šŸ“‘ Daftar Isi

Kartu grafis GeForce RTX 5090 yang mengalami pembatalan pesanan dan kenaikan harga

Nvidia Batalkan Pesanan RTX 5090, Harga Naik Rp8 Juta Lebih

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø4 menit membaca
Bagikan:
  • Nvidia membatalkan pesanan RTX 5090 yang ditempatkan sebelum kenaikan harga
  • Pembeli Reddit melaporkan pesanan Asus ROG Astral RTX 5090 BTF dibatalkan dan dananya dikembalikan
  • Nvidia menyalahkan Asus karena gagal memberitahu perubahan harga tepat waktu
  • Harga GPU naik dari USD 4.429 menjadi USD 4.929,99, naik USD 500 atau 11,28 persen
  • Kenaikan harga dipicu oleh biaya memori dan permintaan AI yang melonjak
  • Fenomena kenaikan harga terjadi di seluruh lini GPU Nvidia dan AMD

Telset.id – Nvidia dikabarkan mulai membatalkan pesanan kartu grafis RTX 5090 yang ditempatkan sebelum kenaikan harga. Seorang pengguna Reddit melaporkan bahwa pesanan Asus ROG Astral RTX 5090 BTF miliknya dibatalkan dan dananya dikembalikan setelah Nvidia menaikkan harga produk tersebut.

Pembeli yang melakukan pemesanan melalui marketplace Nvidia ini mengaku diberikan dua pilihan: membayar dengan ā€œharga baruā€ GPU tersebut atau kehilangan pesanan. Kabar ini menjadi tanda lain dari tekanan harga yang semakin parah di pasar PC hardware global, terutama bagi konsumen yang memburu kartu grafis kelas atas.

Kronologi Pembatalan Pesanan RTX 5090

Pengguna Reddit dengan nama IndependentOk1031 membagikan ceritanya dalam dua unggahan terpisah di subreddit Asus ROG. Dalam unggahan pertama, ia menjelaskan bahwa pesanan tersebut seharusnya dipenuhi oleh Asus, bahkan dengan harga ā€œstupid highā€ sebesar USD 4.429 atau sekitar USD 4.607 setelah pajak. Namun, pesanan tersebut akhirnya dibatalkan.

Dalam pembaruan yang dibagikan kemudian, ia mengungkapkan bahwa setelah menghubungi layanan pelanggan, agen Nvidia menyebutkan bahwa Asus tidak bersedia memenuhi pesanan dengan harga yang tertera saat pemesanan dilakukan, yang disebutkan terjadi pada Jumat, 31 Juli.

A GeForce RTX 5090 graphics card

Menurut Nvidia, pembatalan terjadi karena ā€œpembaruan perubahan hargaā€ diberikan ā€œsedikit terlambatā€. Nvidia mengaku telah mencoba meminta Asus untuk menghormati pesanan tersebut, namun pihak Asus disebut ā€œtidak mampu memenuhinya dengan tingkat harga sebelumnya.ā€ Akibatnya, Nvidia tidak dapat mengambil langkah lebih lanjut.

Kartu grafis yang sama kini terdaftar di situs web Nvidia dengan harga USD 4.929,99 sebelum pajak. Angka ini menandai kenaikan sebesar USD 500 atau sekitar 11,28 persen dari harga sebelumnya. Pembeli tersebut masih menunggu kabar dari supervisor Asus untuk membahas situasi ini, namun ia mencatat bahwa ā€œkemungkinan terjadinya sesuatu sangat kecil.ā€

Dampak Kenaikan Harga GPU di Pasar Global

Kejadian ini mengikuti laporan pekan lalu tentang kenaikan harga Nvidia di pengecer teknologi besar Amerika Serikat, termasuk Best Buy dan Amazon. Meskipun RTX 5090 Founders Edition masih mempertahankan MSRP sebesar USD 1.999, harga yang tertera jelas di situs web Nvidia, harga untuk GPU spesifikasi tertinggi ini memaksa konsumen membayar ribuan dolar lebih.

Data harga pihak ketiga dari CamelCamelCamel menunjukkan bahwa harga terendah untuk kartu Asus ROG kelas atas ini di Amazon hingga saat ini adalah USD 3.289,09, dengan harga saat ini ditetapkan sebesar USD 4.849,99 dari satu penjual.

Fenomena ini tidak terbatas pada RTX 5090 saja. Berdasarkan indeks harga GPU, kartu grafis Nvidia dan AMD generasi saat ini maupun generasi sebelumnya semuanya mengalami kenaikan harga signifikan di tengah pasar yang terdampak parah oleh ledakan AI. Biaya memori telah mendorong biaya produksi naik, sementara permintaan kartu yang disebabkan oleh AI membuat harga eceran semakin melonjak.

Kenaikan harga hampir USD 600 untuk GPU yang sudah berharga lebih dari dua kali lipat MSRP-nya menunjukkan tekanan besar yang dihadapi pembeli di pasar PC hardware saat ini. Dengan tidak ada tanda-tanda pasar akan mendingin dalam waktu dekat, pembeli yang mencari GPU terbaik yang sedang dijual bisa menghadapi kenaikan harga lebih lanjut dalam beberapa bulan ke depan.

Kasus pembatalan pesanan ini juga menyoroti praktik pembatalan sepihak yang merugikan konsumen. Pembeli yang sudah menyetujui harga tinggi justru harus menghadapi kenaikan tambahan atau kehilangan pesanan sama sekali. Situasi ini semakin mempersulit konsumen yang ingin membangun PC gaming atau workstation dengan GPU kelas atas.

Belum ada kejelasan mengenai opsi hukum yang tersedia bagi pembeli yang terkena dampak pembatalan tersebut. Dengan tidak disebutkannya lokasi, tidak jelas apakah Redditor tersebut memiliki upaya hukum lain untuk melanjutkan kasusnya. Yang jelas, kejadian ini menjadi contoh nyata bagaimana ketidakstabilan pasar GPU saat ini berdampak langsung pada konsumen.

Bagi mereka yang berencana membeli GPU dalam waktu dekat, situasi ini menunjukkan pentingnya mempertimbangkan risiko kenaikan harga mendadak. Sementara itu, pasar menunggu apakah Nvidia atau Asus akan memberikan solusi bagi konsumen yang pesanannya dibatalkan di tengah gejolak harga ini.

Nvidia RTX Pro 6000 Blackwell

Kondisi pasar GPU yang terus memanas ini juga berdampak pada lini produk lain. Kenaikan harga yang terjadi secara luas menunjukkan bahwa masalah ini bukan hanya soal satu produk atau satu vendor, melainkan gejala dari tekanan pasar yang lebih besar akibat permintaan AI yang melonjak dan biaya komponen yang meningkat.

Dengan tren kenaikan harga yang terus berlanjut, konsumen yang membutuhkan GPU baru mungkin perlu menyiapkan anggaran lebih besar dari perkiraan awal. Sementara itu, mereka yang sudah memiliki GPU mungkin bisa mempertimbangkan untuk bertahan dengan perangkat yang ada daripada harus membayar harga premium di tengah ketidakpastian pasar ini.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.