📑 Daftar Isi

Konsol PlayStation 5 Pro berwarna putih dengan lampu biru menyala di atas latar belakang gelap, menggambarkan harga jual yang melambung di pasar.

GameStop Jual PS5 Pro Bekas Rp22 Jutaan, Rp8 Juta di Atas Harga Resmi

Penulis:Nur Hamzah
Terbit:
Diperbarui:
⏱️4 menit membaca
Bagikan:
  • GameStop menjual PS5 Pro bekas seharga $1.399,99 atau Rp22 jutaan, sekitar $500 (Rp8 jutaan) di atas MSRP
  • Harga PS5 Pro naik $200 menjadi $899,99 akibat kelangkaan pasokan global
  • Kelangkaan dipicu lonjakan kebutuhan chip AI dan diperkirakan bertahan hingga awal 2027
  • Best Buy jual di atas $1.500, Walmart open box $1.200, eBay di atas $1.100
  • Sony terapkan sistem lotere di Jepang untuk cegah reseller
  • Peningkatan PSSR hanya berlaku untuk game berlabel PS5 Pro Enhanced
  • Harga PS5 Pro bekas dinilai tidak sepadan dengan peningkatannya

Telset.id – GameStop menjual PlayStation 5 Pro bekas seharga $1.399,99 atau setara Rp22 jutaan, sekitar $500 (Rp8 jutaan) di atas harga eceran yang disarankan (MSRP). Langkah ini diambil di tengah kelangkaan konsol global yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2027, dan membuat harga PS5 Pro di pasar menjadi jauh lebih mahal dari seharusnya.

Dilansir dari Engadget, harga tersebut muncul saat Sony menghadapi krisis pasokan yang berkepanjangan. Konsol yang dirilis pada 2024 itu kini dibanderol $899,99, atau $200 lebih tinggi dari harga perdananya. Artinya, pembeli yang ingin mendapatkan PS5 Pro hingga akhir tahun harus bersiap membayar jauh di atas harga resmi, baik di toko ritel maupun di pasar resale.

Situasi ini diperparah oleh fenomena kelangkaan yang meluas. Sony dilaporkan kesulitan menjaga siklus produksi karena lonjakan kebutuhan chip untuk pusat data kecerdasan buatan (AI) yang mengonsumsi memori berbandwidth tinggi. Efek berantainya membuat produksi DRAM untuk perangkat konsumen seperti PS5 Pro tertahan, memicu kelangkaan yang diprediksi bertahan lama.

Harga Melambung di Berbagai Toko Ritel

GameStop bukan satu-satunya penjual yang memanfaatkan kelangkaan ini. Best Buy saat ini menjual konsol tersebut dengan harga di atas $1.500, sementara Walmart menjual versi open box seharga $1.200. Harga-harga ini sejalan dengan pasar resale, di mana harga di eBay rutin melonjak di atas $1.100.

Menariknya, GameStop sendiri memiliki sekitar 10 persen pangsa pasar online dan sempat melakukan upaya akuisisi tak diminta senilai $56 miliar terhadap perusahaan lain pada awal tahun ini. Langkah GameStop menjual PS5 Pro bekas dengan harga tinggi ini bukan hal baru. Sebelumnya, GameStop jual PS5 Pro refurbished dengan harga yang bahkan lebih mahal dari unit baru.

Kenaikan harga ini juga tercermin dari data ekonomi yang lebih luas. Menurut laporan The Economist pada September 2026, indeks harga konsumen untuk kategori “computer software and accessories” melonjak 31 persen. Selain kenaikan $200 pada PS5 Pro, harga PlayStation 5 juga naik $150, sekitar 30 persen. Tren ini berpotensi menjadi pukulan bagi industri, terlebih penjualan perangkat keras video game bulan ini mencapai titik terendah dalam 13 tahun.

Upaya Sony dan Prospek Harga ke Depan

Sony berupaya meredam praktik mark-up harga ini. Di Jepang, perusahaan menerapkan sistem lotere yang dikaitkan dengan syarat minimum waktu bermain, diduga untuk mengekang pasar reseller yang semakin tidak terkendali. Namun, selama kelangkaan belum berakhir, harga yang melambung diperkirakan akan terus berlanjut.

