šŸ“‘ Daftar Isi

Galaxy Z TriFold Samsung dalam mode terbuka penuh

Samsung Ponsel Slidable Siap Meluncur Lebih Dulu dari Galaxy Z TriFold 2

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung prioritaskan ponsel slidable dibanding Galaxy Z TriFold 2 karena masalah biaya
  • Ponsel slidable gunakan panel OLED fleksibel yang memanjang keluar dari bodi
  • Galaxy Z TriFold 2 alami penundaan jadwal rilis
  • Samsung desain ulang engsel TriFold 2 agar lebih tipis dan ringan
  • Ponsel slidable pertama diperkirakan hadir paruh pertama 2028
  • Samsung Display sudah demonstrasikan konsep rollable dan sliding sejak bertahun-tahun
  • Belum ada konfirmasi resmi dari Samsung

Telset.id – Samsung dikabarkan akan mengubah strategi peluncuran perangkat layar lipat eksperimentalnya. Alih-alih langsung merilis penerus Galaxy Z TriFold, perusahaan asal Korea Selatan itu justru disebut lebih dulu menghadirkan ponsel slidable atau geser. Langkah ini menjadi kejutan karena banyak yang menanti kehadiran Galaxy Z TriFold 2.

Informasi tersebut pertama kali diungkap oleh pembocor asal Korea, Lanzuk atau yang dikenal dengan nama yeux1122. Menurut laporan tersebut, Samsung mengalami masalah terkait biaya yang tidak disebutkan secara rinci, sehingga menyebabkan jadwal perilisan Galaxy Z TriFold 2 mundur dari rencana awal.

Keputusan untuk memprioritaskan ponsel slidable menunjukkan bahwa Samsung mencari cara alternatif untuk memberikan pengalaman layar lebar kepada pengguna. Alih-alih mengandalkan dua engsel seperti pendahulunya, perangkat baru ini akan menggunakan panel OLED fleksibel yang dapat memanjang keluar dari bodi ponsel.

Mengapa Ponsel Slidable Lebih Diutamakan?

Galaxy Z TriFold generasi pertama yang dirilis di AS dengan harga USD 2.899 atau sekitar Rp 47 jutaan memang menawarkan layar 10 inci dengan rasio 4:3. Dalam pengalaman langsung, rasio aspek yang lebih lebar ini terbukti lebih cocok untuk menonton video dibandingkan layar persegi pada ponsel lipat buku konvensional.

Namun, perangkat tersebut memiliki beberapa kompromi yang cukup terlihat. Ketika dilipat, Galaxy Z TriFold memiliki ketebalan 12,9 mm dan berat 309 gram. Meskipun setiap bagian yang terbuka terlihat sangat tipis, dimensi keseluruhannya masih terbilang besar dan membutuhkan saku yang lapang.

Oleh karena itu, Samsung disebut tengah mendesain ulang engsel Galaxy Z TriFold 2. Tujuannya adalah menghasilkan ponsel yang lebih tipis, lebih ringan, dan memiliki ketebalan yang konsisten di ketiga bagiannya. Perubahan ini diharapkan dapat mengatasi kelemahan paling mencolok dari model pertamanya.

Sementara itu, ponsel slidable menawarkan pendekatan yang berbeda. Layar OLED fleksibel akan memanjang keluar dari bodi ponsel saat dibutuhkan, memberikan ruang layar ekstra untuk menonton video, bermain game, membaca, atau multitasking. Ketika tidak digunakan, layar dapat ditarik kembali ke dalam bodi sehingga ponsel kembali ke ukuran normal.

Kapan Ponsel Slidable Samsung Hadir?

Meskipun kabar ini cukup menarik, perlu dicatat bahwa ponsel slidable Samsung pertama diperkirakan baru akan hadir pada paruh pertama tahun 2028. Dengan kata lain, meskipun disebut akan meluncur lebih dulu dari Galaxy Z TriFold 2, bukan berarti perangkat ini akan segera tersedia dalam waktu dekat.

Samsung Display sendiri telah mendemonstrasikan konsep OLED yang dapat digulung dan digeser selama bertahun-tahun, termasuk Flex Hybrid dan Rollable Flex. Selain itu, Samsung juga telah mengeksplorasi berbagai paten dan prototipe berdasarkan layar yang memanjang dari bingkai ponsel standar.

Namun, hingga saat ini belum ada satu pun dari konsep tersebut yang berhasil mencapai pasar. Kabar terbaru ini juga belum memberikan tanggal rilis yang pasti. Oleh karena itu, informasi ini masih perlu disikapi dengan skeptisisme karena belum ada konfirmasi resmi dari Samsung.

Bagi penggemar teknologi, perkembangan ini tentu menjadi angin segar karena menunjukkan bahwa Samsung terus berinovasi di luar format ponsel lipat konvensional. Perangkat slidable bisa menjadi alternatif yang lebih praktis untuk mendapatkan layar lebar tanpa harus membawa perangkat yang terlalu besar di saku.

Konsep ponsel lipat Samsung Flex Liple di CES 2024

Meskipun demikian, pengguna harus bersabar karena teknologi ini masih dalam tahap pengembangan. Samsung tampaknya ingin memastikan bahwa produk yang akan dirilis nanti benar-benar matang dan siap pakai, bukan sekadar gimmick belaka.

Dengan kata lain, meskipun ponsel slidable diprioritaskan, penggemar Samsung tetap harus menunggu beberapa tahun lagi untuk bisa merasakan langsung teknologi ini. Sementara itu, Galaxy Z TriFold 2 diperkirakan akan hadir setelahnya, menandai penundaan yang cukup signifikan untuk kedua produk tersebut.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.