šŸ“‘ Daftar Isi

smartwatch anak yang rentan terhadap serangan keamanan

Kerentanan Smartwatch Anak: Risiko Keamanan yang Terungkap

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø3 menit membaca
Bagikan:
  • Peneliti Vangelis Stykas dan Felipe Solferini berhasil meretas smartwatch anak seharga $30
  • Platform SETracker dari YiQingTeng memiliki kelemahan autentikasi yang memungkinkan akses jarak jauh
  • Peretas dapat mengambil foto, merekam audio, dan melacak lokasi tanpa sepengetahuan korban
  • Lebih dari 70 perangkat GPS dipelajari dan ditemukan berbagi rantai pasokan yang sama
  • Jutaan smartwatch dan pelacak kendaraan terpengaruh oleh kerentanan yang sama
  • Beberapa perusahaan telah memperbaiki masalah, tetapi banyak yang masih rentan

Telset.id – Keamanan smartwatch anak kembali menjadi sorotan setelah peneliti keamanan menunjukkan bahwa perangkat GPS yang dirancang untuk memantau anak-anak ternyata mudah diretas. Vangelis Stykas dan Felipe Solferini berhasil membuktikan bahwa smartwatch anak seharga $30 yang dijual online dapat disusupi untuk memantau pemakainya secara diam-diam, termasuk mengambil foto, mendengarkan melalui mikrofon, dan melacak lokasi tanpa sepengetahuan korban.

Temuan yang dilaporkan oleh Wired ini mengungkap masalah keamanan yang jauh lebih besar dari sekadar satu perangkat. Para peneliti menemukan bahwa smartwatch tersebut tidak unik, melainkan mencerminkan pola yang sama pada banyak perangkat terhubung berorientasi keluarga lainnya. Hal ini menjadi perhatian serius bagi orang tua yang menggunakan perangkat ini untuk memantau keberadaan anak-anak mereka.

Bagaimana Peretas Mengakses Smartwatch Anak?

Peneliti keamanan menemukan bahwa smartwatch anak yang diuji berjalan di platform SETracker, yang dibangun oleh produsen Shenzhen bernama YiQingTeng. Platform ini memiliki kelemahan autentikasi yang memungkinkan siapa pun mengirim perintah ke perangkat yang terhubung. Bahkan ketika sinyal GPS bermasalah, jam tangan terus mengirimkan informasi Wi-Fi terdekat, memungkinkan peneliti untuk menentukan lokasi pemakainya dengan akurat.

Selain melacak lokasi, para peneliti juga dapat mengaktifkan kamera dari jarak jauh untuk mengambil foto dan mendengarkan melalui mikrofon internal. Semua ini dilakukan tanpa ada peringatan yang terlihat di perangkat. Temuan ini menunjukkan bahwa orang tua yang mengandalkan smartwatch anak untuk keamanan justru bisa menghadapi risiko privasi yang serius.

Para peneliti menemukan kerentanan yang dapat memungkinkan penyerang mengakses lokasi, mencegat pesan, mengganti kontak darurat, merekam audio, dan menangkap foto atau video pada perangkat yang didukung. Masalah-masalah ini dilaporkan secara pribadi oleh para peneliti beberapa bulan lalu. Sementara satu perusahaan tampaknya memperbaiki beberapa kelemahan sesaat sebelum presentasi publik mereka, perusahaan lain tidak merespons atau tetap rentan.

Dampak pada Jutaan Pengguna Smartwatch Anak

Setelah mempelajari lebih dari 70 perangkat yang mendukung GPS, para peneliti menyimpulkan bahwa jutaan smartwatch dan pelacak kendaraan dibangun di atas segelintir rantai pasokan bersama. Ini berarti satu kelemahan keamanan dapat memengaruhi produk yang dijual dengan banyak nama merek berbeda. Orang tua di dua negara berbeda dapat masing-masing membeli jam tangan dengan merek berbeda dan tetap mengirim lokasi anak mereka ke server rentan yang sama, tanpa pernah mengetahuinya.

Temuan ini menyoroti pentingnya keamanan pada perangkat yang ditujukan untuk anak-anak. Meskipun smartwatch anak menawarkan ketenangan pikiran bagi orang tua, kerentanan yang ditemukan menunjukkan bahwa perangkat ini juga bisa menjadi pintu masuk bagi pihak yang tidak bertanggung jawab untuk mengakses data pribadi keluarga.

infographic-showing-various-smart-wearbale-devices

Menurut para peneliti, lusinan merek smartwatch mengandalkan platform perangkat lunak dan layanan backend yang sama. Kondisi ini memperluas dampak dari satu kerentanan menjadi masalah yang memengaruhi banyak produk sekaligus. Orang tua yang membeli smartwatch anak dari merek berbeda mungkin tidak menyadari bahwa perangkat mereka berbagi infrastruktur keamanan yang sama dengan produk lain yang rentan.

Keamanan perangkat anak-anak menjadi semakin penting seiring meningkatnya adopsi teknologi di kalangan keluarga. Produk anak-anak dari berbagai merek kini semakin canggih, tetapi juga membawa risiko keamanan yang perlu diperhatikan. Orang tua perlu mempertimbangkan aspek keamanan sebelum memilih perangkat untuk anak-anak mereka.

Kurio Kids

Para peneliti menekankan bahwa masalah ini bukan hanya tentang satu perangkat, tetapi tentang pola yang lebih luas dalam industri perangkat terhubung untuk keluarga. Ketika banyak merek berbagi rantai pasokan yang sama, keamanan menjadi tanggung jawab bersama yang tidak selalu mendapat perhatian yang memadai. Perangkat untuk anak seharusnya dirancang dengan standar keamanan tertinggi mengingat penggunanya adalah kelompok yang rentan.

Temuan ini menjadi pengingat bahwa teknologi yang dirancang untuk melindungi anak-anak dapat menjadi celah keamanan jika tidak dikelola dengan baik. Orang tua disarankan untuk lebih waspada dan mempertimbangkan risiko keamanan saat memilih smartwatch anak. Sementara itu, produsen perangkat diharapkan segera memperbaiki kerentanan yang telah dilaporkan untuk melindungi jutaan pengguna di seluruh dunia.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.