Konsumen Bosan, Alasan Utama Samsung Bikin Galaxy Fold

Galaxy Fold

Telset.id, Jakarta – Bosan, merupakan alasan utama Samsung mengembangkan smartphone lipat, Samsung Galaxy Fold. Director of Product Services and Commercial Strategy Samsung UK, Kate Beaumont menilai, konsumen sudah merasa bosan dengan desain dan form factor dari smartphone sekarang ini yang kurang berinovasi.

“Saya pikir semua orang telah menjadi sedikit bosan pada kurangnya inovasi di sekitar bentuk smartphone, tetapi Anda tidak ingin membuat  form factor demi hal itu,” katanya, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (27/02/2019).

Memang, ketika Samsung meluncurkan Samsung Galaxy Fold di ajang Galaxy Unpacked 2019 beberapa waktu lalu, Justin Denison selaku Senior Vice President of Product Marketing mengatakan bahwa smartphone tersebut adalah sebuah breakthrough atau terobosan baru.

{Baca juga: 5 Smartphone Lipat yang Diperkenalkan Tahun Ini}

Sebab, smartphone ini punya dua layar dan memadukan konsep desain tablet dan smartphone menjadi satu kesatuan.

“Galaxy Fold tidak seperti device yang ada sebelumnya. Kita membuat sebuah breakthrough,” ucap Justin saat itu.

Kate juga mengungkapkan, bukan sebuah kebetulan ketika mereka merilis Galaxy Fold di saat mulai diadopsinya teknologi 5G. Lewat perpaduan keduanya, semua jenis pengalaman yang membutuhkan teknologi jaringan cepat, seperti Augmented Reality (AR) dapat dirasakan langsung oleh pengguna di dalam perangkatnya.

“Ketika kita beralih ke 5G, saya tidak berpikir itu kebetulan ketika kita punya timming yang pas untuk membuka semua jenis pengalaman AR, apakah itu hologram pada smartphone lipat Anda atau siapa yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan,” ucap Kate.

“Saya pikir saat ini semua orang mengatakan, ‘ok, saya bisa melihat bagaimana Anda akan dapat menggunakannya’,” jelasnya.

{Baca juga: Samsung Galaxy Fold vs Huawei Mate X: “El Clásico” Smartphone Lipat}

Sekadar informasi, Samsung Galaxy Fold memang tersedia dalam dua versi, yakni versi 4G LTE dan 5G. Smartphone tersebut akan dijual resmi pada 26 April mendatang, dengan harga mulai dari Rp 27,7 jutaan.

Smartphone ini punya layar utama berjenis AMOLED fleksibel dengan ukuran 7,3 inci dan beresolusi 1536 x 2152 piksel. Samsung mendesain Galaxy Fold agar dapat dilipat ke dalam, sehingga ketika dilipat, layar sekunder atau layar luarnya yang berukuran 4,6 inci yang akan aktif.

Untuk dapur pacunya, Samsung Galaxy Fold ditopang oleh prosesor berbasis 7nm, yang diprediksi merupakan Snapdragon 855, RAM 12 GB, ROM 512 GB, dan baterai berkapasitas 4,380 mAh. Di sektor kamera, Galaxy Fold punya enam kamera.

Tiga kamera utama yang bisa diakses pada mode smartphone atau tablet dengan resolusi 12 MP lensa wide-angle, 12 MP lensa telephoto, dan 16 MP lensa ultra-wide. Lalu, ada dua kamera di bagian dalam atau pada mode tablet dengan resolusi 10 MP dan 8 MP lensa RGB depth, dan satu kamera depan 10 MP pada mode smartphone. (FHP)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here