Kenapa Baterai iPhone 7 Bakal Cepat “Loyo”?

Telset.id, Jakarta – iPhone memang dilengkapi berbagai fitur dengan teknologi canggih. Tapi semua itu tidak ada artinya jika tidak ada baterai. Yup, baterai menjadi komponen yang sangat penting di perangkat smartphone, termasuk iPhone. Nah, bagi Anda pengguna iPhone juga harus memahami bagaimana baterai iPhone bekerja.

Beberapa bulan lalu telah diberitakan para pengguna iPhone 6 dan 6s mengeluhkan adanya masalah pada baterai di handset mereka yang tiba-tiba mati setiap baterai tersisa 30%. Apple telah coba mengatasinya dengan membuat program penggantian baterai iPhone 6s secara gratis untuk produk dengan nomor seri tertentu.

[Baca juga: Update iOS 10.1.1 Cepat Kuras Baterai iPhone]

Tapi rupanya program ini tidak cukup membantu, karena masalah serupa kembali terjadi pada model iPhone lainnya, setelah Apple merilis update iOS 10.1.1. Dengan begitu, dapat ditarik kesimpulan awal bahwa sumber masalah ada pada baterai lithium yang digunakan iPhone.

Melihat kenyataan itu, kemungkinan masalah serupa masih akan terjadi pada iPhone model lainnya, termasuk model terbaru iPhone 7. Ya, jika Anda membeli iPhone 7 sekarang, maka mungkin Anda akan mengalami masalah baterai tahun depan. Kenapa bisa begitu?

Untuk mengetahuinya, Anda harus lebih memahami bagaimana baterai Lithium-ion bekerja, dan mengapa kapasitas baterai di perangkat iPhone terus mengalami degradasi atau menurun kemampuan daya tahannya.

Bahan lithium-ion yang umum digunakan di berbagai baterai untuk perangkat elektronik memang memiliki umur pemakaian. Daya tahan baterai akan terus mengalami penurunan seiring dengan tingginya frekuensi pemakaian.

Jadi, semakin sering Anda mengisi ulang baterai ponsel, maka baterai tersebut akan menjalani siklus yang lebih cepat. Akibatnya, kapasitas maksimal pengisian baterai akan menurun.

Biasanya pengguna iPhone cenderung men-charge baterai ponsel mereka setiap hari, dan bahkan lebih dari satu kali. Itu artinya, sebuah baterai di iPhone setidaknya akan menjalani 300 siklus pengisian dalam 1 tahun. Umumnya, baterai untuk perangkat mobile akan berkurang 20% setelah melalui 400 siklus pengisian.

Nah, seperti kita semua tahu, kapasitas baterai di iPhone tergolong kecil, sehingga dari sinilah bisa timbul masalah. Sehingga jangan heran jika masalah baterai seperti di kasus iPhone 6s akan kembali berulang.

Jika iPhone 6s yang dirilis pada akhir 2015 sekarang mengalami masalah pada baterai, maka bagi Anda yang baru membeli iPhone 7 atau smartphone flagship lainnya di tahun ini harus siap-siap mengalami masalah serupa di tahun depan. [HBS]

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here