Telset.id – Keputusan Sony yang menghentikan produksi disk fisik PlayStation mulai 2028 memicu reaksi keras dari penggemar, namun sejumlah perusahaan seperti iam8bit, Limited Run Games, dan ModRetro justru melihat ini sebagai peluang untuk terus menghadirkan game fisik bagi para kolektor.
Pengumuman Sony tersebut mendapat respons negatif dari komunitas gamer. Kekhawatiran utama mencakup kepemilikan game, pelestarian koleksi, serta nasib para kolektor yang menikmati membeli produk fisik. Meski demikian, tiga perusahaan pihak ketiga menyatakan komitmennya untuk menjaga ekosistem game fisik tetap hidup.
Amanda White, salah satu pendiri iam8bit, mengungkapkan bahwa diskursus yang berkembang justru menunjukkan adanya passion luar biasa terhadap game fisik dan objek tangible lainnya. Menurutnya, ruang digital tidak akan pernah bisa memberikan kepuasan yang sama seperti barang fisik yang bisa disentuh dan dimiliki.

iam8bit sendiri telah berkecimpung selama 20 tahun dalam memproduksi merchandise game, vinyl soundtrack, serta edisi fisik untuk berbagai platform. Koleksi mereka mencakup edisi kolektor Lies of P dengan boneka marionette kayu buatan tangan, bundel Blue Prince berisi buku bergambar, hingga set The Outer Wilds dengan tas traveler dan replika bandana Chert.
Brendan Madigan, CFO dan General Manager Limited Run Games, menegaskan bahwa kehilangan media fisik berarti kehilangan bagian penting dari pengalaman bermain game. Perusahaan yang bermoto “Forever Physical” ini telah menerbitkan lebih dari 1.000 rilis game fisik dan digital sejak 2015.
Madigan menjelaskan bahwa para penggemar menginginkan produk koleksi yang memiliki nilai dan memberikan pengalaman tersendiri. Produk Limited Run Games dirancang berbeda dari penawaran ritel biasa karena sangat kolektibel, dikurasi dengan baik, serta dilengkapi berbagai fitur tambahan dan pack-in.
Nic Ashford, Chief Operating Officer Limited Run Games, menyoroti kondisi penawaran fisik dari industri tradisional yang semakin minim. Saat ini, membuka kotak game PS5 atau Nintendo Switch sering kali hanya menyajikan satu disk atau kartrid kecil di dalam hamparan plastik kosong. Panduan lengkap atau manual cetak sudah jarang ditemukan.

Rilis edisi terbatas terbaru dari Limited Run Games menampilkan game seperti Tomb Raider, Silent Hill, dan Star Wars Zero Company dalam kotak presentasi indah yang diisi CD soundtrack, poster, serta berbagai barang unik terkait game tersebut. Menariknya, penjualan mereka justru cepat habis dan restok produk lama yang diminta penggemar langsung diserbu pembeli.
Mengenai petisi penggemar yang meminta Sony membatalkan keputusannya, Ashford tidak terlalu optimistis dengan hasil yang diharapkan. Namun ia melihat perjuangan tersebut sebagai peluang bagi perusahaan seperti Limited Run Games untuk menawarkan solusi yang lebih baik bagi para pembeli fisik.
“Kami telah mempersiapkan perusahaan ini untuk momen ini selama beberapa tahun terakhir,” ujar Nic Ashford. “Fisik adalah sesuatu yang sangat kami geluti, dan kami sudah menyadari hal ini akan terjadi selama beberapa dekade. Jadi kami fokus membuat produk yang lebih menjadi pengalaman bagi para penggemar dan menambah nilai.”
Ashford juga menyebut adanya dorongan dari generasi muda yang ingin terhubung kembali dengan dunia fisik di tengah era digital yang semakin masif. Kebangkitan vinyl, CD, dan 4K Blu-ray menunjukkan bahwa apresiasi terhadap barang fisik terus tumbuh, dan game mengikuti tren serupa.
Torin Herndon, CEO ModRetro, menyoroti aspek pelestarian game sebagai alasan utama pentingnya media fisik. Perusahaannya meluncurkan Chromatic yang terinspirasi Game Boy dan M64, versi modern dari Nintendo 64 yang dirilis pada 2026. Kedua konsol ini dirancang untuk menjaga keaslian pengalaman bermain game klasik.
Kartrid Game Boy dan Nintendo 64 asli dapat langsung dimasukkan ke Chromatic atau M64 seperti pada konsol standarnya. Meski ada sentuhan modern untuk kenyamanan, pemain tetap memainkan game fisik yang sama persis seperti yang mereka miliki bertahun-tahun lalu.
Herndon menjelaskan bahwa kekhawatiran utama penggemar adalah konsep kepemilikan. Jika game tidak dimiliki secara fisik, maka game tersebut bisa kehilangan dukungan kapan saja dan secara efektif diambil dari pemiliknya. Ini dianggap tidak ramah konsumen, terutama untuk game dengan harga AAA.
Jon Gibson, salah satu pendiri iam8bit, menegaskan bahwa perusahaannya selalu melihat dari sisi positif dan siap beradaptasi. Mereka berharap produk yang mereka buat saat ini masih bisa ditemukan dan dinikmati orang 20 hingga 50 tahun mendatang, berbeda dengan konten digital yang bisa hilang saat lisensi berakhir.

“Kami akan terus melakukan apa yang sudah kami lakukan selama 20 tahun,” kata Amanda White. “Jika itu berarti kami perlu sedikit beradaptasi untuk membuat produk yang berdampingan dengan produk PlayStation daripada menjadi game fisik PlayStation langsung, kami akan melakukannya. Kami tetap berusaha membuat penggemar senang dan membangun pengalaman yang kuat seputar IP yang mereka cintai.”
Komitmen ketiga perusahaan ini menunjukkan bahwa meskipun Sony beralih ke digital sepenuhnya, passion terhadap game fisik tidak akan hilang. iam8bit, Limited Run Games, dan ModRetro siap terus menyediakan cara bagi para penggemar untuk mengalami dan menikmati game dalam bentuk fisik, bukan sekadar data digital.
Keputusan Sony untuk menghentikan produksi disk fisik memang menjadi titik balik bagi industri game. Namun dengan adanya perusahaan yang berdedikasi pada produk fisik, para kolektor tetap memiliki opsi untuk memiliki game dalam bentuk yang bisa disentuh, dipajang, dan dilestarikan. Situasi ini juga menjadi pengingat bahwa meski digital semakin dominan, nilai barang fisik tetap tak tergantikan bagi sebagian besar penggemar.





Komentar
Belum ada komentar.