Telset.id ā Kabar buruk bagi para gamer dan pengguna PC di Indonesia. Asus dan Gigabyte secara resmi mengumumkan kenaikan harga untuk seluruh lini produk GPU mereka, termasuk jajaran RTX 50 series terbaru dan kartu grafis AMD Radeon RX 9000. Kenaikan harga ini terjadi setelah sebelumnya kedua vendor sempat menaikkan harga pada Januari lalu dengan alasan kelangkaan memori DRAM dan NAND yang masih berlanjut.
Berdasarkan laporan VideoCardz, kenaikan harga terbaru ini berdampak paling besar pada GPU Nvidia kelas atas. Nvidia GeForce RTX 5090D V2 mengalami kenaikan harga channel sebesar $592 dari Gigabyte dan $666 dari Asus. Angka ini merupakan kenaikan tertinggi dibandingkan model GPU lainnya di jajaran produk RTX 50 series.
Kenaikan harga juga merambah ke GPU kelas menengah. Nvidia GeForce RTX 5080 mengalami revisi harga sebesar $207 hingga $222, sementara RTX 5070 Ti naik sekitar $222 hingga $252. Kedua model ini menjadi pilihan populer bagi gamer yang menginginkan performa tinggi tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam untuk GPU flagship.

Memasuki segmen entry-level, GeForce RTX 5060 Ti juga tidak luput dari penyesuaian harga. Gigabyte menaikkan harga kartu grafis ini sebesar $96 hingga $104, sementara Asus menerapkan kenaikan $74 hingga $96. Pola kenaikan ini menunjukkan bahwa tidak ada satu pun lini produk yang terbebas dari dampak kenaikan biaya komponen.
Menariknya, terdapat perbedaan pendekatan antara kedua vendor. Gigabyte tampaknya berusaha memberikan keringanan lebih kepada konsumen, sementara Asus terlihat lebih agresif dalam meneruskan kenaikan biaya komponen kepada pembeli. Perbedaan ini terlihat jelas dari besaran kenaikan harga yang diterapkan pada setiap model GPU.
Kenaikan harga ini tidak hanya menyentuh GPU Nvidia. Kartu grafis AMD dari Asus juga mengalami revisi harga yang signifikan. Radeon RX 9070 XT naik sebesar $170, sementara RX 9060 XT mengalami kenaikan $74 hingga $96. Bahkan GPU lawas seperti GeForce RTX 3050 dan RTX 3060 juga terkena dampak dengan kenaikan masing-masing $44 dan $141.
Baca Juga:
Situasi pasar GPU saat ini semakin memperlihatkan kondisi yang tidak menguntungkan bagi konsumen. Seorang pengguna Reddit membagikan pengalamannya ketika pesanan Asus ROG Astral RTX 5090 senilai $4.429 yang dipesan melalui marketplace milik Nvidia tiba-tiba dibatalkan. Alasannya, Asus menyatakan tidak bisa memasok hardware tersebut dengan harga lama.
Kartu grafis yang sama kini terdaftar dengan harga $4.982, hampir 2,5 kali lipat dari harga edisi Founders Edition Nvidia yang asli. Kisah ini menjadi gambaran nyata betapa sulitnya mendapatkan GPU dengan harga wajar di tengah kondisi pasar saat ini.
Tren kenaikan harga GPU generasi ini memang telah terlihat sejak awal. Harga berbagai model GPU terus merangkak naik mendekati dua kali lipat dari harga peluncurannya. Gelombang kenaikan harga terbaru ini hanya mengonfirmasi bahwa tren tersebut belum menunjukkan tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.
Bagi konsumen yang sedang menunggu waktu yang tepat untuk merakit PC baru, kabar ini tentu bukan hal yang menggembirakan. Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa menunda pembelian GPU justru bisa berarti harus membayar lebih mahal di kemudian hari. Situasi ini juga menjadi pertimbangan penting bagi mereka yang berencana membangun PC gaming atau workstation baru dalam waktu dekat.
Kenaikan harga yang terjadi secara beruntun ini dipicu oleh kelangkaan memori DRAM dan NAND yang masih berlangsung hingga saat ini. Biaya produksi yang terus meningkat memaksa vendor untuk meneruskan beban tambahan tersebut kepada konsumen. Sayangnya, belum ada indikasi kapan situasi ini akan membaik.
Bagi pengguna yang sudah memiliki GPU dan tidak dalam kondisi mendesak untuk upgrade, menahan diri untuk membeli mungkin menjadi pilihan paling bijak. Namun bagi mereka yang benar-benar membutuhkan GPU baru untuk pekerjaan atau kebutuhan mendesak lainnya, keputusan pembelian harus dipertimbangkan dengan matang mengingat harga yang terus merangkak naik.
Relevansi untuk Pembaca: Kenaikan harga ini berdampak langsung pada keputusan pembelian GPU baru, baik untuk keperluan gaming maupun produktivitas. Konsumen perlu mempertimbangkan ulang anggaran mereka mengingat harga GPU diprediksi akan terus naik selama kelangkaan komponen memori masih berlanjut.





Komentar
Belum ada komentar.