Ternyata Ini Alasan Samsung Hadirkan AR Emoji

Telset.id, Jakarta – Ketika Samsung meluncurkan AR Emoji, banyak yang menganggapnya sebagai bentuk strategi perusahaan untuk menyaingi Animoji besutan Apple. Benarkah demikian?

Anggapan itu tidak sertamerta benar. Sebab, belum lama ini, Samsung mendapatkan hak paten yang berisi alasan lain kenapa menghadirkan AR Emoji di Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus.

Menurut informasi yang beredar, keputusan Samsung menghadirkan AR Emoji adalah untuk memerangi masalah konsumsi data alias bandwidth berlebihan saat pengguna melakukan panggilan video.

Pada 2013, Samsung meramalkan ke depan bakal ada masalah mengenai bandwidth dalam layanan panggilan video. Tak ingin pengguna perangkatnya merugi, Samsung berinovasi dengan AR Emoji.

Samsung mengajukan permohonan paten fitur tersebut sehingga memungkinkan pengguna melakukan panggilan video dengan tampilan wajah tiga dimensi alias 3D di layar ponsel.

Baca juga: Jajal AR Emoji dan Video Super Slow-Mo di Galaxy S9

“Sistem komunikasi lewat video biasanya membutuhkan bandwidth serta latensi tinggi secara inheren. Sebab, seluruh urutan gambar perlu dibuat dan dikompres sebelum dikirim ke perangkat lain,” begitu bunyi pernyataan pemberi paten seperti dikutip dari The Verge.

Menurut mereka, AR Emoji membantu pengguna membuat avatar berdasarkan foto diri yang kemudian dikirim sebagai gambar dan GIF sebagai pengganti wajah asli kala melakukan panggilan video. [SN/HBS]

Sumber: The Verge

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here