Asus Zenfone 7 dan 7 Pro Tidak Masuk Indonesia, Ini Alasannya

Asus Zenfone 7 Indonesia

Telset.id, Jakarta – Asus baru saja memperkenalkan Zenfone 7 dan Zenfone 7 Pro secara resmi, dan akan diluncurkan secara global pada 1 September mendatang. Yang jadi pertanyaan, apakah Asus akan memboyong Zenfone 7 dan 7 Pro ke Indonesia?

Tim Telset.id langsung menanyakan ke pihak Asus Indonesia, perihal hal ini. Namun, jawaban perusahaan asal Taiwan ini cukup mengejutkan, dan tidak sesuai dengan harapan kami.

“Zenfone 7 belum ada kabar. Mungkin malah gak masuk ke sini (Indonesia),” ujar Head of Public Relation Asus Indonesia, Muhammad Firman kepada tim Telset.id pada Kamis (27/08/2020).

Firman menambahkan, jika memang ada rencana untuk membawa Asus Zenfone 7 dan 7 Pro ke Indonesia, seharusnya proses pengurusan TKDN sudah dilakukan. Tapi sampai sekarang masih belum ada kepastian.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Asus Terbaru}

Memang, berdasarkan pantauan kami di situs TKDN milik Kementerian Perindustrian (Kemenperin), tidak ditemukan perangkat yang telah lolos TKDN dan terindikasi sebagai Asus Zenfone 7 maupun 7 Pro.

Malah, hanya ditemukan Asus ROG Phone 3 saja yang telah lolos TKDN dan siap untuk dijual resmi di Tanah Air. Firman menjelaskan, saat ini pihak Asus Indonesia lebih berfokus pada ROG Phone untuk segmen smartphone.

Salah satu alasan kenapa Asus enggan memboyong Zenfone 7 series ke Indonesia, karena melihat pemain di pasar ponsel Indonesia sudah terlalu “keramaian”. Itu sebabnya, Asus memilih untuk fokus ke segmen gaming.

“Kita cuma jualan ROG Phone aja, karena mau fokus di segmen gaming,” jelas Firman.

Asus ROG Phone 3 Mendarat September

Firman sendiri telah membocorkan kapan tepatnya Asus ROG Phone 3 ke Indonesia. Menurutnya, ponsel gaming tersebut diperkirakan akan dijual resmi pada akhir September mendatang.

“Kalau tidak ada aral melintang, akhir September mendarat (dijual resmi) di Erajaya,” ucap Firman.

Sayangnya, ia masih belum mau membocorkan perihal harga Asus ROG Phone 3 ketika masuk ke Indonesia. Namun, sebagai gambaran, ponsel ini dijual dengan harga Rp 18,6 jutaan untuk model 16GB/512GB, dan Rp 16,9 jutaan untuk 12GB/512GB.

{Baca juga: Asus ROG Phone 3 Dipastikan Masuk Indonesia}

Sementara untuk varian Strix Edition yang ditenagai Snapdragon 865, lebih terjangkau dengan harga sekitar Rp 13,5 jutaan.

“Sejauh ini belum ada kabar masuk atau tidak (untuk Zenfone 7 Series). Cuma ROG Phone 3 sudah pasti masuk,” ucap Firman.

Spesifikasi Asus Zenfone 7

Asus Zenfone 7 dan 7 Pro masih mengusung ciri khas desain kamera putar yang sebelumnya ditemui di Zenfone 6. Meski mekanisme kamera putarnya masih sama, namun Zenfone 7 dan 7 Pro kini memiliki jumlah tiga kamera.

Ada tiga kamera yang disematkan pada kamera flip di Asus Zenfone 7 dan 7 Pro. Konfigurasinya adalah kamera utama 64 MP dengan sensor Sony IMX686 2×1 OCL autofocus, ultrawide 12 MP dengan sensor Sony IMX363, dan kamera telephoto beresolusi 8 MP.

Spesifikasi Asus Zenfone 7 dan 7 Pro lainnya, tersemat layar AMOLED dengan ukuran 6,67 inci 1080p+. Layarnya memiliki rasio 20:9 dan sudah dilapisi dengan pelindung Corning Gorilla Glass 6.

Layar smartphone ini sudah mendukung refresh rate 90Hz dan touch sampling rate 200Hz. Kecerahan maksimal layarnya bisa mencapai 1.000 nits dan mendukung always on mode.

{Baca juga: Spesifikasi dan Harga Hp Asus Terbaru}

Dari sektor dapur pacu, Zenfone 7 dipersenjatai dengan chipset Qualcomm Snapdragon 865, sementara varian 7 Pro dibekali Snapdragon 865 Plus.

Kinerjanya didukung dengan RAM 8 GB LPDDR5 untuk Zenfone 7 Pro. Sementara untuk Zenfone 7 mendapatkan RAM 6 GB yang juga sudah menggunakan teknologi LPDDR5.

Guna menyimpan aplikasi dan file, Asus menyediakan memori penyimpanan UFS 3.1 berkapasitas 256 GB untuk varian Zenfone 7 Pro dan 128 GB untuk versi Zenfone 7 standar.

Sebagai sumber daya, terbenam baterai berkapasitas 5.000 mAh. Asus membekalinya dengan teknologi pengisian daya 30W yang diklaim bisa mengisi baterai dari 0% sampai 60% selama 30 menit saja. (HR/MF)

Previous articleGara-gara Aksi Bidan Bugil, Aplikasi Boom Live Jadi “Booming”
Next articleTiga Bulan Menjabat, CEO TikTok Mengundurkan Diri

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here