Android Go

Android Go Muncul, Bagaimana Nasib Android One?

Penulis:Muhammad Faisal Hadi Putra
Terbit:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Beberapa waktu lalu saat dihelatnya acara Google I/O 2017, Google memperkenalkan Android Go yang merupakan versi ringan dari Android O yang dimungkinkan untuk dijalankan padaĀ smartphone dengan spesifikasi rendah seperti hanya memiliki RAM 512MB atau 1GB saja.

Tentu dengan adanya Android Go ini, banyak orang yang belum merasakan atau ingin memilikiĀ smartphone Android, bisa segera menggunakanĀ smartphone dengan harga murah namun dengan kemampuan yang mumpuni karena sistem operasi di dalamnya sudah dioptimasi sedemikian rupa.

[Baca Juga:Ā 5 Fitur Baru Ini akan Jadi Andalan di Android O]

ā€œAndroid Go merupakan langkah perusahaan untuk membuatĀ smartphone Android dapat digunakan oleh semua orang,ā€ kata Arpit Medha, Product Manager Android Go seperti dikutip dari Android Authority, Sabtu (20/05/2017).

Namun dengan hadirnya Android Go, bagaimana dengan nasib Android One yang sudah diluncurkan terlebih dahulu oleh Google? Menurut Arpit, Android Go sama sekali tidak akan ā€œmenggangguā€ kehadiran Android One karena keduanya masuk ke segmen yang berbeda.

ā€œAndroid One fokus ke marketĀ mid-range, sedangkan Android Go masuk ke marketĀ entry-level,ā€ jelasnya.

[Baca Juga:Ā Cara Simple Download dan Gunakan Android O]

Hal yang sama pun diungkapkan oleh CEO Google, Sundar Pichai. Menurutnya, Google sama sekali tidak melihat Android Go sebagai pengganti Android One, melainkan sebagai dua produk yang saling berdampingan dalam ekosistem Android secara keseluruhan.

Well, intinya Android Go hanya masuk ke pasarĀ smartphone murah di bawah $100 atau sekitar Rp 1,3 jutaan yang bukan menjadi ranah Android One. Dengan hadirnya Android Go pun para vendor yang sebelumnya ā€œmemaksakanā€ sistem operasi standar padaĀ smartphoneĀ murah mereka, bisa mempertimbangkan menggunakan Android Go. (FHP/MS)