Home Gizmo Tips Menjual dan Membeli HP Bekas yang Aman

Tips Menjual dan Membeli HP Bekas yang Aman

Ilustrasi Smartphone Bekas

Telset.id – Membeli atau menjual ponsel bekas selalu memiliki risikonya sendiri. Baik bagi penjual maupun pembelinya. Agar terhindar dari hal-hal yang tidak diinginkan, berikut ini kami akan sejumlah tips jual beli HP bekas yang aman dan efektif.

Membeli smartphone bekas merupakan solusi untuk mendapatkan HP keluaran baru dengan harga yang lebih terjangkau. Dibandingkan membeli smartphone baru yang harganya masih mahal.

Sementara keuntungan bagi Anda yang menjual ponsel lama atau bekas, bisa mendapatkan dana segar yang bisa dibuat tambahan untuk membeli smartphone baru.

{Baca juga: Waspada Menjual dan Membeli HP Bekas, Ini Bahayanya!}

Walau demikian, peneliti Kaspersky mengingatkan bahwa kebanyakan data di HP bekas belum dihapus seutuhnya saat sudah dijual. Ini memungkinkan informasi atau data pribadi sang pemilik berisiko diakses oleh pihak ketiga yang tak bertanggung jawab.

Tips Aman Membeli dan Menjual HP Bekas

Ilustrasi Smartphone Bekas

Menurut mereka, pengguna smartphone harus selalu menyimpan data di perangkat pribadi dalam keadaan terenkripsi, untuk berjaga-jaga jika perangkat hilang atau mendapatkan akses yang tidak sah.

Anda masih ingat kasus video porno Gisel? Dari kronologis kasus Gisel bahwa video itu bisa tersebar luas karena HP bekas milik mantan istri Gading Marten itu dijual dengan kondisi data pribadi (termasuk video) belum dihapus.

Alhasil video tersebut disebarkan oleh pihak yang tidak bertanggung jawab. Masalah seperti ini harusnya bisa dicegah apabila si pengguna tahu cara aman menghapus data di HP sebelum dijual.

Ketika data pribadi jatuh ke tangan yang salah, hal itu tidak hanya dapat membahayakan diri sendiri, tetapi juga teman dan keluarga atau bahkan perusahaan Anda, tergantung pada jenis informasi apa yang ditemukan.

Lantas, apa yang harus dilakukan sebelum menjual atau membeli ponsel bekas? Berikut ini beberapa tips aman jual beli HP bekas yang dibagikan oleh Kaspersky.

Tips Menjual HP Bekas

Ilustrasi HP bekas

Sebagai pihak yang akan menjual ponsel bekas, ada beberapa prioritas utama yang harus Anda lakukan:

  1. Hapus data di ponsel sebelum menjual ponsel Anda harus mengeluarkan atau menghapus informasi pribadi dari perangkat yang akan dijual, sehingga Anda dapat menjaganya tetap aman.
  2. Cadangkan data Anda, baik itu di ponsel, komputer, kartu memori, atau bentuk penyimpanan lain, cadangkan dengan aman sebelum menghapusnya dari perangkat yang Anda jual.
  3. Lepaskan SIM dan kartu penyimpanan dari telepon. Jangan lupa hapus eSIM jika perangkat Anda menggunakannya.
  4. Aktifkan autentikasi dua faktor untuk akun apa pun yang mengizinkannya, lalu keluar dari setiap layanan (perbankan, email, media sosial, dll.) di setiap perangkat yang Anda jual.
  5. Lakukan reset pabrik atau format media. Ingatlah bahwa dalam banyak situasi, data dapat dipulihkan bahkan setelah reset pabrik atau format media.
  6. Untuk memastikan tidak ada yang tersisa di perangkat, lakukan pencarian informasi tentang penghapusan data secara keseluruhan dengan aman.

{Baca juga: Cara Aman Menghapus Data HP Android Sebelum Dijual}

Tips Membeli HP Bekas

Ada sejumlah langkah penting yang harus Anda lakukan saat akan membeli HP bekas. Tujuannya jelas, agar perangkat yang Anda beli tetap aman dan tidak menyebabkan masalah di kemudian hari. Berikut ini langkahnya:

  1. Sejak baru beli ponsel bekas, lakukan reset pabrik (Factory Reset) atau format media penyimpanan yang ada di smartphone. Langkah ini dilakukan guna mencegah adanya file atau aplikasi dari pengguna lama yang tertinggal.
  2. Segera instal dan aktifkan solusi keamanan yang andal. Jika mungkin, bahkan sebelum membeli perangkat, lakukan pemindaian sebelum menggunakannya untuk pertama kalinya.

{Baca Juga: Smartphone Bekas Samsung Paling Laku}

Itu dia tadi beberapa tips untuk membeli atau menjual HP bekas dengan aman. Semoga bermanfaat! (HR/IF)

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Exit mobile version