Telset.id – Blizzard resmi mengumumkan Diablo 5 sedang dalam pengembangan dan dijadwalkan rilis pada Spring 2029. Pengumuman ini disampaikan dalam gelaran BlizzCon 2026 di Anaheim, sekaligus menegaskan bahwa Diablo 4 akan hadir di Nintendo Switch 2 pada 15 September melalui edisi baru bertajuk Diablo IV: Age of Hatred Collection.
Kabar ini menjadi salah satu kejutan terbesar BlizzCon 2026. Pasalnya, Diablo 5 menempatkan pemain dalam situasi yang jauh lebih gelap dibanding seri sebelumnya. Blizzard menyebut ini sebagai pertama kalinya “players will enter a Sanctuary where Diablo has triumphed, and its heroes have been defeated.” Dunia Sanctuary kini digambarkan telah jatuh ke tangan Diablo, bukan lagi berada di ambang kehancuran seperti judul-judul sebelumnya.
Teaser trailer yang ditayangkan langsung di BlizzCon 2026 memperlihatkan dunia yang terbakar, para hero yang dibunuh, dan jasad mereka dipamerkan secara mengerikan. Blizzard menegaskan bahwa inti dari Diablo V adalah sebuah pertanyaan mendasar: “what must you become when the world has already fallen?”
Kembali ke Akar Kegelapan Diablo
Pendekatan gelap ini disebut sebagai upaya mengembalikan seri ke akarnya. Sebelumnya, Diablo 3 sempat mendapat respons negatif karena tampil terlalu berwarna dan cerah. Diablo 4 kemudian membawa kembali nuansa kelam, kematian, dan kegelapan ke Sanctuary, dan Diablo 5 tampak menggandakan arah tersebut.
Nuansa kelam itu juga bukan hal baru bagi penggemar waralaba ini. Atmosfer penuh duka, kengerian, dan keputusasaan telah lama menjadi ciri khas Diablo, termasuk pada judul mobile-nya yang sempat hadir dengan pembaruan musiman tersendiri seperti terlihat pada update Diablo Immortal. Kini, arah tersebut dibawa lebih jauh lagi ke level cerita dan setting.
Teaser trailer Diablo 5 juga mengonfirmasi kembalinya sosok antagonis utama waralaba ini. Blizzard belum memerinci lebih lanjut soal mekanisme permainan, kelas karakter, maupun platform yang akan mendukung Diablo 5 selain jadwal rilis Spring 2029.
Baca Juga:
Diablo 4 Hadir di Switch 2 dan Serial Animasi Netflix
Selain Diablo 5, Blizzard mengonfirmasi rumor yang sudah lama beredar bahwa Diablo 4 akan hadir di Nintendo Switch 2. Game ini akan dirilis pada 15 September, hanya beberapa hari setelah pengumuman, dalam bentuk edisi baru bernama Diablo IV: Age of Hatred Collection. Bundel ini mencakup base game beserta ekspansi Vessel of Hatred dan Lord of Hatred.
Langkah ini dinilai wajar mengingat Diablo 3: Eternal Collection sebelumnya juga hadir di Nintendo Switch generasi pertama dan terbukti sukses sebagai cara bermain yang menyenangkan. Kehadiran Diablo 4 di Switch 2 sekaligus menjawab ekspektasi pengguna handheld tersebut.
Blizzard juga mengumumkan bahwa adaptasi serial animasi Diablo tengah dikembangkan bersama Netflix. Pengumuman ini sama minimnya dengan teaser Diablo V, karena belum ada tanggal rilis maupun studio animasi yang ditunjuk. Blizzard hanya menyatakan akan berbagi informasi lebih lanjut sepanjang proses pengembangan dan memberi petunjuk singkat bahwa “Sanctuary’s darkness is spreading.”
Rumor soal adaptasi televisi Diablo sebenarnya sudah beredar sejak lama. Sebuah laporan pada 2020 menyebutkan bahwa serial TV Diablo akan dibuat dengan gaya anime dan berada dalam tahap praproduksi dengan Netflix sebagai distributor. Selain Diablo, Blizzard juga memberi petunjuk adanya adaptasi serupa untuk waralaba populernya yang lain, termasuk Overwatch dan Warcraft.
Bagi penggemar yang ingin menikmati nuansa Diablo di perangkat mobile, ada pula opsi perangkat edisi khusus yang pernah hadir di pasar Indonesia, seperti yang dibahas dalam ulasan spesifikasi ROG Phone 6 Diablo Immortal Edition.
Dengan tiga pengumuman sekaligus, BlizzCon 2026 menegaskan bahwa Blizzard tengah memperluas waralaba Diablo ke lebih banyak platform dan medium. Diablo 5 menargetkan rilis Spring 2029, Diablo 4 menyusul ke Switch 2 pada 15 September, dan serial animasi Netflix masih dalam tahap pengembangan tanpa jadwal rilis yang jelas.





Komentar
Belum ada komentar.