šŸ“‘ Daftar Isi

Galaxy Watch Ultra di atas meja kayu dengan latar belakang gelap

Bocoran Galaxy Watch 9: Chip Snapdragon dan Baterai Besar

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:
  • Samsung tidak akan menggunakan chip Exynos untuk Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2, melainkan Qualcomm Snapdragon Wear Elite 3nm.
  • Chip baru ini menjanjikan pengisian daya lebih cepat, performa lebih baik, dan AI on-device yang lebih luas.
  • Galaxy Watch Ultra 2 dikabarkan memiliki baterai 800mAh, naik signifikan dari 590mAh di generasi sebelumnya.
  • Galaxy Watch 9 varian 40mm tetap 325mAh, varian 44mm naik tipis dari 435mAh ke 445mAh.
  • Semua model mendukung Bluetooth 6.0, dual-band Wi-Fi, LTE, dan casing titanium untuk Watch Ultra 2.
  • Harga diperkirakan naik, dengan Galaxy Watch Ultra 2 mencapai €749 (~$857), memicu kekhawatiran konsumen.
  • Kenaikan harga bisa menguntungkan Apple yang kuartal I 2026 kuasai 23% pangsa pasar smartwatch global.

Telset.id – Bocoran terbaru Galaxy Watch 9 dan Galaxy Watch Ultra 2 mengungkap perubahan signifikan yang bisa menjadi alasan Samsung menaikkan harga jualnya. Menurut laporan yang diterbitkan pada 13 Juli 2026, Samsung dipastikan tidak akan menggunakan chip buatan sendiri (Exynos) untuk jajaran smartwatch terbarunya.

Sebagai gantinya, baik Galaxy Watch 9 maupun Galaxy Watch Ultra 2 akan ditenagai oleh Qualcomm Snapdragon Wear Elite. Chip 3nm ini pertama kali diperkenalkan Qualcomm di MWC 2026 Barcelona, dan sejak awal sudah diisyaratkan akan digunakan di berbagai perangkat wearable masa depan, termasuk seri Galaxy Watch.

Keputusan Samsung beralih ke chip Qualcomm ini menjadi sorotan utama. Jika bocoran ini akurat, Galaxy Watch 9 series akan menawarkan pengisian daya yang jauh lebih cepat, peningkatan performa dan efisiensi, serta kemampuan AI on-device yang lebih luas. Ini adalah lompatan spesifikasi yang cukup besar dibandingkan generasi sebelumnya.

Baterai Galaxy Watch Ultra 2 Melonjak Drastis

Salah satu bocoran paling menarik adalah peningkatan kapasitas baterai. Galaxy Watch Ultra 2 dikabarkan akan dibekali baterai 800mAh. Angka ini merupakan lonjakan signifikan dibandingkan Galaxy Watch Ultra generasi pertama yang hanya memiliki baterai 590mAh. Peningkatan ini jelas menjanjikan daya tahan baterai yang jauh lebih lama bagi pengguna.

Sementara itu, untuk Galaxy Watch 9 yang hadir dalam ukuran 40mm dan 44mm, peningkatan baterainya lebih modest. Varian 40mm disebut masih menggunakan baterai 325mAh, sama seperti Galaxy Watch 8. Sedangkan varian 44mm hanya mendapat peningkatan kecil 10mAh, dari 435mAh menjadi 445mAh.

Selain chip dan baterai, bocoran lain menyebutkan bahwa semua model Galaxy Watch 9 dan Watch Ultra 2 akan mendukung Bluetooth 6.0, dual-band Wi-Fi, dan varian LTE. Galaxy Watch Ultra 2 juga dikabarkan akan menggunakan casing titanium untuk sebagian besar modelnya.

Harga Naik, Apakah Sebanding?

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Galaxy Watch 9 series diperkirakan akan hadir dengan harga yang lebih tinggi. Samsung bukan satu-satunya; bocoran juga menyebutkan Google Pixel Watch 5 akan ikut naik harga. Respons konsumen terhadap kenaikan harga ini tidak sepenuhnya positif. Banyak penggemar yang menganggap harga €749 (~$857) untuk Galaxy Watch Ultra 2 sudah terlalu mahal.

Jika harga bocoran ini terbukti benar, bisa saja permintaan terhadap Apple Watch justru meningkat. Laporan Counterpoint Research menunjukkan bahwa pangsa pasar smartwatch global tumbuh 4% year over year pada kuartal pertama 2026, dengan Apple menguasai pangsa terbesar (23%).

Meskipun spesifikasi Galaxy Watch Ultra 2 terlihat menjanjikan, masih ada keraguan apakah peningkatan chip Snapdragon Wear Elite dan baterai yang lebih besar cukup untuk membenarkan harga yang lebih tinggi. Beberapa pihak malah menilai Galaxy Watch 8 mungkin menawarkan nilai lebih baik tahun ini. Samsung sendiri juga telah membuka kampanye reservasi untuk Galaxy Z Fold 8 dan Z Flip 8.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.