telset

Sony Genjot Produksi PS4 untuk Tutupi Krisis Komponen PS5

Telset.id, Jakarta – Sony melakukan startegi bisnis baru untuk mengatasi krisis komponen PlayStation 5 (PS5). Caranya dengan menambah produksi PlayStation 4 untuk menutup krisis produk komponen PS5 di pasaran.

Dilansir Telset dari PC Gamer pada Jumat (14/1/2022), awalnya Sony ingin mengurangi produksi PS4 di seiring dengan kehadiran PS5 yang dirilis pada tahun 2020 kemarin.  Apalagi PS5 mencatat tren penjualan yang cukup bagus di awal peluncurannya.

Hingga September 2021, PlayStation 5 telah terjual 13,3 juta unit di seluruh dunia. Lebih besar dibandingkan penjualan PS4 di awal peluncurannya pada tahun 2013. Ketika itu PS4  terjual 7,6 juta dan naik 14,8 juta di tahun 2014.

Baca juga: Sony Umumkan PlayStation VR 2, Visual Jernih dengan 4K HDR

Namun rencana tersebut berubah. Menurut sumber terdekat yang berbicara ke Bloomberg, Sony malah ingin tetap memproduksi PS4 di sepanjang tahun 2022.

Perusahaan asal Jepang itu akan memproduksi 1 juta konsol PS4 tahun ini. Tujuannya untuk membantu mengimbangi kurangnya ketersediaan PS5 di pasaran.

Sony belum memberikan konfirmasi mengenai rumor tersebut, tetapi rumor kalau krisis chip berdampak pada produksi PS5 memang telah berhembus sejak November 2021 lalu.

Masih menurut laporan dari Bloomberg, Sony sudah menargetkan untuk memproduksi PS5 lebih dari 16 juta unit, tetapi gagal dan target produksi dipangkas menjadi 15 juta unit.

Baca Juga: 10 Game PS4 Terbaik dan Paling Hits

Alasannya karena kekurangan komponen PS5, khususnya chip. Kabar ini diperkuat dari pertemuan investor di bulan Oktober 2021. Chief Financial Officer Sony Hiroki Totoki menjelaskan kalau penjualan PS5 pada kuartal ketiga 2021 tidak memenuhi ekspektasi.

Hingga Juli 2021 penjualan PlayStation generasi terbaru ini hanya 10 juta atau kalah tipis dibanding penjualan PlayStation 4. Penyebabnya adalah masalah pasokan komponen yang terganggu akibat pandemi Covid-19.

Baca juga: Sony Pangkas Produksi PlayStation 5 karena Krisis Chip

Komponen yang kekurangan pasokan yaitu chip manajemen daya yang dipasok dari Toshiba Corp, dan komponen chip atau System-on-a-Chip (SoC) yang  dibuat TSMC dan dirancang oleh AMD.

Sayangnya soal pemotongan produksi PS5, Sony juga tidak memberikan komentar. Akan tetapi jika rumor ini benar maka pemotongan produksi semakin menyulitkan Sony mencapai target penjualan 14,8 juta unit di Maret 2022.

Memang krisis komponen seminkonduktor seperti chip, memberikan dampak buruk bagi industri konsol game dan gadget. Semoga saja krisis chip ini bisa segera berakhir agar industri bisa kembali menggeliat. [NM]

 

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

RELATED ARTICLES

- Advertisement -

Latest Articles

- Advertisement -

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0