Gizmo

Krisis Prosesor Diprediksi Segera Berakhir, Kapan?

Helmi Reinaldi
Share

Telset.id, Jakarta – Masalah kelangkaan chip benar-benar menghantam industri smartphone. Tentunya banyak pihak yang mempertanyakan kapan masalah prosesor yang langka ini akan berakhir.

CEO Qualcomm, Cristiano Amon, memberikan prediksinya mengenai kapan masalah kelangkaan chip akan usai. Dia percaya bahwa situasinya akan segera membaik dan ini akan terjadi tahun depan atau tepatnya 2022.

Amon jelas tak asal bicara, mengingat ia merupakan pemimpin dari salah satu produsen chip ternama di dunia. Tentu ada sejumlah alasan dibalik pernyataan yang terlihat cukup percaya diri.

Baca Juga: Chip Diprediksi Tetap Langka Sampai Tahun 2023

Menurut Amon, pasokan chip telah meningkat tahun ini dibanding tahun 2020. Wajar saja kalau ia meramal bahwa masalah prosesor yang langka ini akan segera berakhir di tahun depan.

Sebelumnya sejumlah produses smartphone tidak mendapatkan pasokan chipset yang cukup dari Qualcomm. Akibatnya mereka tidak bisa memenuhi target produksi yang telah ditetapkan.

Sebagai informasi, menurut Strategy Analytics, Qualcomm adalah pemimpin di pasar prosesor smartphone global dengan pangsa pasar sebesar 36%. Di tempat kedua adalah MediaTek dengan pangsa sekitar 29% dan Apple menutup tiga besar dengan 21% (per kuartal kedua tahun ini).

Baca Juga: Skor Benchmark Snapdragon 8 Gen1 Tembus 1 Juta Poin!

Selain itu, Qualcomm juga baru saja meluncurkan chipset flagship baru Snapdragon 8 Gen 1 dan mengumumkan penamaan baru untuk lini chipset buatannya.

Prosesor Snapdragon 8 Gen1

Sebelum meramalkan kapan masalah prosesor yang langka akan berakhir, Qualcomm juga telah mengonfirmasi bahwa mereka akan beralih ke skema penamaan baru untuk chipset mobile.

Nama-nama tersebut akan mencakup “seri satu digit dan diikuti dengan nomor generasi”. Dimulai dengan platform seri chipset unggulan Qualcomm terbaru yang akan disebut Snapdragon 8 Gen1.

Baca Juga: Spesifikasi dan Fitur Snapdragon 8 Gen 1

Jadi nantinya tidak akan ada lagi Snapdragon 888, Snapdragon 898, dan lain sebagainya. Sebagai gantinya, Qualcomm akan menggunakan nama Snapdragon 8 Gen1, Gen2, dan seterusnya.

Sayangnya pihak Qualcomm tidak membeberkan skema yang sama untuk Snapdragon 7, 6, atau 4. Belum diketahui apakah perusahaan juga akan mengadopsi skema nama yang baru atau masih tetap menyesuaikan dengan yang lama.

Prosesor ini menjadi chipset 4nm pertama dari Qualcomm yang menggunakan arsitektur CPU generasi baru ARMv9. Qualcomm tetap mempertahankan desain tiga kluster pada prosesor andalannya.

Baca juga: Deretan HP dengan Prosesor Snapdragon 8 Gen1

1-core Cortex X2 akan berjalan pada kecepatan 3 GHz. Sementara kluster lain yang terdiri dari 3-core Cortex A710 punya kecepatan 2,5 GHz dan 4-core Cortex A510 berjalan pada kecepatan 1,8 GHz.

Qualcomm mengklaim, performa GPU ini 30% lebih baik dibandingkan Snapdragon 888. Berkat arsitektur yang baru juga, daya baterai bakal lebih hemat 25%. Diharapkan, HP Android pertama dengan prosesor Snapdragon 8 Gen 1 akan hadir sebelum tutup tahun 2021. (HR/MF)

Leave a Comment