Ilustrasi antarmuka Google Chat dengan berbagai fitur produktivitas

10 Trik Google Chat untuk Produktivitas di 2026

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️3 menit membaca
Bagikan:

Telset.id – Google Chat kini menyediakan sejumlah fitur yang dapat meningkatkan produktivitas pengguna, mulai dari penjadwalan pesan hingga integrasi dengan Gemini. Layanan pesan instan yang menggantikan Hangouts ini awalnya dirancang untuk bisnis sebelum dirilis untuk publik. Pengguna Google Workspace maupun akun pribadi dapat memanfaatkan berbagai trik untuk memaksimalkan pengalaman berkirim pesan.

Salah satu keunggulan utama Google Chat adalah kemampuannya untuk diintegrasikan langsung ke dalam Gmail. Dengan menambahkan Chat ke taskbar Gmail, pengguna tidak perlu membuka tab terpisah. Cukup buka Settings di Gmail, pilih “See all settings”, lalu masuk ke tab “Chat and Meet” dan aktifkan radio button “Google Chat”. Untuk pengguna seluler, pengaturan serupa dapat ditemukan di menu Settings > Chat.

Bagi yang lebih suka aplikasi desktop, Google Chat menyediakan aplikasi mandiri yang berjalan di Chrome. Meski merupakan aplikasi terpisah, Chrome harus tetap terbuka agar aplikasi berfungsi. Untuk menginstalnya, buka chat.google.com di Chrome, klik ikon Install atau pilih More > Install Google Chat. Aplikasi ini akan meluncur langsung dari desktop.

## Fitur Unggulan Google Chat

Fitur penjadwalan pesan memungkinkan pengguna menulis draf pesan kapan saja dan mengatur waktu pengirimannya. Ini sangat berguna untuk berkomunikasi dengan kolega di zona waktu berbeda atau mengirim pengingat. Cukup klik panah bawah di samping tombol Kirim, lalu pilih waktu yang diinginkan.

Pengguna juga dapat mengatur mode “Do Not Disturb” untuk mematikan notifikasi di luar jam kerja. Di jendela Chat, buka Settings > Notifications, gulir ke “Do not disturb schedules”, dan aktifkan jadwal yang tersedia atau buat jadwal kustom. Pastikan opsi “Match do not disturb schedule to time zone” diaktifkan jika tim tersebar di beberapa zona waktu.

Notifikasi email untuk pesan yang belum dibaca juga dapat diaktifkan. Ini berguna saat Google Chat ditutup atau notifikasi push dimatikan. Di desktop, buka Settings > Notifications dan aktifkan “Get email notifications for unread direct messages or @mentions”. Notifikasi akan dikirim untuk pesan yang belum dibaca lebih dari 12 jam.

Untuk multitasking, pengguna dapat membuka beberapa obrolan dalam jendela pop-up. Dari layar utama, klik tiga titik vertikal (Options) di samping ruang obrolan dan pilih “Open in a pop-up”. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat beberapa percakapan secara berdampingan tanpa harus bolak-balik.

Integrasi dengan Google Tasks memungkinkan pengguna menambahkan item tindakan dari percakapan ke daftar tugas. Klik menu tiga titik, lalu pilih “Add to Tasks”. Di perangkat seluler, tekan lama pesan dan pilih More > Add to Tasks. Jika Tasks sudah ditambahkan di panel kanan, pengguna dapat mengatur daftar tugas di jendela yang sama.

Fitur pencarian dengan filter canggih memudahkan pencarian pesan spesifik. Ketik kata kunci di bilah pencarian, lalu pilih filter seperti: From, Said in, Date, Has file, Has link, Mentions me, atau Only conversations I’m in. Hasil pencarian dapat diurutkan berdasarkan relevansi atau waktu terbaru.

Bagi pengguna yang menginginkan privasi lebih, fitur “Turn off history” akan menghapus pesan baru dari log obrolan setelah 24 jam. Untuk mengaktifkannya, buka percakapan, klik panah bawah di samping judul obrolan, dan pilih “Turn off history”. Log akan menandai pesan mana yang memiliki riwayat aktif atau tidak.

Fitur terbaru adalah ringkasan percakapan dari Gemini. Fitur ini tersedia untuk akun Google Workspace dan dapat merangkum pesan yang sudah dibaca maupun belum. Untuk menggunakannya, pilih percakapan di tab Home, lalu klik “Summarize”. Ringkasan juga dapat dibuat untuk pesan yang belum dibaca dengan memilih “Summarize unread” setelah membuka percakapan.

Pengguna yang ingin memahami lebih dalam tentang teknologi AI dapat membaca artikel tentang Fitur Visualisasi dari OpenAI. Sementara itu, komitmen Google terhadap lingkungan dapat dilihat dari Dana Fantastis yang mereka kucurkan untuk menghapus superpolutan. Isu energi AI juga menjadi perhatian, seperti diulas dalam artikel tentang Beban Energi AI.

Dengan berbagai fitur ini, Google Chat menjadi alat kolaborasi yang lebih efisien. Pengguna dapat mengatur notifikasi, menjadwalkan pesan, dan memanfaatkan kecerdasan buatan untuk meringkas percakapan. Integrasi dengan aplikasi Google lainnya juga memudahkan alur kerja tanpa harus berpindah platform.