Game terlaris

Selamat! PUBG Mobile jadi Game Terlaris di Dunia

Penulis:Naufal Mamduh
Terbit:
Diperbarui:
ā±ļø2 menit membaca
Bagikan:

Telset.id, Jakarta – Game PUBG MobileĀ menorehkan prestasi terbaru. Game tersebut berhasil menjadi game terlaris di dunia dengan pendapatan mencapai lebih dari USD 146 juta atau Rp 2 Triliun.

DilaporkanĀ Ubergizmo, seperti dilansirĀ Telset.id pada Rabu (12/06/2019),Ā The Financial Times mengungkapkan bahwa PUBG Mobile menjadiĀ gameĀ mobile paling laris, karenaĀ berhasil meraih pendapatan Rp 2 Triliun dan 100 juta pemain di bulan Mei lalu.

Pendapatan itu dihasilkan dari pembelian dalamĀ game yang dilakukan oleh pemain PUBG ataupun pemain Game for Peace. Sekadar informasi, Game for Peace merupakanĀ game buatan Tencent yang menyerupai PUBG yang hanya tersedia untuk wilayah China.

Jika dibagi, PUBG Mobile menghasilkan USD 76 juta atau Rp 1,08 Triliun dan Game for Peace sebesar USD 70 juta atau Rp 996,5 Miliar.

{Baca juga:Ā Setahun Rilis, PUBG Mobile Punya 30 Juta Pengguna Aktif Harian}

Pendapatan game ini punĀ mengalahkan game mobile sejenis seperti Honor of Kings yang memiliki pendapatan USD 125 juta atau Rp 1,7 Triliun di periode yang sama. Pencapaian ini membuktikan jika PUBG terus diminati penggemar walaupun banyak kontroversi yang menyertainya.

Baru-baru ini, remaja 16 tahun asal India meninggal dunia akibat terlalu lama main PUBG. Remaja malang bernama Furkhan Qureshi dari Madhya Pradesh, India dilaporkan meninggal dunia setelah sebelumnya mengalami serangan jantung.

{Baca juga:Ā Main PUBG Enam Jam Non Stop, Remaja 16 Tahun Tewas}

Penyebab utamanya, ia bermain PUBG Mobile selama enam jam tanpa henti. DilaporkanĀ My Metro, seperti dilansirĀ Telset.idĀ pada Senin (03/06/2019), Furkhan bermainĀ game tersebut pada 28 Mei lalu. Ia bermain tanpa henti, sampai akhirnya tidak sadarkan diri.

Dalam insiden lain, dilaporkan olehĀ Times of India, ada seorang remaja di Hyderabad bunuh diri saat ia dimarahi orang tuanya untuk berhenti main PUBG. Sang ibu meminta anaknya untuk berhenti, karena sudah memainkannya dalam waktu yang lama. (NM/FHP)

Sumber: Ubergizmo