📑 Daftar Isi

World of Warcraft: Forever

Blizzard Tolak Modernisasi Kelas WoW: Forever, Fokus Kedalaman Mekanik

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • Blizzard tidak akan memodernisasi kelas World of Warcraft: Forever, tetap selaras semangat Classic.
  • Sejumlah kelas akan mendapat "engaging depth" karena dinilai terlalu sederhana.
  • Empat pilar desain: Nurture and Protect Social Experiences, Approachable and Familiar, World as the Main Character, Journey before destination.
  • Dual Specialization tetap di level 40, tanpa rencana melampaui itu.
  • Re-spec mahal dan hanya turun sekali per minggu; perubahan balance rutin di enam bulan pertama.
  • Game rilis 4 November.

Telset.id – Blizzard Entertainment memastikan tidak akan memodernisasi kelas di World of Warcraft: Forever. Keputusan ini diambil agar pengalaman bermain tetap selaras dengan semangat “Classic”, meski sejumlah kelas akan mendapat tambahan “engaging depth” karena dinilai terlalu sederhana. Game ini dijadwalkan rilis pada 4 November.

Kepastian tersebut disampaikan langsung oleh tim World of Warcraft: Forever dalam wawancara dengan TechRadar Gaming. Alih-alih mengubah kelas vanilla secara drastis, Blizzard memilih membangun di atas fondasi yang sudah ada. Pendekatan ini menjadi bagian dari kerangka desain yang mereka sebut sebagai pengalaman “Classic Plus”.

Kerangka tersebut berdiri di atas empat pilar desain, yaitu Nurture and Protect Social Experiences, Approachable and Familiar, World as the Main Character, dan Journey before destination. Keempat pilar ini menjadi acuan tim dalam mengembangkan pengalaman vanilla tanpa meninggalkan “core design, pacing, and tone” yang sudah mapan dari game aslinya.

Dengan kerangka itu, Blizzard menyatakan niatnya untuk “to err on the side of simpler classes, but with engaging depth”. Perusahaan juga menjelaskan bahwa “some classes in the Classic era were too simple, so those have gained a few mechanics”. Artinya, kompleksitas mekanik tetap dijaga pada level yang sederhana, tetapi diberi kedalaman agar permainan terasa lebih menarik.

Seberapa jauh tingkat kompleksitas itu diterapkan? Tim menyebut bahwa “the level of mechanical complexity found in the beta classes is indicative of our intentions”. Untuk desain encounter, Blizzard ingin menyelaraskannya dengan nilai inti mereka, terutama Approachable and Familiar.

Tim encounter disebut telah memainkan banyak konten dungeon dan raid Classic “to truly get an understanding of how the Classic game felt”. Dari situ mereka menemukan bahwa encounter yang sangat approachable serta sistem yang mendorong pemain untuk keluar ke dunia, berpetualang, bersiap, dan kembali siap menghadapi tantangan adalah formula yang mereka pertahankan.

A raid facing down a dragon boss

Meski begitu, Blizzard tidak menutup ruang kreativitas tim. Mereka ingin “to empower the team to be creative and surprise the player”, namun segala hal yang dilakukan harus selalu mengarah kembali ke pilar desain utama. Pendekatan ini memastikan setiap penambahan mekanik tetap konsisten dengan identitas Classic.

Soal kompleksitas pertarungan kelas, Blizzard menyatakan menyukai pacing dan kecepatan combat World of Warcraft original. Semua perubahan pada kelas maupun konten raid “need to still serve that”, sekaligus tetap “adding things to freshen up the vanilla experience”.

Blizzard juga mengakui adanya masalah pada kelas di era Classic. Menurut mereka, “some classes or specs had wild power swings and/or sometimes uninteresting gameplay”. Kondisi ini yang ingin diperbaiki tanpa harus mempercepat permainan secara drastis atau membuatnya terlalu kompleks dan tidak approachable.

Spesialisasi dan Re-spec Tetap Mahal

Untuk perubahan spesialisasi dan multi-spec, game ini sudah memiliki Dual Specialization yang bisa dipelajari di level 40 dengan biaya tertentu. Namun, Blizzard menegaskan “no plans to go past that”. Mereka tidak ingin menyediakan respec murah.

Blizzard menjelaskan bahwa “the first re-spec every hour is temporarily cheap in the beta”. Namun saat game resmi live, harga re-spec akan naik cepat dan hanya turun sekali per minggu. Tujuannya agar keputusan talenta pemain tetap bermakna. Meski demikian, ada kemungkinan peningkatan utilitas re-spec untuk Legacy talents di masa depan.

Blizzard juga berencana menghadirkan “a lot of class changes in beta” dengan jadwal pembaruan yang cukup ambisius. Ketika perubahan dilakukan, semuanya akan dikumpulkan agar terjadi bersamaan, bukan mengalir sedikit demi sedikit. Perusahaan memperkirakan perubahan balance akan sering terjadi pada enam bulan pertama untuk mengumpulkan data performa kelas, dengan rencana awal “once per week”.

Terlepas dari jadwal pembaruan tersebut, target utama Blizzard tetap sama, yakni membuat “very few design changes once the game goes live” pada 4 November. Artinya, mayoritas penyesuaian diarahkan terjadi selama periode beta sebelum peluncuran resmi.

Pendekatan Blizzard ini memperlihatkan posisi jelas: mereka tidak mengejar modernisasi kelas ala versi retail, melainkan menjaga pengalaman Classic tetap sederhana namun punya kedalaman. Bagi pemain yang menantikan World of Warcraft: Forever, keputusan talenta dan re-spec akan terasa lebih berat, sementara perubahan balance diprediksi lebih dinamis pada bulan-bulan awal setelah rilis.

[ META_DESCRIPTION]
Blizzard menegaskan tidak akan memodernisasi kelas WoW: Forever, tetapi menambah engaging depth. Re-spec tetap mahal dan perubahan balance rutin di awal.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.