Telset.id – Bobolnya protokol keamanan dari jaringan Wi-Fi, WPA2 (Wireless Protected Access) akibat ulah hacker membuat banyak orang ketar-ketir. Serangan ini menggunakan metode bernama KRACK atau Key Reinstallation Attacks.
Kasus tersebut pertama kali diungkapkan oleh ahli keamanan jaringan dari Universitas KU Leuven Belgia, Mathy Vanhoef. Menurutnya, aksi para hacker tersebut bisa sukses dijalankan berkat penggunaan metode bernama KRACK.
Bahayanya, dengan metode tersebut para hacker mampu membaca seluruh data yang melewati atau diakses melalui jaringan Wi-Fi, dan bahkan memasukkan malware berbahaya ke dalam perangkat yang terkoneksi.
“Mulai dari nomor kartu kredit, password, email, foto, dan data lainnya,” ujar Vanhoef seperti dikutip dari laman The Independent.
[Baca juga: Duh! Protokol Keamanan Terkuat WiFi Bisa Dibobol]
Tentu aksi yang dilakukan oleh para hacker tersebut sangatlah meresahkan. Apalagi saat ini kita sebagai pengguna gadget pintar seperti smartphone, tablet, hingga laptop membutuhkan koneksi Wi-Fi untuk melakukan berbagai hal seperti bekerja, hiburan, dan lainnya.
Nah, kali ini tim Telset.id akan memberikan tips untuk menghindari KRACK sehingga setidaknya masih bisa aman ketika mengakses internet menggunakan jaringan Wi-Fi. Yuk simak tipsnya:
Pastikan Semua Perangkat Up to Date

Gunanya sebuah pembaruan adalah meningkatkan performa perangkat khususnya meningkatkan sistem keamanan di dalamnya serta memperbaiki bug yang menganggu performa perangkat.
Karena itulah kami sangat sarankan bagi Anda untuk segera memperbarui sistem dari perangkat Anda entah itu laptop, smartphone, hingga tablet. Meski memang perlu diakui banyak alasan untuk menghindari pembaruan seperti tidak memiliki jaringan Wi-Fi, membuat lemot kecepatan internet saat melakukan download pembaruan, dan lainnya.
Selalu Akses Situs yang Aman (HTTPS)

Saat ini hampir seluruh masyarakat membutuhkan yang namanya internet untuk berbagai kebutuhan atau kegiatan. Entah itu untuk bekerja, berjualan, mencari resep masakan, melihat hiburan, dan lain sebagainya. Tapi beberapa dari kita sebagai penikmat dunia internet kadang lupa jika tidak semua situs yang ada itu aman.
Kami sarankan bagi Anda yang senang berselancar di internet untuk mulai mengakses situs yang aman. Bagaimana cara mengetahuinya, gampang kok.
Anda hanya harus mengakses situs yang menggunakan “Https”. Dipastikan ketika Anda mengakses situs tersebut, Anda setidaknya sudah aman dari serangan para hacker atau situs nakal yang mencoba mencuri data pribadi Anda yang bisa saja dipergunakan untuk hal-hal yang tidak baik.
Pastikan Antivirus Aktif

Perlu diakui banyak dari kita merasa risih dengan kehadiran Antivirus di laptop atau PC. Banyak sebabnya seperti selalu melakukan scanning sehingga terkadang performa laptop atau PC menurun, tidak bebas dalam mengakses atau menggunakan aplikasi yang kebetulan aplikasi itu adalah bajakan, dan lainnya.
Namun bagi Anda yang lebih memilih mematikan antivirus demi hal-hal tersebut, mungkin Anda harus membuang jauh-jauh pilihan tersebut. Mengapa? hal itu karena berkat adanya antivirus, tentu perangkat yang akan kita gunakan aman dari serangan para hacker termasuk yang menggunakan metode KRACK.
Hal itu karena biasanya antivirus akan selalu memperbarui sistemya setiap saat untuk mengimbangi bebagai kemungkinan eksploitasi yang akan menyerang perangkat penggunanya.
Jika Anda merupakan pengguna sistem operasi Windows, kami sarankan untuk menggunakan antivirus bawaah yakni Windows Defender atau Malwarebytes Anti-Malware untuk melindungi perangkat dari serangan malware, dan lainnya. (FHP/HBS)




