Lewat Kissenger, Ciuman Kini Bisa Lewat Smartphone

Kissenger

Telset.id, Jakarta – Dengan semakin majunya teknologi, semakin beragam pula inovasi yang hadir di dalam setiap produk teknologi yang ada. Contoh kecilnya adalah aplikasi perpesanan seperti WhatsApp, Facebook Messenger, Line atau lainnya yang mampu “menggantikan” fungsi SMS sebagai sarana untuk berhubungan dengan teman, kerabat, ataupun keluarga jauh. Lantas, sudah cukupkah semua ini?

Ternyata tidak, atau paling tidak, belum.

Nah, hal itulah yang mungkin menjadi salah satu alasan bagi seorang mahasiswa PhD dari University of London, Emma Yann Zhang untuk mengembangkan produk yang mampu membantu pasangan yang berada dalam Long Distance Relationship atau LDR di seluruh dunia.

Produk tersebut bernama Kissenger yang memungkinkan pasangan yang terpisahkan oleh jarak dapat berciuman hanya dengan menggunakan sebuah smartphone yang terpasang alat bantu.

[Baca Juga: Yuk Jadiin Kucing Kesayangan Tambah Narsis Pakai Candid Catmera]

“Berciuman merupakan ekspresi yang paling langsung dan universal untuk mengungkapkan kasih sayang. Ini adalah cara bagi kita untuk mempertahankan keintiman dalam hubungan kita,” jelas Zhang dalam kongres Love and Sex with Robots seperti Tim Telset.id lansir dari Mirror.

Sebenarnya alat ini tidak hanya diperuntukkan bagi pasangan LDR saja, melainkan juga orang tua yang terpisah jauh dengan anaknya dan ingin memberikan ciuman kasih sayang di pipi atau kening mereka, atau sahabat lama yang sudah lama tak berjumpa, dan lainnya yang ingin mengekspresikan cinta mereka.

[Baca Juga: Ini Dia Robotnya Para Jomblo, Cantik dan Bisa di Ajak Kencan!]

Bagaimana cara kerja Kissenger? Jadi ketika alat ini sudah terpasang di smartphone penggunanya dan teman keluarga atau orang tercinta, maka ia hanya perlu mencium alat tersebut kemudian secara langsung atau real-time, tekanan dari ciuman tersebut akan terasa juga di alat penerima layaknya berciuman secara langsung. Tak hanya itu, untuk merasakan sensasi nyata dari berciuman, Kissenger juga dilengkapi dengan fitur video call di dalamnya.

Meski masih dalam tahap pengembangan, Zhang menyatakan timnya akan terus berupaya untuk meningkatkan sensasi yang realistis dalam alatnya tersebut. Salah satunya adalah mampu mengirimkan aroma yang otentik dari seseorang yang mereka cium. Wah, ada-ada saja ya perkembangan teknologi sekarang. [FHP/IF]

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here