Ada Berapa Versi Dual Camera pada Smartphone?

Dual-camera

Telset.id – Masyarakat Indonesia saat ini disuguhkan oleh berbagai merek smartphone yang menjadikan fitur dual-camera sebagai daya tariknya. Dari semua smartphone dual camera yang telah dirilis ke pasaran, tidak semua memiliki fungsi yang sama. Maka tak heran jika muncul beberapa versi dual camera pada smartphone.

Sebut saja misalnya Oppo F3 Plus yang mengandalkan kamera ganda di bagian depan untuk penggunanya yang “gila selfie” dengan kemampuan wide-angle­, lalu iPhone 7 Plus yang memiliki dual-camera dengan kemampuan utama optical zooming. Begitu juga Huawei P10 yang memiliki kemampuan untuk mengambil gambar secara detail karena konfigurasi kamera RGB dan monokrom, dan lainnya.

Pertanyaannya sekarang adalah, sebenarnya ada berapa versi dual-camera pada smartphone? Dari hasil penelusuran Tim Telset.id, saat ini ada tiga teknologi dual-camera yang digunakan oleh para vendor pada smartphone yang telah mereka rilis. Untuk itu, kami akan mengulasnya secara lebih mendalam. Berikut ulasannya:

1. Dual-camera (Normal Lens dan Wide-angle Lens)

Jenis dual-camera yang paling familiar dengan masyarakat pencinta selfie di Indonesia adalah wide-angle. Jenis dual-camera ini sebenarnya tidak membawa “hakikat” dual-camera pada umumnya yang merupakan perpaduan antara dua lensa kamera untuk menghasilkan satu gambar yang lebih berkualitas dan detail.

Hal itu karena biasanya smartphone dual-camera dengan fitur wide-angle ini bekerja sendiri-sendiri. Sebut saja seperti Oppo F3 Plus atau LG G6 yang memiliki kamera utama untuk pengambilan gambar layaknya kamera smartphone pada umumnya, dan kamera lainnya yang bertugas untuk mengambil gambar dengan cakupan lebih luas lagi atau wide-angle dengan lebar sudut mencapai 120 sampai 135 derajat.

Bagi pengguna yang suka mengambil foto selfie, tentu saja lensa wide-angle memungkinkan mereka bisa mengambil foto dengan background yang utuh atau mengambil foto wefie bersama keluarga atau teman-teman sekaligus tanpa harus bantuan tongsis.

Lensa wide-angle pun berguna juga bagi pengguna yang senang memotret objek-objek menarik misalnya seperti gedung-gedung historical atau pemandangan. Dengan lensa lebar, mereka dimungkinkan untuk mengambil objek secara utuh dalam satu foto.

Namun konfigurasi dual-camera ini memiliki kekurangan juga. Kekurangan tersebut adalah biasanya aperture dari kamera lensa wide-angle akan lebih kecil daripada kamera dengan lensa normal serta rata-rata kamera tersebut juga tidak disertai dengan fitur image stabilization.

Misalnya saja seperti LG G6, kamera dengan lensa normal pada smartphone ini memiliki aperture f/1.8 dan sudah dilengkapi dengan OIS serta PDAF. Sedangkan kamera lensa wide-angle hanya memiliki aperture f/2.4 dan tidak dilengkapi dengan autofocus sama sekali.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here