Galaxy Note Fan Edition vs Galaxy Note 7, Apa Yang Baru?

Galaxy Note Fan Edition vs Galaxy Note 7, Apa Yang Baru?

Penulis:Maulia Salamuddin
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Samsung mengkonfirmasi memperbaharui perangkat Galaxy Note 7 yang gagal di pasar mudah terbakar. Alih-alih membuang atau memusnahkannya, raksasa asal Korea Selatan ini justru memilih untuk “mendaur ulang” komponennya. Hasilnya, Samsung meluncurkan Galaxy Note 7 Fan Edition.

Keputusan ini dianggap tepat, karena paling tidak Samsung akan mendapatkan pemasukan dari perangkat tersebut. Galaxy Note 7 Fan Edition diumumkan secara resmi awal pekan ini dengan beberapa pembaruan. Samsung membanderol smartphone ini di Korea Selatan seharga Rp 8 jutaan.

Nah, pasti Anda penasaran tentang bagian mana saja yang dipermak Samsung. Biar tak penasaran, mari kita lihat apa saja yang baru dari Galaxy Note Fan Edition:

Baterai

Baterai inilah yang menyebabkan “biang kerok” kegagalan Galaxy Note 7. Oleh sebab itu, Samsung mengubah kapasitas yang sebelumnya 3.500mAh menjadi 3.200 mAh. Ini keputusan yang lebih aman karena telah melalui pengujian keamanan 8 tahap untuk setiap baterai baru dari Samsung. Tentu, pelanggan akan mendapatkan sedikit kapasitas baterai berkurang, tapi menurut kami itu wajar karena keselamatan lebih penting.

Prosesor

Galaxy Note 7 memiliki prosesor Qualcomm Snapdragon 820 yang memiliki empat inti Kryo custom-made yang terbagi dalam kelompok dua. Cluster berkinerja tinggi diberi clock pada 2.15GHz sedangkan cluster efisiensi daya clock 1.6GHz.

Samsung telah memilih untuk menempatkan prosesor Qualcomm Snapdragon 821 di dalam Galaxy Note FE. Ini memiliki susunan inti Kryo yang sama, namun clusternya masing-masing memiliki clock 2.4GHz dan 2.0GHz. Hal ini menghasilkan peningkatan kinerja 10 persen dibandingkan pendahulunya.

Baik Snapdragon 820 dan 821 memiliki prosesor grafis Adreno 540 yang sama, namun menawarkan peningkatan 5 persen dalam performa, karena berjalan pada 653MHz dan bukan 624MHz. Qualcomm juga mengatakan bahwa Snapdragon 821 lebih hemat baterai 5 persen dibanding chip sebelumnya.

Penampilan

Ya, penampilan, dan bukan desain. Itu karena Samsung belum membuat perubahan pada desain sama sekali. Masih terlihat dan terasa seperti Galaxy Note 7 tahun lalu. Perubahan halus telah dilakukan terhadap tampilan Galaxy Note FE.

Antarmuka 

Galaxy Note FE menjalankan Android Nougat, namun jangan berharap bisa menemukan user interface yang sama seperti yang kita lihat dengan Galaxy Note 7 tahun lalu. Samsung memasukan versi terbaru dari Samsung Experience yang disebutnya sebagai antarmuka pengguna sekarang. Versi ini memulai debutnya dengan Galaxy S8 awal tahun ini dan juga membuat perangkat budget seperti Galaxy J5 (2017).

Bixby

Galaxy Note FE juga meminjam salah satu fitur terbesar Galaxy S8: Bixby. Tidak memiliki tombol hardware hanya untuk Bixby seperti Galaxy S8, tapi tidak seperti pengguna yang akan membutuhkannya sebanyak itu.

Soalnya, Samsung tidak membawa pengalaman full Bixby ke Galaxy Note FE. Handset ini hanya mendapat Bixby Home and Reminders, bukan kemampuan suara asisten. Jadi pada dasarnya, pemilik Galaxy Note FE akan memiliki pengalaman Bixby yang sama seperti pemilik Galaxy S8 di luar Korea Selatan sejauh ini .

Ini semua yang baru di Galaxy Note FE. Ini adalah cara yang baik bagi Samsung untuk mendapatkan 400.000 unit flagship naas itu kembali beredar sekali lagi. Meskipun hanya mengkonfirmasi harga dan ketersediaan pada saat ini, mungkin Samsung akan merilis Galaxy Note FE di Indonsia. (MS/HBS)