Data internal yang dilaporkan media gaming Jerman, Playfront, pada September 2026 menyebutkan bahwa memo antara Sony dan mitra distribusinya menyatakan kelangkaan PS5 Pro akan berlanjut “setidaknya hingga awal 2027”. Sebagian pihak bahkan memperkirakan kendala komponen ini bisa bertahan jauh lebih lama, dengan proyeksi krisis RAM yang berlanjut hingga 2030.

Laporan JP Morgan pada Agustus 2026 memperkirakan bahwa hingga akhir tahun, harga DRAM akan naik 400 persen secara global sejak PS5 Pro dirilis pada 2024. Angka ini menunjukkan bahwa tekanan biaya komponen menjadi akar dari mahalnya harga konsol di pasar saat ini.

A slick white PS5 Pro with blue lights glows against a dark grey background.

Di sisi lain, Sony terus mengembangkan ekosistem perangkatnya. Perusahaan baru-baru ini dikabarkan tengah menyiapkan solusi agar game lama tetap bisa dimainkan di konsol terbaru, seperti yang terlihat pada upaya menghadirkan game PS2 ke PS5 dengan dukungan disc fisik. Langkah ini menjadi bagian dari strategi Sony menjaga nilai jual konsolnya di tengah pasar yang bergejolak.

Selain itu, dinamika bisnis ritel game juga terus berubah. GameStop sempat menutup sejumlah tokonya, namun kemudian membuka kembali sejumlah toko mulai 11 September. Keputusan ini menunjukkan bahwa GameStop masih berupaya mempertahankan posisinya di pasar ritel game, meski harus menghadapi tantangan harga dan pasokan yang sulit.

Apakah PS5 Pro Bekas Seharga Rp22 Jutaan Layak Dibeli?

Sebelum memutuskan membeli PS5 Pro bekas dari GameStop, ada baiknya mempertimbangkan apakah peningkatan yang ditawarkan sepadan dengan harganya. PS5 Pro mampu menjalankan grafis 4K pada 60 frame per detik, dengan visual yang memukau saat dipadukan dengan televisi kelas atas. Konsol ini juga dibekali memori 2 TB, GPU yang ditingkatkan, dan fitur khusus seperti ray tracing, memberikan keunggulan nyata dibanding pendahulunya.

Keunggulan terbesar PS5 Pro terletak pada PlayStation Spectral Super Resolution (PSSR), fitur upscaler gambar berbasis AI yang meningkatkan piksel gambar. Meski sempat dikritik saat peluncurannya, Sony menghadirkan versi perbaikan bernama PSSR Enhanced yang kini menjadi pengaturan default konsol. Namun, seperti banyak fitur unggulan Pro lainnya, PSSR hanya berfungsi untuk game berlabel PS5 Pro Enhanced, seperti GTA VI.

Hingga saat ini, jumlah game yang secara native menggunakan PSSR baru masih sangat sedikit. Apakah peningkatan visual ini benar-benar mengubah pengalaman bermain masih menjadi perdebatan. Pembaruan terbaru Sony pada Oktober 2026 menyebutkan bahwa perusahaan menghadirkan fungsi upscaling AI serupa bernama Quick Spectral Super Resolution (QSSR) untuk PS5. Meski tidak disebut Sony sebagai “standar emas” PSSR, QSSR akan membawa peningkatan gambar dan stabilitas pada PS5.

A split screen shows a woman from behind in a dark wood, where a house sits in the background. The image on the right is brighter due to PlayStation's New PSSR AI enhancement.

Secara keseluruhan, PlayStation 5 Pro memang konsol yang lebih bertenaga dan menawarkan visual lebih memukau dibanding pendahulunya. Namun, banyak reviewer sudah mempertanyakan apakah peningkatan ini sepadan dengan harga awal PS5 Pro. Mengingat GameStop menjual konsol canggih ini dengan harga hampir dua kali lipat harga perdananya pada 2024, dan $500 di atas MSRP, dapat disimpulkan bahwa merogoh kocek dalam-dalam untuk PS5 Pro bekas ini kemungkinan besar tidak sepadan.

[ META_DESCRIPTION]
GameStop menjual PS5 Pro bekas seharga $1.399,99 atau Rp22 jutaan, sekitar Rp8 juta di atas harga resmi. Simak penyebab dan dampaknya.

Ikuti Telset.id di Google NewsFollow

Komentar

Belum ada komentar.