, mungkin? [IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here