Telset.id β Heart Machine, studio pengembang Hyper Light Drifter, berisiko menutup operasionalnya setelah hampir seluruh karyawannya terkena pemutusan hubungan kerja (PHK). Pendiri Heart Machine, Alx Preston, mengumumkan kondisi tersebut melalui unggahan di LinkedIn pada Rabu, 16 September 2026, setelah pihak publisher membatalkan proyek yang belum diumumkan yang menjadi sumber pendapatan utama studio.
Dalam pernyataannya, Preston menjelaskan bahwa Heart Machine sebelumnya mengerjakan sebuah judul yang belum diumumkan dan didanai oleh seorang publisher. Namun, pekan ini publisher tersebut memutuskan untuk tidak melanjutkan proyek itu. Tanpa pemasukan kunci tersebut, serta tanpa prospek langsung atau dana lain, hampir semua orang di studio harus diberhentikan. βItβs devastating,β tulis Preston dalam unggahannya.
Keputusan publisher untuk membatalkan proyek tersebut menjadi pukulan langsung bagi keberlangsungan Heart Machine. Preston menyebut bahwa tanpa pendapatan dari proyek yang didanai publisher itu, studio tidak memiliki sumber dana lain yang bisa menopang operasional. Kondisi ini membuat Heart Machine berada di titik paling kritis sejak berdiri, dan Preston mengaku belum mengetahui langkah apa yang bisa membuat studionya bertahan.

Heart Machine dikenal sebagai pengembang sekaligus publisher Hyper Light Drifter, game yang dirilis pada 2016 dan meraih pujian kritis. Sejak itu, studio mulai bekerja dengan publisher eksternal untuk proyek berikutnya, Solar Ash. Pada 2022, Heart Machine mengumumkan rencana pengembangan Hyper Light Breaker, sekuel dari game debutnya tersebut.
Pengerjaan sekuel itu berjalan bersamaan dengan produksi Possessor(s). Dua proyek besar yang dikerjakan dalam waktu bersamaan diduga membuat sumber daya tim Heart Machine terkuras. Meski Possessor(s) akhirnya dirilis tahun lalu, Heart Machine menghentikan pengembangan Hyper Light Breaker dan melakukan PHK pada Oktober 2025. Sebagian karyawan yang tersisa kemudian memilih untuk membentuk serikat pekerja pada Maret 2026.
Baca Juga:
Rangkaian peristiwa yang menimpa Heart Machine memperlihatkan pola tekanan yang berlapis. Pembatalan proyek oleh publisher menjadi penyebab langsung PHK massal kali ini, sementara penghentian Hyper Light Breaker pada Oktober 2025 dan PHK sebelumnya telah lebih dulu memperkecil kapasitas studio. Upaya karyawan membentuk serikat pekerja pada Maret 2026 juga menjadi penanda bahwa ketidakpastian telah berlangsung cukup lama di internal Heart Machine.
Dalam unggahan yang sama, Preston menyatakan bahwa industri game saat ini semakin menantang untuk dijalani. Ia mengaku belum yakin apa langkah selanjutnya bagi Heart Machine agar bisa bertahan. Pernyataan itu menegaskan bahwa nasib studio masih belum jelas, dan tidak ada informasi mengenai rencana penyelamatan, akuisisi, atau pendanaan baru yang disebutkan dalam pengumuman tersebut.
Tekanan Industri Game Indie
Kasus Heart Machine menambah daftar studio yang terdampak sulitnya kondisi industri game. Keputusan publisher untuk menghentikan proyek yang belum diumumkan menunjukkan bahwa dukungan pendanaan eksternal tidak selalu menjadi jaminan keberlanjutan bagi studio pengembang. Ketika proyek tersebut dibatalkan, Heart Machine kehilangan pendapatan utama sekaligus tidak memiliki prospek langsung maupun dana lain untuk menutup kebutuhan operasional.
Bagi penggemar, kondisi ini menjadi akhir yang pahit bagi studio yang sepuluh tahun lalu memenangkan banyak penggemar lewat Hyper Light Drifter. Perjalanan Heart Machine dari game debut yang meraih pujian kritis, ekspansi ke proyek bersama publisher, hingga penghentian Hyper Light Breaker dan PHK massal menggambarkan bagaimana studio independen menghadapi risiko yang saling bertumpuk.
Pengumuman Preston tidak menyebutkan jumlah pasti karyawan yang terdampak, jumlah dana yang hilang, maupun nilai proyek yang dibatalkan. Semua informasi yang tersedia berasal dari pernyataan resmi sang pendiri, dan hingga berita ini ditulis belum ada keterangan lanjutan mengenai status hukum maupun operasional Heart Machine ke depan.
Bagi pelaku dan pengamat industri, situasi Heart Machine menjadi pengingat bahwa ketergantungan pada satu proyek berpendanaan publisher membawa risiko besar. Ketika proyek itu berhenti di tengah jalan, dampaknya tidak hanya pada produksi game, tetapi juga pada kelangsungan kerja tim yang menopangnya.
Dampak bagi Karyawan dan Penggemar
PHK yang menyasar hampir seluruh karyawan Heart Machine berdampak langsung pada para pekerja yang sebelumnya sempat membentuk serikat pada Maret 2026. Langkah tersebut kini menghadapi kenyataan bahwa sebagian besar rekan kerja mereka sudah tidak lagi berada di studio. Tidak ada informasi dalam pengumuman Preston mengenai kompensasi, hak karyawan, atau proses yang akan dijalani setelah PHK.
Untuk penggemar, ketidakpastian ini juga menyangkut nasib waralaba yang selama ini dibangun Heart Machine. Hyper Light Drifter, Solar Ash, Hyper Light Breaker, dan Possessor(s) merupakan judul-judul yang disebut dalam pernyataan tersebut sebagai bagian dari perjalanan studio. Penghentian Hyper Light Breaker pada Oktober 2025 dan pembatalan proyek terbaru menutup ruang bagi kelanjutan sejumlah proyek tersebut, setidaknya untuk saat ini.
Preston menutup pernyataannya dengan nada yang tidak memberi kepastian. Ia menyebut bahwa menjalani industri yang semakin menantang merupakan hal yang sangat sulit, dan ia belum tahu apa yang berikutnya bagi Heart Machine untuk bisa bertahan. Pernyataan itu menjadi satu-satunya petunjuk resmi mengenai arah studio setelah PHK massal ini.
Hingga kini, belum ada pengumuman resmi mengenai penutupan permanen Heart Machine. Namun, dengan hampir seluruh tim diberhentikan dan tidak adanya pendanaan yang disebutkan, kelangsungan studio berada pada titik paling rapuh. Bagi industri game, kasus ini menegaskan bahwa keberhasilan kritis sebuah judul tidak selalu menjamin stabilitas jangka panjang pengembangnya.
[ META_DESCRIPTION]
Heart Machine, studio di balik Hyper Light Drifter, melakukan PHK hampir seluruh karyawan setelah proyeknya dibatalkan publisher. Studio terancam tutup.





Komentar
Belum ada komentar.