Telset.id ā Pengguna Mac kini bisa mengunci aplikasi tertentu dengan Face Unlock berkat aplikasi gratis bernama FaceGate. Aplikasi open-source ini hadir sebagai solusi untuk melindungi privasi saat perangkat dipinjamkan ke orang lain, sebuah fitur yang sudah lama ada di iOS 18 namun belum tersedia di macOS.
Saat pengguna meminjamkan Mac kepada teman atau kolega, ada risiko data pribadi di aplikasi seperti Messages, Photos, Notes, Mail, WhatsApp, dan browser bisa diakses. FaceGate mengatasi masalah ini dengan memungkinkan pengguna mengunci aplikasi individual tanpa harus mengunci seluruh sistem. Aplikasi ini sepenuhnya gratis dan berjalan secara offline.
Cara Instal FaceGate di Mac
Proses instalasi FaceGate cukup sederhana dan tersedia dalam tiga metode. Metode termudah adalah menggunakan skrip otomatis melalui Terminal. Pengguna cukup membuka Terminal dan menjalankan perintah instalasi dari situs resmi FaceGate. Skrip akan mengunduh, memverifikasi, dan mengatur aplikasi secara otomatis.

Metode kedua adalah mengunduh file DMG dari halaman rilis GitHub. Karena aplikasi tidak ditandatangani dengan sertifikat Apple Developer berbayar, pengguna perlu menjalankan perintah Terminal untuk mencegah Gatekeeper macOS memblokir aplikasi tersebut.

Metode ketiga untuk pengguna Homebrew adalah menginstal FaceGate menggunakan cask Homebrew. Meski demikian, pengguna tetap perlu menjalankan perintah penghapusan karantina karena flag no-quarantine sudah tidak didukung di versi terbaru Homebrew.

Face Unlock Pertama di Mac
Fitur unggulan FaceGate adalah Face Unlock yang belum pernah ada di aplikasi pengunci Mac lainnya. Aplikasi ini menggunakan pipeline pengenalan wajah berbasis perangkat lunak yang berjalan langsung di Neural Engine Apple Silicon Mac. Seluruh proses berlangsung secara offline tanpa koneksi internet.

Untuk mencegah pembukaan kunci menggunakan foto atau video, FaceGate meminta tantangan posisi kepala seperti menoleh ke kiri, kanan, atau memiringkan kepala. Meski demikian, karena Mac tidak memiliki perangkat keras Face ID, implementasi ini berbasis perangkat lunak sehingga tidak sekuat Face ID asli. Untuk keamanan maksimal, pengguna disarankan menggunakan Touch ID. Jika kedua metode tidak tersedia, pengguna bisa menggunakan kata sandi sebagai cadangan.

Aturan Penguncian yang Fleksibel
FaceGate menawarkan kontrol yang cukup detail. Pengguna bisa menentukan berapa lama aplikasi tetap terbuka setelah diakses, mulai dari tetap terbuka tanpa batas hingga terkunci saat pengguna beralih atau menutup aplikasi. Aplikasi juga mendukung jadwal kustom untuk mengunci atau membuka aplikasi secara otomatis pada jam-jam tertentu.

FaceGate secara otomatis mengunci aplikasi saat Mac tertidur, bangun, atau layar terkunci. Ini memastikan pengguna tidak pernah lengah saat meninggalkan perangkat.
Perlindungan Anti-Bypass
Salah satu keunggulan FaceGate adalah perlindungan tamper. Aplikasi bisa diatur agar tidak bisa dihentikan, dinonaktifkan, atau dihapus tanpa autentikasi administrator. Ini mencegah pengguna lain melewati pengamanan dengan mudah. FaceGate juga mendukung multi-display, sehingga aplikasi yang terkunci tetap aman di layar mana pun.

Privasi Tanpa Kompromi
Dari sisi privasi, FaceGate menjalankan semua proses secara lokal. Tidak ada telemetri, tidak perlu akun, dan tidak ada langganan. Data wajah dienkripsi menggunakan AES-256-GCM, sementara hash kata sandi disimpan di macOS Keychain. Pengguna juga bisa menghapus data wajah jika tidak lagi menggunakan fitur tersebut.

FaceGate menjadi aplikasi pengunci pertama yang menghadirkan Face Unlock di Mac. Aplikasi ini gratis tanpa iklan. Bagi pengguna yang ingin melindungi aplikasi pribadi tanpa mengunci seluruh Mac, FaceGate adalah solusi yang layak dicoba.
Dalam era digital yang semakin rentan terhadap penyalahgunaan data, kehadiran aplikasi seperti FaceGate sangat relevan. Hal ini sejalan dengan upaya Indosat menggelar festival film dengan semangat anti hate speech dan APJII menekan hate speech melalui pemilihan Miss Internet Indonesia. Semua ini menunjukkan pentingnya menjaga keamanan dan privasi di dunia digital.





Komentar
Belum ada komentar.