Duh! Protokol Keamanan Terkuat WiFi Bisa Dibobol

Telset.id, JakartaWireless protected access (WPA2) merupakan sebuah metode pengamanan WiFi yang umum digunakan untuk mengamankan jaringan WiFi di seluruh dunia. Sayangnya, protokol keamanan ini sudah cukup ‘uzur’ untuk membendung serangan para peretas. Terbukti, protokol keamanan WiFi ini berhasil dibobol para peretas.

Dikabarkan bahwa para peretas sudah dapat membobol protokol yang digadang-gadang sangat aman tersebut. Adalah key reinstallation attacks (KRACK), sebuah metode yang ditemukan para peretas untuk membobol protokol WPA2.

[Baca Juga : Begini Cara Mengaktifkan Fitur SOS di iOS 11]

Pembobolan ini pertama kali diungkap oleh ahli keamanan jaringan dari Universitas KU Leuven Belgia, Mathy Vanhoef. Vanhoef menjelaskan bahwa para peretes menggunakan teknik khusus untuk membaca data yang sudah terenkripsi dengan aman oleh protokol WPA2.

Yang lebih mengejutkan lagi, para peretas tak perlu membobol password dari sebuah jaringan WiFi. Mereka cukup menanamkan metode KRACK di sebuah jaringan, dan secara otomatis para peretas dapat melihat seluruh data yang lewat di jaringan tersebut.

Lebih lanjut Vanhoef mengatakan bahwa efek dari kasus peretasan ini sangatlah luar biasa. Para peretas dapat memperoleh seluruh data penting yang bersifat sensitif yang terhubung dalam jaringan tersebut.

“Mulai dari nomor kartu kredit, password, email, foto, dan data lainnya,” ujar Vanhoef seperti dikutip dari laman The Independent.

Selain itu, ruang lingkup perangkat KRACK juga tak terbatas. Para peretas dapat melihat seluruh data dari berbagai perangkat dan sistem operasi, mulai dari Android, Linux, Apple, hingga perangkat pintar seperti kulkas pintar dan perangkat lainnya.

[Baca juga: Waspada! Pahitnya Aplikasi Kencan Online]

Namun, dari sekian sistem operasi yang terkena, perangkat Androdi dan Linux lah yang paling berpotensi paling tinggi untuk diretas. Oleh karena itu, disarankan untuk tidak melakukan transmisi WiFi dari kedua perangkat tersebut.

Untuk sementara ini, Veanhoef menyarankan untuk  mengetahui informasi tentang produknya melalui database of CERT/CC atau menghubungi vendor terkait. Hal ini wajib dilakukan demi melindungi data penting milik Anda.

Nah, jika penasaran dengan konsep kerja KRACK, berikut ini tim Telset.id cantumkan video mengenai konsep kerja KRACK:

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest News

Lewat Android 11, Tombol Power Smartphone Bisa ‘Nyalain’ Lampu Rumah

Telset.id, Jakarta - Tombol power di smartphone Android ke depannya mungkin akan memiliki banyak tugas, alih-alih hanya menampilkan opsi mematikan atau restart smartphone...

Lenovo Mirage VR S3 Meluncur dengan Dukungan ThinkReality

Telset.id, Jakarta - Teknologi mobile VR atau virtual reality mungkin sedikit "dilupakan" akhir-akhir ini, apalagi Google pun tak lagi mendukung platform Daydream...

Vivo X50 Pro & X50 Pro+ Meluncur dengan Kamera 50MP dan Micro Gimbal

Telset.id, Jakarta – Setelah muncul berbagai bocorannya di seminggu terakhir, Vivo akhirnya mengumumkan keluarga smartphone X50 series, yakni vivo...

Xiaomi Mi Band 5: Bisa Remote Control Kamera dan NFC

Telset.id – Xiaomi Mi Band 5, pelacak kebugaran atau fitness tracker generasi terbaru dari Xiaomi akan diluncurkan pada 11...

Kecam Rasialisme, Bos Apple Kutuk Pembunuhan George Floyd

Telset.id, Jakarta – Kasus pembunuhan George Floyd oleh seorang oknum polisi di kota Minneapolis, Minnesota, Amerika Serikat (AS) telah...
- Advertisement -